Kesehatan

Beragam Manfaat Bunga Telang

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 12 September 2022
Beragam Manfaat Bunga Telang

Bunga telang mengandung berbagai nutrisi dan zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. (foto: freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUNGA telang telah lama dikenal dan digunakan sebagai pewarna alami pada makanan dan minuman. Namun, selain mempercantik penampilan makanan, bunga telang juga mengandung berbagai nutrisi dan zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Bunga telang atau kembang telang (Clitoria ternatea) merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Bunga yang berbentuk seperti corong ini memiliki beberapa varian warna, yaitu biru, ungu, merah muda, dan putih.

Selain sebagai pewarna makanan dan minuman, bunga telang juga banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak hingga insektisida dan kosmetik alami. Tak hanya itu, bunga ini pun telah lama digunakan sebagai obat herbal atau pengobatan tradisional karena diklaim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Seperti disebut Alodokter, berikut manfaat bunga telang yang dipercaya baik untuk kesehatan.

BACA JUGA:

Unik, Bunga-Bunga ini Lezat Disantap

1. Memelihara fungsi dan kesehatan otak

brain
Antioksidannya memperbaiki saraf. (foto: pexels-cottonbro)

Bunga telang mengandung antioksidan, seperti flavonoid dan antosianin, yang baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel saraf.

Tak hanya itu, bunga telang juga diketahui dapat meningkatkan produksi asetilkolin, yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam proses mengingat, mempelajari informasi, dan menjaga konsentrasi. Beberapa riset menunjukkan bahwa asupan antioksidan yang tercukupi dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Antioksidan juga dapat mencegah terjadinya demensia atau pikun yang parah.

Untuk mendapatkan manfaat bunga telang tersebut, kamu bisa mengonsumsi bunga ini sebagai teh herbal atau suplemen. Meski demikian, klaim manfaat bunga telang yang satu ini masih terbatas pada riset berskala kecil di laboratorium dan belum banyak diteliti pada manusia.

2. Mencegah dan meringankan reaksi alergi

bunga telang

Membantu penanganan alergi. (foto: freepik/jcomp)

Secara tradisional, bunga telang sering kali digunakan di India untuk mengatasi batuk serta gejala alergi dan asma. Hal ini juga telah dibuktikan suatu penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak bunga telang dapat mengurangi jumlah zat histamin, yaitu zat yang berperan dalam menimbulkan peradangan ketika tubuh terpapar pencetus alergi (alergen).

Sayangnya, penelitian ini belum bisa memastikan efektivitas dan keamanan bunga telang sebagai obat alergi. Untuk mencegah kambuhnya alergi, kamu tetap perlu mengetahui dan menjauhi faktor pencetus alergi serta mengonsumsi obat antihistamin untuk meredakan gejala alergi.

BACA JUGA:

Makan Bunga Kembang Sepatu dan Rasakan Manfaatnya

3. Meringankan peradangan

Bunga telang juga telah lama digunakan sebagai salah satu obat herbal alami untuk mengatasi demam dan nyeri akibat peradangan di dalam tubuh. Beberapa riset menunjukkan bahwa manfaat ini mungkin benar adanya karena bunga telang diketahui memiliki efek antiradang.

4. Menurunkan gula darah

Konsumsi bunga telang diketahui dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Selain itu, bunga telang juga banyak mengandung antioksidan sehingga baik untuk mencegah terjadinya resistensi insulin yang dapat memicu diabetes.

Meski demikian, untuk mengontrol gula darah, kamu juga perlu berolahraga secara rutin, menjalani pola makan sehat, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis.

5. Mengobati diare

Tak hanya bunganya saja yang berkhasiat, daun bunga telang juga memiliki manfaat bagi kesehatan, yaitu sebagai obat alami diare.

Sebuah studi laboratorium berskala kecil menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dapat meredakan gejala diare berkat kandungan zat antiradang dan antibakteri di dalamnya.

Hingga saat ini, manfaat bunga telang pada manusia masih belum diketahui dengan jelas, terutama jika digunakan sebagai obat herba. Oleh karena itu, masih diperlukan studi lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanan manfaat bunga telang pada manusia.

Secara umum, bunga telang cukup aman dikonsumsi sesekali sebagai teh herbal atau suplemen. Namun, kamu tidak disarankan untuk menggunakan bunga telang sebagai obat herba untuk mengobati penyakit tertentu atau jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Pastikan juga untuk memilih produk dengan kandungan bunga telang yang telah terdaftar di Badan POM. Jika kamu merasakan gejala tertentu, seperti mual, diare, dan sakit perut, setelah mengonsumsi bunga telang, sebaiknya periksakan ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat.(DGS)

BACA JUGA:

Bunga-Bunga Ini Memberikan Manfaat Kesehatan yang Besar

#Kuliner #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan