Bencana Longsor tak Bisa Diprediksi, DPR Desak Penduduk di Area Rawan Segera Direlokasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Bencana Longsor tak Bisa Diprediksi, DPR Desak Penduduk di Area Rawan Segera Direlokasi

Evakuasi Korban Longsor di Cilacap.(foto: humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - CUACA ekstrem memicu bencana yang terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya bencana longsor yang terjadi di Ciladap dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mendorong agar warga di area rawan longsor segera direlokasi demi keselamatan. Sebagai contoh, penduduk di zona merah longsor di Cilacap dan Banjarnegara.

Anggota DPR dari Dapil Jateng V ini mengatakan relokasi penduduk memang sulit, tapi perlu dilakukan demi keselamatan nyawa. Jika sebuah permukiman berada di area yang sangat rawan longsor, perlu dipertimbangkan relokasi penduduk secara terencana. “Relokasi bukanlah solusi mudah, melainkan demi keselamatan warga. Ini bisa menjadi langkah wajib," katanya kepada wartawan, Rabu (19/11).

Dia mengatakan warga harus dilatih agar mampu mengenali tanda-tanda pergerakan tanah, memahami jalur evakuasi, dan menjaga lingkungan agar tetap stabil. Singgih mengatakan penanganan longsor di Cilacap dan Banjarnegara tak boleh berhenti pada penanganan darurat saja. Menurutnya, kedua daerah itu sudah termasuk wilayah dengan risiko longsor tinggi dalam kurun 10 tahun terakhir.

"Ini menunjukkan perlunya upaya mitigasi bencana yang lebih berkelanjutan, bukan hanya reaktif setelah bencana terjadi," ucapnya.

Baca juga:

Bencana Alam di Ciamis Terjadi di 12 Titik pada Minggu, Paling Banyak Tanah Longsor

Oleh karena itu, Singgih mengusulkan agar pemerintah daerah, BNPB dan instansi terkait memperkuat mitigasi bencana. Ia menilai pemetaan daerah rawan longsor serta penguatan struktur tanah di lokasi rawan harus dilakukan.

"Pemerintah daerah bersama BNPB dan instansi terkait harus memetakan kawasan rawan longsor, memperkuat struktur tanah yang labil, dan mengembangkan sistem peringatan dini. Kita butuh investasi mitigasi yang nyata agar tragedi serupa tak terus terulang," ujarnya.

BNPB diketahui telah melaporkan perkembangan pencarian korban longsor di Cilacap dan Banjarnegara. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, pencarian di Cilacap masih menyisakan lima orang hilang.

“Sudah 18 jenazah ditemukan,” katanya di Jakarta, Selasa (18/11).

Untuk Banjarnegara, pencarian 26 warga hilang masih terkendala gerakan tanah yang belum stabil. “Pencarian beberapa kali tertunda karena pergerakan tanah masih membahayakan personel,” ujar Abdul.(knu)

Baca juga:

BMKG Peringatkan Warga Jawa Barat Potensi Cuaca Ekstrem 18-24 September, Bisa Picu Banjir hingga Tanah Longsor

#Tanah Longsor #Cuaca Ekstrem #BNPB
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Indonesia
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
Tanah longsor menutup Jalan Raya Gubugklakah, jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo dari arah Malang.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
Indonesia
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Luapan air menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Hu’u, Kilo, dan Pajo, dengan enam desa dilaporkan terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Indonesia
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Korban jiwa terbanyak ada di Aceh mencapai 543 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Indonesia
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Dana sebesar Rp 53 triliun - Rp 60 triliun tersebut dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Indonesia
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Hingga Selasa (6/1), data BNPB mencatat terdapat 1.178 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Redam Hujan Ekstrem Malam Pergantian Tahun 2026
Pemprov DKI Jakarta mengklaim OMC berhasil mengantisipasi hujan ekstrem pada malam tahun baru 2025–2026. Wagub Rano Karno apresiasi kinerja BPBD.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Pemprov DKI Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Redam Hujan Ekstrem Malam Pergantian Tahun 2026
Indonesia
Arahan Gubernur Khofifah, BPBD Jatim Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga Akhir Januari
Hal ini tidak lepas cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di Jawa timur Januari hingga Februari 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
Arahan Gubernur Khofifah, BPBD Jatim Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga Akhir Januari
Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta Sabtu 3 Januari: Hujan Ringan Sejak Pagi Hingga Malam
Menjelang sore hari, langit Jakarta secara keseluruhan diprediksi kembali dalam kondisi berawan sebelum potensi hujan kembali muncul
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Prediksi Cuaca Jakarta Sabtu 3 Januari: Hujan Ringan Sejak Pagi Hingga Malam
Indonesia
Info Cuaca BMKG Terupdate 3 Januari: Mayoritas Kota di Pulau Jawa Diguyur Hujan, Surabaya dan Palu Waspada Kilat
Untuk wilayah Indonesia Timur, Maluku dan Papua sebagian besar akan diguyur hujan ringan hingga sedang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Info Cuaca BMKG Terupdate 3 Januari: Mayoritas Kota di Pulau Jawa Diguyur Hujan, Surabaya dan Palu Waspada Kilat
Bagikan