Benarkah Mereka Pembela Freedom of Expression?

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 12 Januari 2015
Benarkah Mereka Pembela Freedom of Expression?

Pemimpin Dunia menolak Aksi teror di Prancis, Minggu (11/1), (Foto:Antara/Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Internasional - Dua belas korban penembakan di kantor koransatir yang bermarkas di Paris, Charlie Hebdo, Rabu (7/1) meliputi sang pendiri surat kabar, editor, wakil kepala-editor dan beberapa kartunis.

Dalam serangan itu, dua orang bersenjata masuk ke ruang rapat dan membunuh sejumlah staf ‘Charlie hebdo’, dan juga polisi yang bertugas melindungi salah satu kartunis.

Charlie Hebdo adalah surat kabar mingguan yang membuat lelucon tentang para pemimpin agama dari semua keyakinan, serta politisi.

Tragedi penyerangan majalah yang mengguncangkan itu, memakan korban 17 orang mulai dari orang sipil, polisi hingga para penyerang bersenjata yang mengaku bagian dari gerakan ISIS.

Selama tiga hari, Prancis diliputi ketegangan karena pemerintah mengerahkan aparat keamanan dan terjadi sejumlah aksi penyerangan oleh kelompok bersenjata yang terkait dengan penyerangan Charlie Hebdo.

Dunia mengutuk serangan maut tersebut karena dinilai mengancam kebebasan berekpresi dan pers. Kekerasan mengatasnamakan agama dikecam keras. Untuk itu, sejumlah pemimpin dunia menunjukkan solidaritas kepada teror yang melanda negeri Anggur tersebut. Mereka bergandengan tangan dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan jutaan warga Prancis serta warga bangsa lainnya berunjuk rasa di Paris, Minggu (11/1)

Nama-nama seperti Kanselir Jerman Angela Merkel, PM Inggris David Cameron, PM Italia Matteo Renzi, PM Spanyol Mariano Rajoy, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Presiden Ukraina Presiden Petro Poroshenko, PM Turki Ahmet Davutoglu, Raja Yordania Abdullah IIdan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker datang dan bergabung dengan jutaan rakyat Prancis.

Dua pemimpin dari dua negara yang bertikai, yakni Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga hadir. BBC melaporkan sedikitnya 40 pemimpin dunia yang ikut dalam aksi solidaritas tersebut.

Meski demikian, ada beberapa pihak justru mempertanyakan keberpihakan para pemimpin negara itu terhadap kebebasan berpendapat. Daniel Wickham, seorang mahasiswa London School of Economics (LSE) dan blogger dari@LSEMidEastSoc yang mengadvokasi isu HAM Timur Tengah dan Afrika Utara membuat sejumlah pemimpin negara yang justru membuat kebijakan represif terhadap media dan kebebasan berpendapat.

(1) Perdana Menteri Inggris David Cameron pernah menangkap dan memusnahkan dokumen dari jurnalis the guardian. Bisa disimak di http://en.rsf.org/uk-government-s-culpable-20-08-2013,45073.html …

(2) PM Polandia yang memerintahkan aparat menyerang majalah yang memiliki rekaman kebusukan partai penguasa http://en.rsf.org/poland-

violating-confidentiality-of-20-06-2014,46487.html …


(3) PM Irlandia Enda Kenny of Ireland menyatakan penghinaan oleh pers sebagai tindkan kriminal http://en.rsf.org/ireland-making-

blasphemy-an-offence-takes-04-01-2010,35672.html …


(4) PM Slovenir Cerar yang menjebloskan seorang bloger ke penjara pada 2013 http://en.rsf.org/slovenia-blogger-gets-six-months-in-jail-16-05-2013,44621.html …

(5) Sheikh Mohamed Ben Hamad Ben Khalifa Al Thani dari Qatar yang memenjarakan seorang budayawan selama 15 tahun karena menulis puisi Jasmine http://www.aljazeera.com/news/middleeast/2013/10/qatar-court-upholds-sentence-against-poet-20131021123723850815.html …


(6) Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah menahan sejumlah jurnalis yang pernah menghinanya pada 2013 http://www.jpost.com/National-

News/Palestinian-journalist-jailed-for-insulting-Abbas-308014 …


(7) Menteri Luar Negeri Bahrain, sebagai pemimpin kedua terbanyak memenjarakan jurnalis di dunia sekaligus menyiksa mereka

http://cpj.org/2014/02/attacks-on-the-press-in-2013-bahrain.php …


(8) Sekjen NATO yang belum menyatakan bersikap tanggung jawab atas pengeboman pasukan NATO yang menewaskan 16 jurnalis Serbia pada 1999.

http://www.amnesty.org/en/news-and-updates/news/no-justice-victims-nato-bombings-20090423 …

(9) Jaksa Agung Amerika Serikat yang membiarkan polisi menangkap dan menyiksa wartawan Washington Post saat kerusuhan di Ferguson http://www.washingtonpost.com/news/post-nation/wp/2014/08/13/washington-post-reporter-arrested-in-ferguson/ …

(10) Menteri Luar Negeri Rusia yang pada tahun lalu yang memenjarakan jurnalis yang dinilai menghina pejabat negara

http://en.rsf.org/russie-journalist-arrested-after-17-09-2014,46974.html…

(11) PM Israel Benyamin Netanyahu of Israel yang dinilai bertanggung jawab atas tewasnya 7 jurnalis di Gaza (tertinggi setelah Suriah) http://en.rsf.org/press-freedom-barometer-journalists-killed.html?annee=2014 …

(12) PM Turki Davutoglu yang telah menahan jurnalis paling banyak di antara negara lain di dunia

http://www.theguardian.com/media/greenslade/2013/dec/18/journalist-safety-turkey …

(13) Raja Abdullah dari Yordania yang tahun lalu memerintahkan jurnalis Palestina ke penjara selama 15 tahun serta ditambah kerja paksa.

http://www.jpost.com/Diplomacy-and-Politics/Jordanian-Palestinian-who-writes-for-Post-sentenced-in-Jordan-to-life-with-hard-labor-341596 …


(bro)

 

#Prancis #Teroris #Paris #Tragedi Charlie Hebdo #Charlie Hebdo
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Bawa Kerja Sama Senilai Rp 61,25 Triliun dari Prancis
Salah satu capaian utama kunjungan tersebut yakni peluncuran France–Indonesia High Level Business Council yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha kedua negara.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Bawa Kerja Sama Senilai Rp 61,25 Triliun dari Prancis
Indonesia
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
P2G menilai Bahasa Prancis belum menjadi kebutuhan mendesak di pendidikan maupun perdagangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
Indonesia
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Denny JA menilai kedekatan Indonesia dan Prancis mencerminkan lahirnya kekuatan baru negara-negara menengah yang ingin tetap berdaulat
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Indonesia
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Komisi X DPR meminta Kemendikdasmen menjelaskan kesiapan implementasi hingga roadmap implementasi instruksi sekolah Indonesia ajarkan Bahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Indonesia
Prabowo Ajak Perusahaan Prancis Investasi di Indonesia saat Bertemu Macron di Paris
Prabowo mengajak perusahaan-perusahaan Prancis memperkuat investasi di Indonesia saat bertemu Emmanuel Macron di Paris.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Prabowo Ajak Perusahaan Prancis Investasi di Indonesia saat Bertemu Macron di Paris
Indonesia
Presiden Macron Puji Indonesia ‘Ngotot’ dan Berani Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Macron menilai Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sejalan dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong penyelesaian damai atas berbagai konflik internasional.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Presiden Macron Puji Indonesia ‘Ngotot’ dan Berani Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Indonesia
Prabowo Lawatan ke Paris, Presiden Macron Apresiasi Indonesia Borong Jet Tempur Rafale
Presiden Macron juga mengapresiasi Indonesia adalah mitra penting strategis dari Indo-Pasifik
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Prabowo Lawatan ke Paris, Presiden Macron Apresiasi Indonesia Borong Jet Tempur Rafale
Indonesia
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah baru kebijakan pendidikan Indonesia dengan menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh jenjang sekolah.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Indonesia
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis Sekaligus Penuhi Undangan Macron
Menurut Sugiono, Prabowo sudah dua kali diundang Macron untuk kunjungan resmi kenegaraan.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis Sekaligus Penuhi Undangan Macron
Indonesia
Presiden Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Tidak Disangka WNI dan Diaspora
Suasana Idul Adha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5) terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang hadir.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Presiden Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Tidak Disangka WNI dan Diaspora
Bagikan