Belum Dianugerahi Momongan? Kuatkan Diri dan Hati dengan 5 Tips Ini
Tidak perlu khawatir jika sang buah hati belum hadir. (Foto: Unsplash/Drew Hays)
MENDAMBAKAN kehadiran buah hati banyak diinginkan semua orang, terlebih bagi pasangan yang baru saja menikah. Namun, tidak semua pasangan suami istri beruntung dan langsung dikaruniai keturunan setelah menikah. Tentu hal ini memicu perasaan sedih dan kecewa yang teramat dalam.
Baca juga:
Hal yang wajar bila kamu merasa iri dengan teman atau saudara yang langsung mendapatkan momongan pasca menikah. Tak jarang tidak adanya buah hati dalam rumah tangga menimbulkan masalah dan pertikaian.
Mengutip laman Alodokter, berikut lima tips untuk saling menguatkan saat kamu dan pasangan belum dianugerahi momongan.
1. Saling terbuka mengenai tekanan sosial yang dihadapi
Tips pertama yang bisa kamu lakukan adalah saling terbuka kepada pasanganmu. Cemooh dan tanggapan negatif dari orang lain terkadang bisa sangat menyakitkan, terlebih bila kamu dan suami dicap mandul dan tidak bisa memiliki keturunan.
Daripada dipendam sendiri, ada baiknya saling terbuka dan mengutarakan keluahan yang dihadapi. Dengan begitu, beban pikiran akna terasa lebih ringan dan bisa melalui hari-hari dengan lebih tenang.
2. Melihat sisi positif di setiap keadaan
Dalam situasi seperti ini, mungkin sulit rasanya untuk berpikir positif. Namun percayalah, di setiap kejadian pasti ada sisi positif yang bisa diambil. Bukankah kamu justru bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengan pasangan?
Kamu tentu paham ketika nanti memiliki anak, kamu akan menyandang status sebagai orangtua. Kegiatanmu menjadi terbatas karena harus memperhatikan anak.
Dengan belum hadirnya buah hati, kamu dan suami bisa melakukan segala hal yang mungkin sulit dilakuukan jika memiliki anak kelak.
Baca juga:
3. Membuat rencana baru dan mengejar keinginan yang belum tercapai
Jika kamu dan suami memiliki target yang belum direalisasikan, ini mungkin menjadi waktu yang tepat untuk mewujudkannya.
Dalam kondisi seperti ini, kamu bisa lebih aktif dan produktif terhadap apa yang kamu kerjakan. Misalnya, mengikuti kelas memasak atau menjahit, melanjutkan pendidikan, dan masih banyak lagi.
4. Mencari cara lain untuk menyalurkan kasih sayang
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memelihara hewan peliharaan. Hewan peliharaan yang menggemaskan dan sangat lucu juga bisa mewarnai hari-harimu, sekaligus mengujimu bagaimana cara merawat anak nantinya.
Kamu juga bisa mengikuti berbagai organisasi sosial atau kegiatan positif lainnya. Cara ini setidaknya bisa mengusir pikiran negatif di kepalamu, serta membuatmu berkembang dan lebih percaya diri.
5. Mencari dukungan dari yang belum memiliki momongan
Cobalah berada di lingkaran yang juga belum memiliki momongan. Siapa tahu, mereka akan menguatkanmu dan sebaliknya.
Sebab dengan adanya teman seperjuangan, kamu bisa merasa tidak sendirian. Perkataan orang lain bisa sangat membebani pasangan yang sedang menunggu kehadiran buah hati. Jadi, hindari mereka. (and)
Baca juga:
Cinta Pertama Tak Bisa Langgeng? 5 Selebritas Dunia Ini Patahkan Mitos soal Asmara
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Masalah Anak Picky Eater Ternyata Bisa Diatasi Lewat Permainan Sensorik
Mengintip Keseruan Anak-anak Bermain Air Aliran Sungai Ciliwung Jakarta
Suka Cita Ratusan Anak Ikuti Sunatan Massal di Gedung DPR Jakarta
Atiya Purnomo Rilis Lagu ‘Ayo Garuda’, Persembahan Semangat untuk Timnas Indonesia
Datangi Polda Metro, KPAI Kawal Ratusan Anak yang Ditangkap Saat Demo 25 Agustus
Aksi Anak-anak Ikuti Karnaval Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jakarta