Belajar Menghargai Jasa Kurir dan Ojol Selama PPKM Darurat

annehsannehs - Senin, 26 Juli 2021
Belajar Menghargai Jasa Kurir dan Ojol Selama PPKM Darurat

Yuk hargai jasa para driver dan kurir. (Foto MP/Rizki F)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KARANTINA di rumah selama PPKM Darurat membuatku seperti anak manja. Mau ngopi pakai jasa ojol. Mau makan pakai jasa ojol. Bahkan mau masak pun beli bahan-bahan segar dikirim ke rumah pakai jasa ojol. Ketika barang diantarkan sudah sampai di depan rumah, aku tidak langsung mengambilnya. "Pak/Mba, tolong taro di keranjang ya!" ucapku. Maklum, COVID-19 membuatku harus melakukan protokol kesehatan ketat dengan meletakkan keranjang khusus untuk paket demi meminimalisasi kontak dengan manusia lain.

Ketika ingin mengambil paket, aku akan menyemprotkan cairan sanitasi di seluruh barang sebelum dibawa masuk ke dalam rumah. Pemberitaan duka merajalela akhir-akhir ini membuat aku dan keluargaku semakin takut dengan COVID-19.

Perpanjangan PPKM darurat menyadarkanku tentang seberapa besar pengaruh kurir online di era digital. Bayangkan jika pandemi terjadi ketika belum mengenal kurir online, pastinya panic buying semakin membludak dan banyak orang akan melakukan kontak lebih sering hanya untuk beroleh makanan.

Ojol berada di garda terdepan. (Foto- Antara)
Ojol berada di garda terdepan. (Foto- Antara)

Kehadiran ojol membuatku sangat terbantu. Aku dan keluarga bisa benar-benar tidak keluar rumah berkat jasa para ojol. Segala urusan bisa selesai, mulai dari membeli obat, makan dan minum, sampai mengantar barang.

Aku pun mengerti menjadi kurir bukan pekerjaan mudah. Selain bekerja dari terang sampai gelap, dibutuhkan juga kemampuan navigasi ciamik. Aku hanya menyetir ke satu atau dua destinasi dalam satu hari saja sudah pusing menatap aplikasi Waze, apalagi mereka harus bolak-balik mengantar jemput barang dan mengantarkannya ke berbagai rumah.

Baca juga:

Setelah PPKM Darurat, Jokowi Harus Jadi Komandan Penanganan COVID-19

Belum lagi jika hujan menghampiri. Baju dan badan basah. Meski begitu, itu bukan menjadi halangan bagi mereka. Yang terpenting, barang diantarkan aman sentosa sampai ke tangan pelanggan. Dengan gaji relatif rendah dan minim jaminan sosial, mereka tidak mendapatkan paycheck bulanan dengan angka tetap seperti aku.

Aku sendiri merasa sangat beruntung dengan keadaanku. Aku diberikan privilege agar bisa Work From Home selama pandemi. Kantorku pun tidak begitu memusingkan soal kehadiran di kantor asal tanggung jawab tetap terpenuhi. Swab gratis dilakukan beberapa kali dan mereka yang positif juga diberikan obat gratis. Malahan, aku jadi bisa mengirit biaya transportasi dan tempat tinggal selama WFH.

Hujan menjadi hambatan kurir dalam bekerja. (MP/Ismail).
Hujan menjadi hambatan kurir dalam bekerja. (MP/Ismail).

Aku menganggap driver ojol dan kurir sebagai pekerja yang berada di garda terdepan untuk memenuhi kebutuhan customer yang demand-nya semakin tinggi di tengah pandemi. Para tulang punggung keluarga berjubah jaket hijau dan jingga pun tidak bisa Work From Home seperti aku. Maka, penting bagi mereka untuk menerapkan prokes lebih ketat.

Pada dasarnya, setiap orang memiliki medan perangnya masing-masing. Semua pekerjaan memiliki peran dan risikonya sendiri sehingga kurang bijaksana bagiku untuk asal memberikan penilaian terhadap orang lain tanpa berdiri di posisi mereka.

Para pekerja kantoran mungkin memiliki struggle untuk beradaptasi dengan sistem kerja Work From Home. Di sisi lain, pekerja harian seperti driver ojol dan kurir harus berusaha untuk tetap bertahan di tengah PPKM dan terus bekerja di lapangan. Pada dasarnya, semuanya sedang resah karena COVID-19 bisa menjangkit semua orang tanpa mengenal ras, golongan, dan jenis pekerjaan.

Baca juga:

Kilas-Balik Memori Bolos Sekolah, Ngapain Aja Sih?

Aku dan keluargaku pun memutuskan untuk sering-sering berbagi walau tidak banyak, sekadar menunjukkan rasa simpati dan apresiasi terhadap jasa mereka. Ketika melihat driver ojol atau kurir lalai menggunakan masker, biasanya kami memberikan beberapa buah masker baru kepada mereka. "Mungkin pas tadi hujan maskernya basah atau jatuh dan kotor, jadi udah enggak nyaman dipake, kasih aja deh," pikir kami.

Terkadang, kami juga membagikan hand sanitizer. "Mungkin gak sempet beli beginian karena sibuk nganter barang, kasih aja deh mumpung ada lebih," pikir kami.

Jalanan di Jakarta.  (Foto MP/Rizki Fitrianto
Jalanan di Jakarta. (Foto MP/Rizki Fitrianto

Kami pun suka membagikan tas belanja besar agar bisa membantu kurir untuk menyimpan barang di kendaraan mereka saat mengantar barang kepada pelanggan. Meski harganya enggak mahal, aku dan keluarga pasti merasa senang jika bisa membantu meringankan pekerjaan mereka. Kami pun terinspirasi dari suatu kejadian saat kantong belanja seorang ojol jeblos di tengah jalan sehingga barangnya tumpah semua berceceran.

Jika sudah kehabisan barang yang bisa diberikan, biasanya kami memberikan tips kepada mereka. Sekali lagi, bukan dilihat dari jumlahnya, melainkan dari niat baik kami kepada mereka.

Sebagai tindakan preventif untuk diri kami sendiri, aku sekeluarga selalu menganggap semua orang yang kita temui itu terjangkit COVID-19 sehingga kami selalu mengetatkan protokol kesehatan bahkan ketika hendak mengambil barang di keranjang atau sekadar buang sampah ke luar rumah.

Bagiku, jika tidak bisa mengubah mindset atau perilaku orang lain, hanya ada satu cara yang bisa dilakukan; mulai dari diri sendiri. Daripada mempermasalahkan hal yang aku sendiri pun tidak bisa memberikan solusi, hari ini, besok, dan seterusnya, aku lebih memilih untuk bersimpati. (SHN)

Baca juga:

Kelulusan SMA Enggak Seru Tanpa Buku Kenangan

#Juli Ngilmu Di Negeri Aing #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
iPhone Duo Diterpa Masalah Layar, Samsung Malah Pamer Ketangguhan Galaxy Z Fold 8
iPhone Duo kini sedang diterpa masalah, tetapi Samsung menyindirnya lewat Samsung Galaxy Z Fold 8.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
iPhone Duo Diterpa Masalah Layar, Samsung Malah Pamer Ketangguhan Galaxy Z Fold 8
Tekno
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar sentuh OLED tandem, chip M5 Pro dan M5 Max, Dynamic Island, serta baterai hingga 24 jam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Tekno
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
iPhone Air 2 kini siap berbenah. HP itu akan membawa dua kamera hingga baterai lebih besar.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
MacBook Pro dengan PROLED XDR Display, laptop pertama Apple yang dilengkapi layar sensitif sentuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
Tekno
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Penyebab layar iPhone Duo yang retak kini mulai terungkap. Ada komponen engsel yang kemungkinan jadi biangnya.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Tekno
Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Sejak menerima Galaxy S26 Ultra setelah kemunduran pada putaran pertama pemilihan presiden Brasil, ia beralih menggunakan WhatsApp untuk kampanye daring.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
 Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Tekno
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Redmi K100 akhirnya resmi meluncur dengan baterai 10.000mAh. Berikut ini spesifikasi beserta harga lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Tekno
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Pemasok engsel iPhone Duo, FineMTEC, siap menempuh jalur hukum soal kerusakan layar HP lipat tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Tekno
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Apple menanggapi soal layar iPhone Duo yang retak. Pengguna bisa menggantinya dengan unit baru.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Bagikan