Bekali Prokes Ketat, Kemenparekraf Apresiasi GoFood

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 08 Juli 2021
Bekali Prokes Ketat, Kemenparekraf Apresiasi GoFood

Mengutamakan kenyamanan pelanggan. (Foto: Unsplash/Raphiell Aldfaridzy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI masa PPKM darurat ini, pemerintah terpaksa menutup restoran, kafe, mal, dan tempat lainnya guna mengurangi peningkatan angka COVID-19. Oleh karena itu, masyarakat beralih memesan makanan secara online lewat aplikasi, salah satunya GoFood.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pun mengapresiasi upaya GoFood dakan memberikan layanan yang aman dan nyaman kepada para konsumen di tengah masa pandemi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dalam program Temu Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Akbar, GoFood bersama Kemenparekraf membekali ribuan mitra dengan strategi jualan kuliner, termasuk pentingnya implementasi protokol kesehatan yang ketat untuk kepercayaan pelanggan. Lewat program ini, GoFood menegaskan komitmen sebagai layanan pesan-antar makanan yang terus menjadi rekan pertumbuhan usaha para mitra UMKM.

Baca juga:

GoFood dan TikTok Edukasi UMKM Kuliner Soal Pemasaran Digital


“Kami sangat mengapresiasi platform GoFood yang memiliki inisiatif sejalan, sehingga UMKM kuliner diharapkan bisa memberikan layanan yang aman dan nyaman, serta mampu makin bertumbuh di tengah pandemi,” ujar Sandi mengutip ANTARA.

Dalam bermitra, GoFood juga memberikan edukasi protokol kesehatan bagi mitra yang sejalan dengan program sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment) dari Kemenparekraf RI.

“Di tengah kondisi pandemi saat ini, saya mengajak seluruh pelaku sektor ekonomi kreatif khususnya UMKM kuliner, untuk semakin dalam berinovasi dan beradaptasi,” ujar Sandi.

Baca juga:

GoFood Pimpin Industri Food Delivery

Bekali Prokes Ketat, Kemenparekraf Apresiasi GoFood
Demi kepuasan pelanggan. (Foto: Unsplash/Jimmy Dean)

GoFood juga secara konsisten mendorong penerapan #ProteksiEkstra di kalangan mitra usaha yang mereka galakkan sejak awal pandemi. Dukungan itu diberikan dengan mendistribusikan aset digital penunjang protokol kesehatan di setiap pesanan kuliner, seperti safety seal atau selotip pengaman.

Chief Public Policy & Government Relations Gojek, Shinto Nugroho mengatakan, sejak awal pandemi pihaknya telah berkolaborasi dan mendukung langkah-langkah Kemenparekraf. Menurutnya, hal itu merupakan bagian penting sebab GoFood ingin terus berperan menjadi layanan pesan-antar makanan yang tidak hanya berkomitmen menumbuh-kembangkan skala usaha mitra, namun juga membantu memastikan kepercayaan pelanggan.

“Kami juga percaya komunitas seperti KOMPAG ini menjadi wadah komunikasi yang positif dan bermanfaat bagi usaha kuliner untuk saling berbagi terkait dengan tips berusaha,” tutup Shinto. (and)

Baca juga:

Menu Terlaris di Masa Pandemi hingga Prediksi Kuliner di 2021

#PPKM
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
700 Juta Pergerakan Wisatawan Bakal Terjadi di Libur Lebaran 2023
Pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan mendongkrak pertumbuhan industri perhotelan pada 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Februari 2023
700 Juta Pergerakan Wisatawan Bakal Terjadi di Libur Lebaran 2023
Fun
Pencabutan PPKM Jadi Momentum Baik Bagi Bisnis Pertunjukan
Pencabutan PPKM memberikan apa yang telah hilang selama dua tahun.
Andreas Pranatalta - Minggu, 05 Februari 2023
Pencabutan PPKM Jadi Momentum Baik Bagi Bisnis Pertunjukan
Indonesia
Jokowi Minta Anak Buahnya Manfaatkan Momentum Pencabutan PPKM
Presiden Joko Widodo meminta para menteri kabinet Indonesia Maju untuk menggenjot aktivitas ekonomi setelah pencabutan PPKM.
Zulfikar Sy - Senin, 30 Januari 2023
Jokowi Minta Anak Buahnya Manfaatkan Momentum Pencabutan PPKM
Bagikan