BEI Cabut Suspensi Saham Termahal di Indonesia, Harga Tembus Rp 142 Ribu

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 23 Januari 2024
BEI Cabut Suspensi Saham Termahal di Indonesia, Harga Tembus Rp 142 Ribu

Ilustrasi indeks saham di BEI (ANTARA/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Saham termahal di Bursa Efek Indonesia (BEI) atas nama PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali diizinkan untuk diperdagangkan. Kemarin Senin 22 Januari 2024, BEI melakukan penghentian sementara (suspensi) saham emiten Grup Sinar Mas itu lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

“Suspensi atas perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 23 Januari 2024,” tulis pengumuman resmi BEI, sebagaimana dikutip di Jakarta, Selasa (23/1).

Baca Juga:

GoTo Turunkan Jumlah Saham Yang Dijual di BEI

Saham DSSA melejit pada perdagangan 19 Januari 2024 lalu dengan ditutup di Rp 142.000 atau naik 5,97%. Dalam satu minggu terakhir saham ini naik 27,38%, sedangkan satu bulan terakhir meningkat 82,05%, dan jika dihitung tiga bulan terakhir melambung 178,43%.

“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) pada perdagangan tanggal 22 Januari 2024,” tulis pengumuman yang sama menjelaskan suspensi yang dilakukan BEI kemarin.

Baca Juga:

Pimpinan OJK dan BEI Diminta Tolak IPO Amman Mineral

Harga terakhir DSSA di Rp 142.000 semakin mengokohkan saham ini sebagai saham dengan harga termahal di BEI. Per 31 Desember 2023, pemegang saham DSSA terdiri dari PT Sinar Mas Tunggal sebagai pengendali memiliki sebanyak 461.552.320 saham atau 59,9%. Artinya, nilai kepemilikan Sinar Mas Tunggal atas DSSA sebesar Rp 65,54 triliun.


Berdasarkan laporan tahunan DSSA, pemegang saham Sinar Mas Tunggal terdiri atas PT Sinar Mas 97,2%, Franky Oesman Widjaja 0,7%, Indra Widjaja 0,7%, Muktar Widjaja 0,7%, dan Lindasuryasari Wijaya Limantara 0,7%. (*)

Baca Juga:

Jokowi Buka Perdagangan Bursa 2023

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan