Begini Caranya Menyimpan Buah

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 26 Desember 2020
Begini Caranya Menyimpan Buah

Menyimpan buah ada beberapa tips yang harus diketahui. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SENANG rasanya kalau mendapatkan buah-buahan yang bagus dari toko atau supermarket. Bila sudah sampai di rumah kita letakan begitu saja. Entah dalam sebauh wadah di meja makan atau di masukan ke kulkas.

Untuk beberapa buah-buah penyimpanan seperti itu tidak ada masalah namun tidak berlaku pada beberapa buah-buahan. Dari laman Askmen dituliskan beberapa tips menyimpan buah.

Baca Juga:

Yuk Simak, 5 Manfaat Buah Sitrus Bagi Tubuh Kita!


Apel

buah
Disimpan dalam suhu 4°C. (Foto: Pixabay/kdzwonek)


Sebaiknya apel disimpan pada suhu 4°C atau dengan suhu di bawah itu untuk mendapatkan kesegaran yang maksimal, begitu menurut blogger Ariana Palmieri yang menulis buku How to Reduce Food Waste. Hal yang sama juga berlaku untuk buah ceri.


Avokad

buah
Bila buah avokadnya sudah terpotong sebaiknya disimpan dalam kulkas. (Foto: Pixabay/FoodieFactor)


Buah kesenangan semua orang ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan sampai agak lunak untuk dikonsumsi. Bila buah avokadnya sudah terpotong sebaiknya disimpan dalam kulkas, demikian menurut Pol Bishop dari Fantastic Gardeners.

Memilih avokad yang baik menurut eksekutif chef Brad Brunin dari Flower Child, kalau ingin dikonsumsi langsung maka buah itu bila dipencet seperti bola tenis. Namun kalau ingin dimakan kemudian hari maka permukaannya bila ditekan seperti bola baseball.


Pisang

buah
Pisang sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk. (Foto: Unsplash/Rodrigo dos Reis)


Buah berwarna kuning ini punya kandungan kalsium yang tinggi. Bishop menyarankan bila ingin disimpan sebaiknya di tempat yang sejuk bukan di kulkas. Kalau dimasukan ke kulkas hanya menyebabkan pisang cepat membusuk. Bila pisang terlalu cepat berwarna cokelat sebaiknya masukan ke dalam freezer. Bishop mengatrakan, kupas kulitnya, masukan pisang ke dalam plastik letakan di freezer.


Buah citrus (jeruk, anggur, lemon, lime)
Buah citrus sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk. Memasukan ke kulkas adalah pilihan terakhir. Namun anggur dapat disimpan di kulkas. Jika disimpan dengan baik anggur akan bertahan lebih dari seminggu.

Baca Juga:

Enak Sih, Tapi 4 Buah Ini Enggak Dianjurkan untuk Dikonsumsi Berlebihan


Melon dan semangka

buah
Bila sudah dipotong sebaiknya dimasukan ke dalam kulkas. (Foto: Pexels/mike)


Kedua buah ini disimpan dalam suhu ruangan bila belum dipotong. Bila sudah terpotong-potong baru dimasukan ke dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya.


Tomat

buah
Tomat yang baik berwarna merah gelap. (Foto: Pexels/rawpixelcom)


Menurut Brunin sebaiknya tomat disimpan dalam suhu ruangan. Dia menyarankan meletakan tomat dengan ujung menghadap ke atas akan membuat gula tersebar ke seluruh buah. Menurutnya memilih buah tomat permukaannya harus yang tahan ketika dipencet oleh jari. (psr)

Baca Juga:

Meski Segar, 6 Buah ini Sebaiknya tak Diolah Jadi Jus

#Kesehatan #Buah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan