Beda Generasi, Beda Pula Referensi Liburannya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 24 Agustus 2023
Beda Generasi, Beda Pula Referensi Liburannya

Setiap orang memiliki referensi liburan yang berbeda-beda. (Foto: Unsplash/Tron Le)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP orang memiliki referensi liburan yang berbeda-beda, mulai dari kota, tempat penginapan, hingga kuliner. Platform multibrand perhotelan dan akomodasi RedDoorz Indonesia pun merilis hasil survei mereka tentang mencari referensi liburan antaragerenasi dan menujukkan perbedaan yang cukup signifikan.

Dilansir ANTARA, survei tersebut melibatkan 139 pelanggan RedDoorz dari Gen Z (15-26 tahun), Milenial (27-42 tahun), dan Gen X (43-58 tahun) untuk memahami perilaku dan kebiasaan mereka ketika liburan. Survei ini dilakukan pada Juli 2023 lalu.

"Ada tiga pertimbangan wisatawan domestik saat memesan hotel, yaitu harga yang terjangkau (96 persen), lokasi yang dekat dengan wisata, pusat kota, dan sentra kuliner (77 persen), serta kebersihan dan kenyamanan hotel (58 persen)," kata Head of Integrated Communications of RedDoorz Indonesia Cut Nany.

Baca juga:

Liburan Sambil Ikut Kegiatan Sosial Yuk!

Beda Generasi, Beda Pula Referensi Liburannya
Soal penginapan, mereka masih memilih hotel (77 persen) sebagai tempat beristirahat. (Foto: Unsplash/Vojtech Bruzek)

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 67 persen wisatawan dari ketiga generasi tersebut cenderung memilih berlibur bersama keluarga dengan jumlah hari yang dihabiskan paling banyak selama tujuh hari. Untuk wisatawan Gen Z, selain berlibur bersama keluarga, mereka juga banyak memilih berlibur bersama teman (32 persen).

Adapun penggunaan media sosial, seperti Instagram (78 persen), TikTok (58 persen), dan Youtube (28 persen) menjadi media yang paling banyak digunakan Gen Z dan Milenial untuk mendapatkan inspirasi. Sementara itu, Gen X masih menggunakan rekoemndasi teman atua keluarganya dalam mencari referensi liburan (62 persen).

Baca Juga:

Tak Perlu Dicuekin, Tetaplah Balas E-Mail dari Bos saat Liburan

Beda Generasi, Beda Pula Referensi Liburannya
Mereka lebih memilih bertransaksi secara cashless. (Foto: Unsplash/naipo.de)

Dalam hal pemilihan destinasi berlibur, tujuan wisata alam (54 persen), seperti gunung dan pantai, serta wisata kota (47 persen) menjadi dua destinasi wisata favorit semua generasi. Namun untuk kota tujuan favorit, Gen Z dan Milenial banyak memilih berlibur di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara wisatawan Gen X yang banyak memilih Bali sebagai destinasi tujuan utama dalam berlibur.

Survei juga menunjukkan bahwa sebanyak 66 persen wisatawan dari tiga generassi tersebut lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi selama berlibur untuk memudahkan perpindahan. Soal penginapan, mereka masih memilih hotel (77 persen), villa (9 persen), dan motel (5 persen).

Selama liburan sekolah, banyak wisatawan yang memilih metode pembayaran nontunai, seperti transfer bank atau virtual account (51 persen) untuk melakukan pembayaran kamar hotel dibandingkan membayar secara tunai (31 persen). (and)

Baca Juga:

Kembali Bekerja Setelah Liburan? Ini Tipsnya Biar Mood Kembali

#Liburan #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Hingga Sabtu (17/1) pagi pukul 08.00 WIB, sebanyak 16.412 penumpang terpantau sudah memadati stasiun untuk berangkat menuju berbagai kota di Pulau Jawa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Indonesia
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Penumpang kereta cepat Whoosh naik saat long weekend Isra Mikraj. 20 ribu orang diprediksi berangkat dengan Whoosh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Bagikan