Batal Dimakzulkan PM Korsel Han Duck-soo kembali Menjabat

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 24 Maret 2025
 Batal Dimakzulkan PM Korsel Han Duck-soo kembali Menjabat

Han adalah seorang teknokrat sekaligus politisi berkarier panjang. (Foto: YouTube/Arirang News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MAHKAMAH Konstitusi Korea Selatan menolak mosi pemakzulan Perdana Menteri Han Duck-soo yang diajukan oleh Majelis Nasional pada Senin (24/3). Putusan ini dikeluarkan 87 hari setelah Majelis Nasional memilih untuk memakzulkan Duck-soo, yang saat itu menjabat presiden sementara setelah Presiden Yoon Suk-yeol diskors akibat deklarasi darurat militer pada 3 Desember 2024.

Dengan putusan ini, Duck-soo akan kembali bekerja sebagai perdana menteri dan presiden sementara, menggantikan Menteri Keuangan Choi Sang-mok, yang telah memimpin pemerintahan sejak Duck-soo diskors pada 27 Desember 2024.

Dalam sidang yang digelar Senin itu, lima dari delapan hakim menolak mosi pemakzulan, sedangkan satu hakim mendukungnya, dan dua lainnya menolak kasus ini karena tidak memenuhi persyaratan pemakzulan.

Majelis Nasional memakzulkan Duck-soo dengan berbagai alasan, salah satu yang utama yakni ia diduga bersekongkol atau setidaknya membantu penerapan darurat militer dengan menyarankan Suk-yeol untuk mengadakan rapat kabinet sebelum deklarasi tersebut. Persetujuan dalam rapat kabinet diketahui merupakan syarat untuk menerapkan darurat militer.

Meski begitu, pengadilan memutuskan tidak ada bukti atau materi objektif yang menunjukkan Duck-soo secara aktif terlibat dalam penerapan darurat militer. "Tidak ditemukan bukti atau bukti konkret yang menunjukkan Duck-soo mengambil langkah aktif, seperti merekomendasikan untuk mengadakan rapat kabinet guna melegitimasi dasar prosedural untuk darurat militer," ujar pihak pengadilan dalam pernyataan mereka, dikutip The Korea Times.

Baca juga:

Nasib Han Duck-soo Diputuskan Pekan Depan, Mahkamah Konstitusi Korsel Sampaikan Putusan Pemakzulan PM Korsel Senin (24/3)



Alasan utama lainnya dalam mosi pemakzulan yakni ia diduga menunda secara tidak adil pengangkatan tiga calon hakim Mahkamah Konstitusi yang diajukan Majelis Nasional. Setelah Duck-soo dimakzulkan, Sang-mook, sebagai presiden sementara, kemudian menunjuk dua dari mereka.

Pengadilan menyatakan penundaan pengangkatan tersebut melanggar konstitusi dan beberapa undang-undang, tetapi tidak cukup berat untuk dijadikan alasan pemakzulan. "Karena pencalonan hakim oleh Majelis Nasional tidak memiliki cacat hukum, Duck-soo memiliki kewajiban konstitusional untuk mengangkat mereka," kata pengadilan. Meski begitu, kata pihak pengadilan, mereka tidak menemukan bukti objektif bahwa penundaan pengangkatan dimaksudkan untuk melumpuhkan pengadilan yang sedang menangani kasus pemakzulan Suk-yeol. “Tindakannya tidak termasuk pelanggaran kepercayaan publik,” imbuh pengadilan.

Selain itu, pengadilan juga menolak klaim Majelis Nasional bahwa Duck-soo menolak memilih kandidat untuk penasihat khusus yang akan menyelidiki dugaan pengkhianatan Suk-yeol, memveto RUU penasihat khusus untuk menyelidiki Ibu Negara Kim Keon-hee atas dugaan korupsi, dan mencoba menjalankan pemerintahan bersama mantan pemimpin Partai Kekuatan Rakyat (PPP), Han Dong-hoon.

Sementara itu, Perdana Menteri Duck-soo menyambut baik putusan pengadilan yang ia sebut sebagai ‘keputusan bijaksana’.

Dalam pidato nasional setelah putusan diumumkan, ia menyerukan kerja sama bipartisan untuk membantu Korea menghadapi krisis saat ini dan kembali maju menuju masa depan yang lebih cerah.

"Mayoritas rakyat Korea tidak ingin negara ini condong terlalu jauh ke kiri atau ke kanan. Sebaliknya, mereka ingin Korea bergerak ke atas, maju, dan berkembang. Saya akan melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa kita dapat memajukan isu-isu nasional yang penting dengan stabil dan cepat melalui kerja sama bipartisan," kata Duck-soo.(dwi)

Baca juga:

Plt Presiden Korea Selatan Han Duck-soo Dimakzulkan Parlemen

#Korea Selatan #Pemakzulan #Yoon Suk Yeol
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Olahraga
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Link live streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan akan dimulai Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB. Keduanya berusaha mengamankan babak 32 besar.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Simak jadwal piala dunia 2026 malam ini18-21 Juni 2026. Ada laga Inggris vs Kroasia, Brasil vs Haiti, Jerman vs Pantai Gading hingga Spanyol vs Arab Saudi
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Olahraga
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Pelatih Hong Myung-Bo menginstruksikan anak asuhnya tampil menekan sejak menit awal guna meredam agresivitas penyerang sayap Meksiko, Julian Quinones
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Bagikan