Baru Diguyur Hujan Deras, Kawasan Plaza Senayan Sampai FX Sudirman Banjir

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 17 Desember 2019
Baru Diguyur Hujan Deras, Kawasan Plaza Senayan Sampai FX Sudirman Banjir

Kawasan Plaza Senayan, Jakarta Pusat, tergeang saat hujan lebat. (Akun facebook Roberto Mercia Pentury/istimewa).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibu Kota, menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik. Mayoritas, genangan terlihat di kawasan protokol ibu kota seperti Jalan Jenderal Sudirman, HI hingga kawasan Senayan.

Berdasar postingan di akun media sosial @jktinfo hujan deras yang mengguyur membuat beberapa wilayah di Jakarta tergenang air. Semisal di wilayah Slipi Jaya, Jakarta Barat. Dari postingan nampak genangan air hampir setinggi mata kaki orang dewasa. Hal ini membuat kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatannya.

Baca Juga:

Hujan Guyur Jakarta, Banjir di Mana-mana

Kemudian misalnya lagi di depan Gedung Setiabudi One, Jakarta Selatan. Akibat hujan deras yang mengguyur nampak genangan air di sana cukup tinggi hingga membuat mobil sulit melintas. Hal serupa nampak di kawasan depan Mall FX Sudirman, Jakarta Pusat dan Balai Kartini, Jakarta Selatan. Genangan air nampak hampir setinggi betis orang dewasa.

Bahkan, air juga merembes di pusat perbelanjaan Plaza Senayan. Genangan d isana meski hanya setinggi kata kaki, namun cukup meresahkan pengunjung. Akibat hujan yang mengguyur ini, beberapa ruasa jalan Ibu Kota pun menjadi macet. Penyebabnya beragam.

Banjir GBK
Banjir di kawasan pintu masuk Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (17/12) siang. Foto: TMC

Masih berdasar postingan instagram @jktinfo, nampak penyebab kemacetan adalah karena tingginya genangan air yang timbul sehingga kendaraan harus menurunkan kecepatannya dan karena banyaknya pengendara sepeda motor yang meneduh dibawah kolong terowongan dan flyover.

Semisal di kawasan Rasuna Said Kuningan, Jaksel yang macet karena genangan air. Genangan air hampir memakan setengah badan jalan. Kemudian di bawah kolong Flyover Grogol macet karena pengendara roda dua yang meneduh di sana. (Knu)

Baca Juga

Pemprov DKI Ajak Warga Buat Drainase Vertikal Cegah Banjir, Segini Harganya

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan