Musik

Barasuara Visualkan Lagu 'Merayakan Fana'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 24 Februari 2023
Barasuara Visualkan Lagu 'Merayakan Fana'

Barasuara lepas video musik untuk single terbaru. (Foto: Dok/Barasuara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEPAT seminggu setelah merilis single terbaru "Merayakan Fana", Barasuara langsung memvisualkannya lewat video musik yang mengangumkan. Video karya band yang kini beranggoatakan Iga, Marco, TJ Kusuma, Gerald, Puti dan Asteriska menghadirkan fragmen permasalahan kehidupan makeup artist, desainer grafis, koki, dan pelayan.

Mereka menjalani hidup dengan tegar dan sabar. Hingga mencapai satu momen ketika waktu berhenti, mereka melakukan fana yang berada di pikiran masing-masing untuk merayakannya.

Banyak pesan yang terkandung dalam visual yang disajikan oleh Barasuara dalam "Merayakan Fana". Manusia merupakan mahkluk yang penuh dengan emosi, mau itu kesal, marah, sabar, hingga sedih.

Baca juga:

Barasuara Jadi Makin Akrab di Single 'Merayakan Fana'

Manusia mewakili setiap elemen emosi tersebut. Cobaan silih berganti, tapi apa yang dirasakan oleh setiap manusia akan tetap silih berganti.

“Kami punya pembelajaran tentang diri sendiri dan bagaimana bekerja bersama di dalam satu band. Sekarang lebih mencoba mencari solusi dibanding atensi,” ungkap drummer Barasuara Marco dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Kamis (23/2).

"Merayakan Fana" sendiri menggambarkan elemen emosi beranekaragam dan siap mengisi bagian di album ketiga yang sedang Barasuara garap. Dalam single terbaru ini, Gerald mengungkapkan lagu ini sebagai lagu spesial karena rancangannya berkembang dan bertumbuh disesuaikan kebutuhan.

Baca juga:

Collabonation Akhir 2022 Hadirkan Tulus, Barasuara, hingga Iwa K

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh BARASUARA (@barasuara)

Penambahan elemen orkestra dari Erwin Gutawa menambah keistimewaan "Merayakan Fana". “Ketika gue kontak Erwin Gutawa, dia menyambut dan akhirnya berlanjut. Dari awal sampai kita rekaman bagian orkestranya, perlu waktu lebih dari satu tahun,” tambah Gerald.

Selain itu, "Merayakan Fana" juga menandakan perjalanan satu dekade Barasuara. Lagu ini juga ikut merefleksikan pertumbuhan dan perkembangan Barasuara. Mereka yang saat ini sudah lebih paham perannya masing-masing dalam menciptakan karya dan komposisi yang tepat.

Sementara itu, para personel juga tengah menyiapkan album ketiga yang direncanakan akan rilis pada 2023. “Semoga ini menjadi sesuatu yang segar dari kami. Dan pendengar pun bisa tetarik dan terus mendengarkan karya kami,” tutup Gerald. (far)

Baca juga:

Gulungan Ombak The Panturas Sukses Terjang Tangerang

#Musik #Video Musik #Barasuara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan