Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 04 November 2020
Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 20 warga Jakarta ikut serta dalam pelatihan dasar las shielded metal arc welding (SMAW) di Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las (PPKKPL) Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/11).

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta.

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam bidang pengelasan. Menurut Andri, lulusan kejuruan terbilang baik, karena diminati banyak perusahaan.

Baca Juga:

Gerindra Tampik Anies dan Riza Berbeda Pendapat Tetapkan UMP DKI

"Dari 176 lulusan las PPKKPL yang antre sampai 135 perusahaan, bahkan saat ini kosong karena kebutuhan. Begitu kami informasikan kepada perusahaan yang pernah menerima kemarin, mereka masih butuh langsung diambil," ujar Andri di Jakarta, Rabu (4/11).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah (MP/Asropih)
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah (MP/Asropih)

Meski demikian, mantan Dishub DKI ini menginginkan peserta pelatihan las yang telah lulus membuka usaha secara mandiri dan dapat merekrut pegawai.

"Kita menginginkan semua peserta setelah lulus pelatihan ini dapat membuka usaha secara mandiri atau berwirausaha sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran," ungkap Andri.

Baca Juga:

Update Kasus Corona DKI Rabu (4/11): 108.620 Positif, 97.833 Orang Sembuh

Kepala PPKKPL Condet Suminarsih Wage mengatakan, porsi materi yang diberikan dalam pelatihan ini 30 persen teori dan 70 persen praktik. Para peserta akan dilatih untuk membuat wastafel dan pagar.

"Ada 20 peserta kita bagi empat grup, setiap grup terdiri dari lima orang. Mereka dilatih membuat wastafel dan pagar. Sebagian besar SMK kejuruan teknik supaya hasilnya efektif, dengan 10 hari pelatihan kita bisa maksimal," ungkap Wage.

Para peserta yang lulus pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat dari Disnakertrans serta Baznas Bazis DKI. (Asp)

Baca Juga:

Polda Metro Minta Pemprov DKI Tambah CCTV Intai Begal Sepeda

#DKI Jakarta #Pelatihan Daring
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
Dishub DKI Pasang Rambu Batas Ketinggian, Mitigasi JPO Ditabrak Kendaraan Angkutan Barang
Dishub DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya juga akan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Dishub DKI Pasang Rambu Batas Ketinggian, Mitigasi JPO Ditabrak Kendaraan Angkutan Barang
Indonesia
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp 94,9 Triliun
Semakin menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat investasi dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp  94,9 Triliun
Indonesia
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Pelanggan yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota diimbau untuk memanfaatkan halte terdekat sebagai alternatif perjalanan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Indonesia
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Pemerintah Provinsi DKI harus mengambil langkah yang lebih tegas lagi, seperti mencabut bantuan sosial (bansos) terhadap keluarga yang anggotanya terlibat tawuran.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Indonesia
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Perbaikan tak mungkin memakai biaya APBD 2026 yang sidah berjalan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Indonesia
Dishub DKI Angkut Puluhan Motor Parkir di Trotoar Jalan Prof DR Satrio
Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Dishub DKI Angkut Puluhan Motor Parkir di Trotoar Jalan Prof DR Satrio
Indonesia
JPO Kapten Tendean Rusak, Jakarta Good Guide Soroti Kerugian Pengguna Jalan dan Fasilitas Pejalan Kaki yang belum Inklusif
Kondisi sejumlah fasilitas umum bagi pejalan kaki di Jakarta masih perlu mendapat perhatian lebih.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
JPO Kapten Tendean Rusak, Jakarta Good Guide Soroti Kerugian Pengguna Jalan dan Fasilitas Pejalan Kaki yang belum Inklusif
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, August PSI Minta Disdik DKI Perketat Keamanan Sekolah
Meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk meningkatkan kewaspadaannya di seluruh instansi pendidikan dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak keamanan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, August PSI Minta Disdik DKI Perketat Keamanan Sekolah
Indonesia
Transjakarta Antisipasi Kepadatan Lalin Imbas JPO Tertabrak Truk, Rekayasa Pola Operasi Koridor 13
Truk besar yang menabrak JPO di kawasan Jalan Bangka (arah Blok M) tersebut telah memicu kepadatan lalu lintas yang berdampak pada kelancaran arus armada.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Transjakarta Antisipasi Kepadatan Lalin Imbas JPO Tertabrak Truk, Rekayasa Pola Operasi Koridor 13
Bagikan