Bantu Media Lokal AS dari Dampak COVID-19, Facebook Gelontorkan USD 100 Juta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 31 Maret 2020
Bantu Media Lokal AS dari Dampak COVID-19, Facebook Gelontorkan USD 100 Juta

Facebook alokasikan dana untuk membantu media lokal. (Foto: Head Topics)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI virus Corona (COVID-19) membuat sejumlah lembaga atau organisasi mengalami kerugian. Melihat hal ini, raksasa media sosial Facebook menginvestasikan dana sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk mendukung organisasi berita lokal selama pandemi. Hal tersebut dilakukan karena pendapatan yang menurun akibat penyebaran virus Corona.

Baca juga:

4 Brand Terkenal Ini Membuat Logo Versi 'Social Distancing'

Melansir dari laman Variety, dana tersebut dibagi dalam beberapa hal. Sekitar USD 25 juta atau Rp 408 miliar digunakan untuk dana hibah darurat melalui Proyek Jurnalisme Facebook. Sedangkan USD 75 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun sisanya diguakan untuk memindahkan uang ke organisasi berita di seluruh dunia.

Bantu Media Lokal AS, Facebook Gelontorkan USD 100 Juta
Mark Zuckerberg berharap dana ini dapat membantu media lokal. (Foto: TNW)

“Pada saat jurnalisme dibutuhkan dibandingkan sebelumnya, pendapatan iklan menurun karena dampak ekonomi dari virus,” kata Campbell Brown, Wakil Presiden kemitraan berita global. “Wartawan lokal terpukul disaat mereka mencari informasi kritis untuk melindungi teman, keluarga, dan komunitas mereka tetap aman,” lanjutnya.

Dalam sebuah unggahan di Facebook pada Senin (30/3), Mark Zuckerberg mengatakan organisasi berita lokal sangat terpukul oleh wabah virus yang menyebabkan penurunan tajam dari segi iklan. Ia berharap dengan dana ini dapat mendukung banyak jurnalis sehingga mereka dapat mencari informasi kritis yang kita butuhkan saat ini.

Baca juga:

Seorang Pemilik Bioskop di AS Rela Jual Popcorn Demi Upah Karyawan

Salah satu perwakilan perusahaan juga mengatakan akan bekerja dengan mitra industri untuk mengalokasikan dana tersebut. “Kami akan bekerja dengan mitra di industri mengenai cara terbaik mengalokasikan dana ini untuk melayani kebutuhan kritis di seluruh ekosistem berita lokal,” ucapnya.

Bantu Media Lokal AS, Facebook Gelontorkan USD 100 Juta
Dana ini diharapkan dapat membantu jurnalis membuat laporan di tengah krisis. (Foto: Pixabay/AndyLeungHK)

Program COVID-19 Community Network Facebook sudah tersedia untuk jurnalis dan sebagian dari dana tersebut akan disalurkan ke penerbit di negara-negara yang paling mengalami kerugian. Negara pertama yang akan mendapatkan adalah Amerika Serikat dan Kanada.

Sebelumnya, Facebook telah menginvestasikan sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun dan didistribusikan melalui program dan kemitraan, termasuk Report for America, Pulitzer Center, Community News Project, dan program pelatihan Local News Accelerator Project Facebook.

“Uang ini tidak hanya akan membantu jurnalis membuat laporan di tengah krisis. Dana juga akan mendorong peluang bagi media lokal untuk mempercepat transformasi bisnis menuju pijakan digital yang lebih berkelanjutan,” kata Nancy Lane, CEO dari Local Media Association. (And)

Baca juga:

Digelar Online, 'Homefest James Corden's Late Late Show Special' Bertabur Bintang

#Facebook #Media Sosial #Mark Zuckerberg #Virus Corona #Penyebaran Virus #Virus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ramai Perbincangan Shadowban, Pemerintah Harus Wajibkan Platform Medsos Punya Kantor di Indonesia
Agar platform digital global memiliki perwakilan korporasi di Indonesia sehingga akses audit dan permintaan keterangan dapat dilakukan lebih mudah.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 8 menit lalu
Ramai Perbincangan Shadowban, Pemerintah Harus Wajibkan Platform Medsos Punya Kantor di Indonesia
Indonesia
Shadow banned Jadi Isu, Platform Medsos Didesak Buka Bukaan Soal Cara Kerja Algoritma Moderasi Konten
Kemkomdigi mengingatkan masyarakat apabila terkendala seperti shadow banned maka mereka dapat melakukan banding sebagai kreator ke platform digital terkait.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Shadow banned Jadi Isu, Platform Medsos Didesak Buka Bukaan Soal Cara Kerja Algoritma Moderasi Konten
Dunia
Kasus Pertama Virus Shamonda pada Manusia Ditemukan di Prancis, Ini Fakta Medisnya!
Kasus perdana infeksi virus Shamonda pada manusia baru saja terdeteksi di Prancis dan memicu investigasi. Apakah patogen dari hewan ternak ini berbahaya bagi publik? Cek faktanya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Kasus Pertama Virus Shamonda pada Manusia Ditemukan di Prancis, Ini Fakta Medisnya!
Indonesia
Kemkomdigi Klarifikasi soal Dugaan Pembatasan Konten Karhutla di Media Sosial
Meutya Hafid menegaskan Kemkomdigi tidak meminta penghapusan konten karhutla di medsos dan mendorong transparansi algoritma platform digital.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kemkomdigi Klarifikasi soal Dugaan Pembatasan Konten Karhutla di Media Sosial
ShowBiz
Voting TikTok Awards 2026 Dibuka, Begini Cara Dukung Kreator Favorit Indonesia
TikTok Awards 2026 resmi diumumkan. Simak cara voting kreator favorit, batas waktu 26 Oktober, dan jadwal TikTok Awards Southeast Asia di Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Voting TikTok Awards 2026 Dibuka, Begini Cara Dukung Kreator Favorit Indonesia
ShowBiz
TikTok Awards Indonesia 2026: Daftar Nominasi 11 Kategori, Siapa Favoritmu?
TikTok Awards Indonesia 2026 mengumumkan nominasi dalam berbagai kategori kreator. Simak daftar lengkap nominasi dan tema “The Ones Who Spark It”.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
TikTok Awards Indonesia 2026: Daftar Nominasi 11 Kategori, Siapa Favoritmu?
Lifestyle
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Film The Social Reckoning garapan Aaron Sorkin hanya meraih US$5,5 juta pada debut box office. Simak sinopsis, pemain, dan perbandingannya dengan The Social Network
ImanK - Senin, 12 Oktober 2026
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Tekno
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Meta mengerahkan kecerdasan buatan (AI) canggih guna membasmi 33,2 juta konten eksploitasi seksual anak di Facebook dan Instagram.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Bagikan