Bantu Keluarga di Amerika, CEO Twitter Jack Dorsey Sumbang Rp211 Miliar
Jack Dorsey berdonasi untuk membantu banyak keluarga di Amerika Serikat. (Foto: adweek.com)
CEO Twitter, Jack Dorsey, telah menyumbangkan USD15 juta atau setara dengan Rp211 miliar untuk membantu ribuan keluarga di Amerika Serikat. Donasi tersebut dipicu oleh melonjaknya tingkat kemiskinan di AS akibat keruntuhan ekonomi sebagai dampak dari pandemi COVID-19.
Melansir laman BBC, donasi tersebut dikirimkan ke program yang disebut Universal Basic Income (UBI) atau pendapatan dasar universal. Kemudian akan disalurkan ke berbagai kota di AS untuk membantu lebih dari 1.500 keluarga. Sebesar USD500 ribu (Rp7 miliar) akan diberikan ke masing-masing 30 kota di AS.
Baca juga:
Setiap pemerintah kota akan diberikan kebebasan bagaimana membagi donasi tersebut. Seperti di Pittsburgh, Pennsylvania yang berencana memberi 200 penduduk USD 500 (Rp7 juta) perbulan selama dua tahun. Selain itu di Compton, Kalifornia, akan memberikan bantuan kepada 800 keluarga tergantung dengan beberapa faktor yang bervariasi seperti jumlah anak.
Diketahui, prinsip dari pendapatan dasar universal (UBI) adalah bahwa setiap individu di suatu negara akan menerima pembayaran tunai secara berkala, tanpa persyaratan untuk berkerja atau memenuhi syarat untuk itu. Prinsip tersebut telah mendapatkan daya tarik dalam beberapa tahun terakhir karena dianggap sebagai bantuan atas hilangnya pekerjaan.
Berakhirnya bantuan virus Corona dari pemerintah menyebabkan lebih dari 12 juta orang di Amerika berisiko kehilangan akses tunjangan pengangguran pada akhir bulan. Negosiasi perpanjangan waktu tunjangan juga sudah berlangsung selama berbulan-bulan.
Baca juga:
“Filantropi dan donasi bukanlah sebuah keadilan, melainkan kurangnya kepemimpinan dan aksi dari pemerintah. Masyarakat butuh bantuan secara tunai," kata Wali Kota Stockton, California, Michael Tubbs yang mendirikan Mayors for a Guaranteed Income Network pada Juni 2020.
Melalui akun resmi Twitternya, Dorsey berterima kasih kepaka Wali Kota atas upaya dalam meneruskan bantuan tersebut. Ia juga berharap program UBI akan mendorong kebijakan federal di masa depan.
Diperkirakan Forbes, kekayaan Dorsey lebih dari USD11 miliar (Rp155,3 triliun). Ia juga telah menyumbangkan USD3 juta (Rp43 miliar) untuk donasi ke beberapa kota di AS. Hal tersebut merupakan bagian dari janjinya untuk memberikan USD1 miliar (Rp14 triliun) untuk mendukung upaya bantuan COVID-19.
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Ancol Donasikan 10 Persen Tiket Terjual Bagi Pemulihan Sumatera
Warga Jakarta Siapkan Saldo E-Wallet! Donasi Digital Menjamur Saat Malam Tahun Baru di Lokasi Berikut
Guru dan Santri Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatra, Sumbang Rp 60 Juta
Buka Donasi Bencana Sumatra, DPRD DKI: Rp 1.000 pun Kami Terima
Gaungkan Hidup Sehat, Coway Indonesia Donasikan Purifier ke Yayasan dan Masjid di Jakarta
Menag Nasaruddin Puji Indonesia Peringkat 1 Negara yang Kuat Sedekah
Setelah Drama Panjang Donasi Agam Rinjani Akhirnya Bisa Cair dan Segera Dikirim Tanpa Potongan
Taylor Swift Gemar Berbagi, Bantu Program Anak Hingga Rp 4 Miliar
Ingat! Pengumpulan Donasi Uang atau Barang di Atas Rp 500 Juta Wajib Diaudit
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Blokir X, Diganti Aplikasi Baru Elaelo