Banten Diterjang Banjir Ribuan Rumah Terendam

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Senin, 25 Juli 2016
Banten Diterjang Banjir Ribuan Rumah Terendam

Air laut pantai Anyer merah tanah dari aliran air sungai. (Foto: Komunitas Bahasa Jawa Serang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Ribuan rumah di dua Kabupaten di Banten diterjang banjir, yaitu di kabupaten Pandeglang dan kabupaten Serang. Banjir mengepung Senin (25/7) sejak dini hari disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, drainase dan gorong-gorong kurang memadai serta sungai yang dangkal karena tertimbun sampah.

Data sementara yang didapat merahputih.com banjir di Kabupaten Pandeglang Kecamatan Labuan terjadi di 4 desa. Di Desa Teuk rumah yang terendam sebanyak 638 rumah, Desa Kalang Anyar 1.200 rumah dengan 4800 jiwa, Desa Labuan yang terendam 418 rumah dengan 2.118 jiwa, Desa Caringin 10 rumah yang terendam dengan 40 jiwa.

 http://server5.merahpoetih.com/gallery/public/2016/07/25/5WyXFO4T301469428948.jpg

Di Kecamata Carita banjir terjadi di Desa Sukajadi, Carita, Penjamben dan Banjar masin. Ketingian air rata-rata bervariasi 1 hingga 2 meter.

"Jumlah pengungsi belum terdata. Saat ini kita akan membuat dapur umum di Pandeglang dan Anyer," jelas Mochamad Bangkit, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Dinsos Banten.

Sementara itu, hingga saat ini beberapa rumah yang terendam di wilayah Anyer masih belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak yang berwenang. Namun dua rumah dikabarkan roboh diterjang banjir. (Ctr)

BACA JUGA:

  1. Luhut Panjaitan: Banten Lebih Baik Bersama Rano Karno
  2. Ribuan Peziarah Padati Banten Lama
  3. Ribuan Wisatawan Padati Pantai Carita , Ini Tips Balawista Banten
  4. Balawista, Tim Baywatch ala Propinsi Banten
  5. Awas, Ada Alat Deteksi Narkoba di Pelabuhan Merak Banten
#Banjir #Pantai Anyer Banten #Kabupaten Pandeglang Banten
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Bagikan