Banjir Landa 11 Kecamatan dari 23 Kecamatan di Kapuas Hulu

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 Oktober 2024
Banjir Landa 11 Kecamatan dari 23 Kecamatan di Kapuas Hulu

Banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, sejumlah akses jalan terdampak banjir. (ANTARA/HO-Teofilusianto Timotius)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana banjir melanda 11 kecamatan dari 23 kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Hingga Kamis (17/10) pukul 16.20 WIB dan air terus meninggi.

"Banjir masih meluas di sejumlah kecamatan, kami imbau warga meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan terutama orang tua untuk mengawasi anak-anaknya," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kapuas Hulu Yanto Susanto, di Putussibau Kapuas Hulu, Jumat (18/10).

Banjir di 11 kecamatan ini diklaim akibat tingginya intensitas hujan. Banjir mulai terjadi sejak Rabu (16/10) kemarin, di sejumlah kecamatan dan banjir masih berpotensi semakin meluas.

Saat ini petugas BPBD Kapuas Hulu sedang melakukan pendataan serta menunggu laporan dari masing-masing kecamatan.

Baca juga:

Puncak Hunter’s Moon, BMKG Ingatkan untuk Mewaspadai Banjir Rob

"Kami belum bisa menyampaikan data termasuk jumlah warga dan fasilitas umum yang terdampak banjir, karena kami masih lakukan pendataan dan menunggu laporan dari desa dan kecamatan," katanya.

Secara umum, banjir yang terjadi saat ini melanda 11 kecamatan, yaitu Kecamatan Putussibau Selatan, Silat Hilir, Silat Hulu, Seberuang, Hulu Gurung, Pengkadan, Boyan Tanjung, Bunut Hulu, Batang Lupar, Kalis dan Kecamatan Badau.

Yanto mengatakan data kecamatan terdampak banjir bisa saja bertambah, sebab banjir saat ini sedang meluas dan debit air masih naik. Seluruh masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk selalu siap siaga, serta mengamankan dokumen dan barang-barang berharga.

"Kepada kepala desa dan camat kami harapkan segera melaporkan perkembangan banjir di daerahnya masing-masing serta segera melakukan langkah antisipasi terutama terkait penanganan warga terdapat banjir," ucap Yanto.

Saat ini, ruas jalan nasional terdampak banjir seperti di Kecamatan Hulu Gurung, Kalis dan Kecamatan Badau. Akses jalan di Teluk Barak Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan tidak bisa dilalui kendaraan dengan kedalaman air diperkirakan 50-70 cm dari atas permukaan tanah. (*)

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Bagikan