Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 22 Mei 2021
Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

Jadi obyek wisata dadakan dipadati warga, Jumat (21/5/2021) (Iskandar Zulkarnaen/Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang melanda sejumlah kawasan, khususnya halaman rumah dan jalan raya di Tanjung Selor dan sekitarnya di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, berubah menjadi obyek wisata dadakan.

Kawasan yang terendam banjir hingga di atas lutut orang dewasa justru didatangi warga untuk jadi arena bermain dan swafoto. Seperti terlihat antara lain di Jalan Semangka, Jalan Imam Bonjol (sekitar Masjid Jami Alkaf), Jalan Mawar, Jalan Cik Ditiro, dan Jalan Padat Karya Tanjung Palas Hilir.

Baca Juga

Ratusan Rumah di Nagan Raya Aceh Terendam Banjir

Kawasan itu dipadati warga seperti laiknya arena bermain air. Tidak hanya anak-anak kecil bermain perahu namun remaja juga tampak asik menjadikan lokasi banjir sebagai spot untuk swafoto.

Bahkan, orang dewasa juga bersama keluarganya ikut menerobos banjir untuk bersenang-senang meski pakaian mereka jadi basah.

"Memang banyak warga yang menjadikan banjir sebagai area bersenang-senang namun sebagian mengeluh, khususnya pedagang kecil," tutur Rahmad, warga Tanjung Selor.

Banjir kiriman dari pedalaman mulai menggenangi hilir Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Jumat (21/5/2021). Terlihat perahu ketinting di Jalan Raya Tanjung Palas. (Iskandar Zulkarnaen/Antara)
Banjir kiriman dari pedalaman mulai menggenangi hilir Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Jumat (21/5/2021). Terlihat perahu ketinting di Jalan Raya Tanjung Palas. (Iskandar Zulkarnaen/Antara)

Misalnya, kata dia, banjir sekitar pasar sore Jalan Suprapto, Tanjung Selor menyebabkan sebagian pedagang ikan dan sayur untuk sementara menutup usahanya

"Ada sebagian yang buka cuma konsumen sedikit datang melihat air terus naik," ucapnya.

Dia mengaku khawatir melihat banjir terus naik, apalagi tempat ia tinggal di Jalan Cik Ditiro termasuk daerah "langganan banjir".

"Saat ini ketinggian air sudah naik sampai lutut orang dewasa di depan rumah," katanya.

"Sekarang mungkin masih jadi arena bermain tapi jika banjir terus meluas seperti 2015, maka baru terasa jadi musibah karena saat itu hampir 10 hari banjir menggenangi ribuan rumah warga Bulungan," sambung Rahmad.

Selepas salat Jumat, banjir kiriman dari pedalaman Sungai Kayan telah tiba di Tanjung Selor sehingga sebagian daerahnya tergenang air.

Seperti prediksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara kemarin, ternyata benar banjir kiriman dari pedalaman kini tiba di Tanjung Selor, di Ibu Kota Kaltara.

Air deras dari pedalaman terlihat mulai menggenangi beberapa kawasan sekitar usai salat Jumat.

Sebelumnya, terjadi banjir di pedalaman Sungai Kayan, yakni Sungai Bahau dan Sungai Pujungan, Kabupaten Malinau pada Kamis (20/5) dini hari.

Banjir sempat merendam rumah warga di sana cukup dalam hingga satu meter dan merusak fasilitas umum, yakni jembatan antardesa di Desa Wisata Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu yang hanyut terbawa arus.

Camat Bahau Hulu, Viktor melalui telpon saat dikonfirmasi bahwa banjir di daerahnya telah surut tadi malam.

Saat banjir di pedalaman --Sungai Bahau dan Sungai Pujungan-- surut maka akan terjadi banjir kiriman di kawasan hilirnya, yakni melintasi Long Peso dan Tanjung Selor yang berada di hilir Sungai Kayan.

"Tadi siang ada hujan gerimis, dan banjir di Bahau terus surut, mudah-mudahan malam ini tidak hujan di hulu Bahau," kata Camat Viktor. (*)

Baca Juga

Ratusan Keluarga Kalsel Berlebaran di Tengah Banjir

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Bagikan