Banjir Bandang Sumatera Bawa Batang Pohon, Menhut Akui Ada Kesalahan Kelola Lingkungan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Banjir Bandang Sumatera Bawa Batang Pohon, Menhut Akui Ada Kesalahan Kelola Lingkungan

Kondisi permukiman warga di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pasca terjangan banjir bandang yang menyebabkan sebagian lahan warga hilang dan berubah menjadi aliran sungai, Jumat (28/11/2025). ANTARA/HO-Dok Warga/Sudirman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana banjir dan longsor yang terjadi sejumlah wilayah Sumatera, dalam berbagai unggahan banjir banang itu membawa batang pohon pohon besar dan kecil yang menehune sungai, laut dan daratan.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut, becana ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki tata kelola hutan dan lingkungan hidup di Indonesia.

Ia meyampaikan rasa duka mendalam terhadap kejadian banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Dia menilai, perhatian publik yang kini tertuju pada kejadian bencana tersebut merupakan momentum penting untuk melakukan introspeksi.

Baca juga:

Gajah Sumatera Mati Terseret Banjir Bandang, Saat Ditemukan Sudah Tertimpa Kayu dan Lumpur

Menurutnya, kejadian ini memperlihatkan adanya kesalahan mendasar dalam pengelolaan lingkungan.

"Kita mendapatkan momentum yang baik justru karena semua mata melihat, semua telinga mendengar, semua kita merasakan apa yang terjadi. Mudah-mudahan tidak melebar ke wilayah lain," kata Raja Antoni.

Hal itu juga sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait penebangan hutan liar yang tidak terkontrol berkontribusi besar terhadap bencana.

"Jadi satu sisi kami mengatakan duka yang mendalam tapi ini juga momentum yang baik kita melakukan evaluasi kebijakan, karena pendulumnya ekonomi dan ekologi ini cenderungnya ke ekonomi, harus ditarik ke tengah lagi, buktinya nyata kan untuk saudara-saudara kita. Itu fakta yang kita rasakan," tambahnya.

Menhut Raja Antoni menyatakan bahwa pemerintah tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi langsung mengambil langkah konkret. Salah satunya di Kuantan Singingi, ia menyerahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Adat sebagai bentuk penguatan hak masyarakat adat.

"Masyarakat adat selama ini tersisihkan, padahal mereka adalah kelompok yang paling mampu menjaga hutan. Legalisasi ini memberi mereka ruang untuk berkontribusi," jelasnya.

#Banjir Bandang #Banjir #Menteri Kehutanan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Sumatera Bawa Batang Pohon, Menhut Akui Ada Kesalahan Kelola Lingkungan
Perhatian publik yang kini tertuju pada kejadian bencana tersebut merupakan momentum penting untuk melakukan introspeksi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Banjir Bandang Sumatera Bawa Batang Pohon, Menhut Akui Ada Kesalahan Kelola Lingkungan
Indonesia
Polisi Buka Posko Bantuan Untuk Bencana, Bisa Hubungi 0812-7672-2009
Posko kemanusiaan berlokasi di Kantor Korsabhara Baharkam Polri di Jalan Komjen Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Polisi Buka Posko Bantuan Untuk Bencana, Bisa Hubungi 0812-7672-2009
Indonesia
11 Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
Helikopter-helikopter itu terus dioperasikan untuk menyalurkan bantuan menuju lokasi bencana, khususnya daerah terpencil dan jalur daratnya terputus
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
11 Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
Indonesia
21 Korban Jiwa Ditemukan Usai Galodo Menerjang Gerbang Kota Padang Panjang
Setelah dievakuasi, seluruh jenazah dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan awal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
21 Korban Jiwa Ditemukan Usai Galodo Menerjang Gerbang Kota Padang Panjang
Indonesia
Gajah Sumatera Mati Terseret Banjir Bandang, Saat Ditemukan Sudah Tertimpa Kayu dan Lumpur
Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, telah menerima laporan mengenai penemuan bangkai gajah yang terjepit material banjir
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Gajah Sumatera Mati Terseret Banjir Bandang, Saat Ditemukan Sudah Tertimpa Kayu dan Lumpur
Indonesia
Update Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Barat: 61 Warga Meninggal Dunia dan Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Korban meninggal dunia tercatat tersebar di beberapa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Update Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Barat: 61 Warga Meninggal Dunia dan Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Indonesia
Helikopter Mi-17 dan Bell 412 Bawa Misi Krusial Bantuan Banjir Longsor Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Penerbangan tersebut melibatkan empat etape
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Helikopter Mi-17 dan Bell 412 Bawa Misi Krusial Bantuan Banjir Longsor Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Olahraga
Thailand Dilanda Banjir, Venue Cabor SEA Games 2025 Dipindahkan ke Bangkok
Venue cabor SEA Games 2025 harus dipindahkan ke Bangkok. Sebab, wilayah Thailand Selatan dilanda banjir.
Soffi Amira - Jumat, 28 November 2025
Thailand Dilanda Banjir, Venue Cabor SEA Games 2025 Dipindahkan ke Bangkok
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan di Wilayah Bencana Sumatra, Awan Hujan ‘Dibuang’ ke Lautan
Pemerintah melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di Sumatera setelah banjir bandang dan longsor akibat Siklon KOTO dan Bibit Siklon 95B.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan di Wilayah Bencana Sumatra, Awan Hujan ‘Dibuang’ ke Lautan
Indonesia
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumut Bertambah Jadi 62 Orang, 65 Masih Hilang
Jumlah korban banjir dan longsor di Sumatra Utara bertambah menjadi 62 orang, 65 hilang, dan hampir 10 ribu warga mengungsi. Pencarian masih berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumut Bertambah Jadi 62 Orang, 65 Masih Hilang
Bagikan