Bandai Namco Menarik Penjualan Fast & Furious Crossroad dari Pasar Digital

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 31 Maret 2022
Bandai Namco Menarik Penjualan Fast & Furious Crossroad dari Pasar Digital

Footage Gameplay Gim F&F Crossroad. (Foto: Game Rant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANDAI Namco telah mengumumkan bahwa gim dari franchise besar yaitu Fast & Furious Crossroads tidak akan lagi tersedia untuk bisa dibeli di pasar digital, mulai tanggal 29 April 2022 setelah hampir dua tahun gim ini resmi dirilis.

Seperti yang kita ketahui, Fast & Furious merupakan seri film aksi yang terfokus pada aksi balapan jalanan liar dan perampokan. Franchise yang didistribusikan oleh Universal Picture ini, dimulai dengan film berjudul ‘The Fast & Furious’, lalu diikuti oleh sembilan sekuel dan dua film pendek. Hingga pada Mei 2015, franchise ini telah menjadi waralaba universal terbesar sepanjang masa.

Baca juga:

World of Den-On-Bu, Proyek NFT Terbaru Garapan Bandai Namco

Sayangnya, kesuksesan dari franchise Fast & Furious di industri film tidak bisa diikuti oleh gim-gim Fast & Furious yang pernah dibuat dan dirilis.

Penampilan Dominic Toretto Dalam Gim F&F Crossroad. (Foto: GameRant)
Penampilan Dominic Toretto Dalam Gim F&F Crossroad. (Foto: GameRant)

Berita penarikan gim dari pasar digital diumumkan lewat laman situs resmi, yang menyatakan “semua penjualan produk akan berakhir”. Namun tidak perlu khawatir untuk gamer yang telah membeli gim tersebut secara digital, karena gim tersebut akan tetap berada di perpustakaan sistem kalian dan masih bisa dimainkan dengan aman. Hal yang sama juga berlaku untuk semua DLC-nya.

Untuk server online multiplayer juga akan tetap berjalan seperti biasa dan tetap aktif untuk bisa dinikmati gamer yang memainkan gim ini.

Baca juga:

Anuchard, Gim RPG Anak Bangsa Rilis Bulan Depan

Dilansir dari IGN SEA, pihak dari Bandai Namco tidak memberikan alasan mengapa mereka memutuskan untuk menghentikan semua penjualan untuk gim tersebut, meskipun sebenarnya gamer juga tidak akan kesulitan dalam berspekulasi mengapa gim ini harus ditarik dari pasar digital.

Penampilan Dom dan Roman Di F&F Crossroad. (Foto: G2A)
Penampilan Dom dan Roman Di F&F Crossroad. (Foto: G2A)

Gim Fast & Furious Crossroads dirilis pada 7 Agustus 2020 dan disambut oleh tanggapan yang sangat negatif baik dari kritikus maupun penggemar dari franchise besar ini. Saat ini, Fast & Furious Crossroad memiliki peniliaian yang sangat rendah dari kritikus dan media besar seperti IGN yang memberi nilai 4/10, Eurogame yang memberi nilai 1/5, Metascore yang memberi nilai 35% dan 1,8 dari skor pengguna di Metacritic.

Fast & Furious Crossroads menjadi salah satu gim adaptasi dari franchise besar yang mengecewakan dan dianggap sebagai kegagalan besar dari perusahaan gim sebesar Bandai Namco, karena mereka seakan melupakan gim ini begitu saja setelah perilisan dan hanya menjual nama besar dari ‘Fast & Furious’ itu sendiri. (Ref)

Baca juga:

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan