Band Indie Rock Bandung "Speaker First" Siap Guncang Woodstock Polandia

Asty TCAsty TC - Kamis, 27 Juli 2017
Band Indie Rock Bandung

Instagram/speaker_first_official

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESTASI musik rock Indonesia sering kali kalah gaung dengan musik-musik lainnya. Padahal, tak sedikit band-band indie rock yang sudah go international. Salah satunya band indie beraliran rock 'n' roll asal Bandung, Speaker First. Mereka telah diundang untuk tampil di berbagai kota di Amerika dan Eropa, bahkan diminati oleh label internasional dan masuk majalah Amerika.

Tepatnya 3 Agustus 2017, band yang dikawal vokalis Mahattir Alkatiry, duo gitaris kembar Benny dan Bonny Barnaby, serta additional drummer Daud ini akan guncang panggung Festival Woodstock 2017 di Polandia. Mereka akan membawakan 12 lagu, tentunya termasuk dua judul jagoan, yakni "The Anthem" dan "Break My Soul".

"Dua lagu itu punya sambutan sangat tinggi dan masuk top chart di radio-radio ketika kami merilisnya di luar negeri," ucap Attir, vokalis Speaker First.

"The Anthem" berhasil menjadi satu-satunya single dari band Indonesia yang masuk daftar lagu unggulan di Radio KROQ-FM, Los Angeles, Amerika Serikat. Single internasional lainnya, yakni "Break My Soul" juga banyak di-request di KROQ-FM.

Ada cerita tersendiri di balik tampilnya mereka di ajang tersebut. Beberapa bulan lalu, band yang berdiri sejak 2002 ini menjalani tur tujuh kota di Amerika Serikat. "Ternyata sambutannya melebihi harapan kami. Banyak yang menghampiri kami seusai turun panggung. Salah satunya pihak promotor Woodstock yang langsung menawari kami untuk tampil di Woodstock Festival 2017," Attir bercerita.

Tanpa berpikir lama, para personel Speaker First pun langsung menyanggupi tawaran tersebut. Apalagi, tawaran ini menjadikan mereka band Asia pertama yang akan manggung di acara akbar tersebut, suatu kehormatan bagi Speaker First untuk membawa nama Indonesia.

Kesempatan ini tak lepas dari peran DCDC Dreamworld, yang senantiasa memfasilitasi band-band independen Indonesia yang punya ambisi untuk tampil di kancah internasional. Kimung, personel Karinding Attack sekaligus perwakilan DCDC Dreamworld menyampaikan pendapatnya terkait tawaran manggung Speaker First tersebut.

"Sudah sepatutnya masyarakat Indonesia semakin dibukakan matanya mengenai potensi yang dimiliki musik indie lokal. Penampilan Speaker First di Woodstock nanti merupakan salah satu pion yang dapat memperkuat semangat masyarakat dalam pergerakan musik Indonesia," ungkap Kimung. (*)

Sumber: ANTARA

Baca juga artikel mengenai band indie rock lainnya yang juga go international di sini: Band Asal Bali "The Hydrant" Diundang Pentas Di Eropa.

#Grup Band #Musik Rock #Band Indie #Musisi Indonesia #Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asty TC

orang Jawa bersuara alto

Berita Terkait

Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
ShowBiz
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
Band skatepunk asal Jakarta, Man Sinner, merilis single 'Bumi Menangis (Unplugged)' sebagai respons atas bencana banjir bandang di Sumatra dan Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
ShowBiz
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
Peron, band post-punk asal Semarang, merilis EP perdana SINGKAP. Musik jujur dan sinis tentang realitas kerja generasi 25-an.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
ShowBiz
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
Dul Jaelani merilis single terbaru 'Sebenarnya, Selamanya…', lagu emosional yang mengangkat kisah cinta dengan jujur dan penuh perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
Sundari Gasong merilis single kedua berjudul 'Sedih'. Lagu yang ditulis sejak 2009 ini mengangkat kisah cinta terpendam dengan aransemen minimalis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
ShowBiz
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
Billkiss resmi merilis video musik 'Maunya Kamu' di awal 2026. Lagu pop ceria ini menjadi penutup album perdana dengan kisah manis jatuh cinta pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
Olahraga
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
"Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” kata Farhan.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Januari 2026
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
ShowBiz
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
Romo, alter ego Dimensi Hardi dari Peraukertas, resmi debut lewat single 'Adiksi'. Album perdana dijadwalkan rilis April 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
ShowBiz
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Band indie asal Magelang, Musuffer, merilis single debut 'Last Trip'. Mengusung Sufi rock, lagu ini mengulas eksistensialisme manusia, ego, dan refleksi spiritual.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
ShowBiz
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Soy Kongo merilis mini album Sekap. Mengulas relasi pembangunan, lingkungan, dan kesadaran manusia lewat lanskap bunyi yang muram.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Bagikan