Band Hardcore SPEED Guncang Hammersonic 2026, Bakar Semangat Ribuan Penonton di PIK

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Band Hardcore SPEED Guncang Hammersonic 2026, Bakar Semangat Ribuan Penonton di PIK

Band hardcore asal Australia SPEED tampil penuh energi dalam gelaran Hammersonic Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition, Pantai Indah Kapuk, Tangerang, Sabtu (2/5/2026). (ANTARA/Farika Nur Khotimah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Band hardcore asal Sydney, Australia, SPEED, mengguncang panggung Hammersonic Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk, Tangerang, Banten.

Penampilan enerjik grup musik internasional ini menarik perhatian ribuan pencinta musik keras yang memadati area festival sejak Sabtu (2/5).

Sebagai salah satu penampil paling dinantikan, SPEED berhasil menciptakan atmosfer luar biasa yang mempertegas dominasi musik hardcore di panggung festival metal terbesar se-Asia Tenggara ini.

Baca juga:

Hammersonic 2026 Buka Tiket Terbatas via Undangan, Penggemar Masih Punya Kesempatan!

Lautan Massa dan Pertumbuhan Hardcore Indonesia

Aksi panggung bermula saat lagu "Ain’t My Game" bergema, memicu penonton melakukan gerakan two-step secara serempak. Keadaan semakin memanas ketika band membawakan nomor andalan "Don’t Need" dan "Burn Straight Thru U." Vokalis SPEED, Jem Siow, mengungkapkan rasa takjubnya atas perkembangan pesat komunitas hardcore di Indonesia.

"Tiga tahun lalu kami main di Jakarta cuma sekitar 200 orang. Sekarang saya lihat lima sampai enam ribu orang di sini. Itu gila," ujar Jem Siow di tengah riuh rendah teriakan penonton.

Jem menegaskan bahwa musik hardcore memiliki kekuatan unik untuk menyatukan individu dari berbagai latar belakang, meskipun terdapat perbedaan bahasa dan budaya.

Menurutnya, komunitas ini merupakan ruang inklusif yang menerima siapa pun tanpa terkecuali.

Ritual Mosh Pit dan Energi Tanpa Batas

Interaksi intens antara musisi dan penggemar menjadi sorotan utama dalam pertunjukan ini. Jem berkali-kali mengajak massa untuk terlibat aktif dalam menciptakan momen ikonik di depan panggung. Ia mendorong penonton untuk mengabaikan batasan dan bersenang-senang sepenuhnya.

"Kita di sini untuk bersenang-senang dan membuat mosh pit besar. Saya ingin melihat semua orang crowd surf, dari depan sampai belakang," seru Jem yang langsung disambut aksi nekat para penonton.

Baca juga:

Hammersonic 2026 Berubah Jadi Private Concert, Tiket Direfund 100 Persen

Penampilan SPEED berakhir dengan ledakan energi tinggi saat seluruh anggota band dan ribuan penonton berbaur dalam satu area mosh pit raksasa.

Hammersonic Festival 2026 sendiri mengusung tema "Decade of Dominion," yang sekaligus menandai perjalanan panjang festival ini sejak tahun 2012 sebagai barometer musik cadas di kawasan Asia.

#Hammersonic #Hammersonic Festival 2026 #Band Rock
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Band Hardcore SPEED Guncang Hammersonic 2026, Bakar Semangat Ribuan Penonton di PIK
Hammersonic Festival 2026 sendiri mengusung tema "Decade of Dominion," yang sekaligus menandai perjalanan panjang festival ini sejak tahun 2012 sebagai barometer musik cadas di kawasan Asia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Band Hardcore SPEED Guncang Hammersonic 2026, Bakar Semangat Ribuan Penonton di PIK
ShowBiz
Hammersonic 2026 Buka Tiket Terbatas via Undangan, Penggemar Masih Punya Kesempatan!
Hammersonic 2026 membuka tiket terbatas via jalur undangan. Penggemar masih memiliki kesempatan untuk menonton lineup di festival tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Hammersonic 2026 Buka Tiket Terbatas via Undangan, Penggemar Masih Punya Kesempatan!
ShowBiz
Hammersonic 2026 Berubah Jadi Private Concert, Tiket Direfund 100 Persen
Hammersonic Festival 2026 berubah dari festival terbuka menjadi private concert. Promotor juga umumkan refund tiket 100 persen bagi pembeli.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Hammersonic 2026 Berubah Jadi Private Concert, Tiket Direfund 100 Persen
ShowBiz
Sabaton Rilis 'Yamato', Lagu Metal Epik tentang Kapal Perang Legendaris Jepang
Band metal Sabaton merilis Yamato, lagu epik terinspirasi kapal perang Jepang dan kolaborasi dengan game World of Warships.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 30 Maret 2026
Sabaton Rilis 'Yamato', Lagu Metal Epik tentang Kapal Perang Legendaris Jepang
ShowBiz
The Red Jumpsuit Apparatus Rilis Album 'X’s For Eyes' versi Deluxe, Tambah 4 Lagu Baru
The Red Jumpsuit Apparatus merilis versi deluxe X’s For Eyes dengan 4 lagu baru dan kolaborasi menarik. Simak detailnya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
The Red Jumpsuit Apparatus Rilis Album 'X’s For Eyes' versi Deluxe, Tambah 4 Lagu Baru
ShowBiz
Eva Under Fire Rilis 'Murder Scene', Lagu Rock Intens Angkat Isu Kesehatan Mental
Band rock Eva Under Fire merilis single baru “Murder Scene”. Lagu ini menyoroti isu kesehatan mental seperti body dysmorphia, kecemasan, dan tekanan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Eva Under Fire Rilis 'Murder Scene', Lagu Rock Intens Angkat Isu Kesehatan Mental
ShowBiz
The Funeral Portrait Rilis EP 'Dark Thoughts', Angkat Tema Personal dan Solidaritas
The Funeral Portrait merilis EP 'Dark Thoughts' berisi empat versi lagu, termasuk kolaborasi dengan Danny Worsnop. Angkat tema personal dan solidaritas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
The Funeral Portrait Rilis EP 'Dark Thoughts', Angkat Tema Personal dan Solidaritas
ShowBiz
Dari Sabaton hingga Yellowcard, Better Noise Music Panen Prestasi di 2025
Better Noise Music menutup 2025 dengan delapan single #1, ekspansi artis global, serta kesuksesan Sabaton dan Five Finger Death Punch di pasar internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
Dari Sabaton hingga Yellowcard, Better Noise Music Panen Prestasi di 2025
ShowBiz
The Rasmus Hadirkan 'WEIRDO', Album Gelap dengan Pesan Kuat tentang Keberbedaan
The Rasmus resmi merilis album WEIRDO, album ke-11 dengan nuansa gelap dan pesan keberbedaan. Simak detail kolaborasi, single, dan rencana tur dunia 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
The Rasmus Hadirkan 'WEIRDO', Album Gelap dengan Pesan Kuat tentang Keberbedaan
ShowBiz
Finger Eleven Comeback dengan Single 'The Mountain' dan Album Baru Setelah 10 Tahun Vakum
Finger Eleven merilis single 'The Mountain' dan album baru 'Last Night On Earth' setelah 10 tahun vakum, terinspirasi Phil Collins dan Genesis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Finger Eleven Comeback dengan Single 'The Mountain' dan Album Baru Setelah 10 Tahun Vakum
Bagikan