Ban Serep Mobil, Sering Terlupakan tapi Penting
Pentingnya merawat ban serep mobil (Foto: pixabay/hutchrock)
BAN serep mobil butuh perawatan agar selalu prima saat keadaan darurat. Ban serep memang sering terlupakan karena jarang sekali dipakai. Namun, kondisinya harus selalu 100 persen siap digunakan ketika terjadi kebocoran pada ban utama.
Seperti yang dimuat dalam siaran pers terbaru dari Auto2000, ada beberapa hal perlu kamu ketahui tentang ban serep. Terpenting yang pertama ialah kamu harus mengetahui lokasi penyimpanan ban serep pada mobil.
Posisi penyimpanan ban serep berbeda-beda untuk tiap mobil. Paling umum ialah disimpan di bawah dek bagasi mobil dan di kolong bagasi mobil. Akan tetapi, pintu bagasi juga bisa menjadi tempat penyimpanan ban serep, seperti pada mobil SUV. Dengan mengetahui letak ban serep, proses penggunaannya juga akan lebih cepat.
Baca Juga:
Tips Merawat Ban Mobil Agar Aman Dipakai di Musim Hujan
Memahami ukuran ban serep juga tak kalah penting. Guna menghemat ruang biasanya ban cadangan yang diletakkan di bawah dek bagasi berukuran lebih kecil atau jenis space saver. Tapi, ban jenis tersebut tidak dianjurkan untuk dipakai terlalu lama. Sekalinya digunakan, kecepatan mobil harus dibatasi di bawah 60 km/jam.
Segera kembalikan ban serep jenis ini setelah digunakan karena tidak layak dipakai harian. Ban jenis tersebut juga tidak ikut serta pada skema rotasi ban. Lain halnya dengan ban cadangan dengan ukuran sama, tidak butuh perlakuan khusus.
Baca Juga:
Nah, kamu sudah mengetahui lokasi penyimpanan dan ukuran ban serep, tapi sudah tahu cara menggunakannya belum? Maka dari itu, amat penting bagi kamu untuk melakukan simulasi penggantian ban serep di rumah saat senggang.
Simulasi bongkar pasang ban serep akan membuat kamu paham cara menggunakannya saat dibutuhkan. Kuasai cara memakai dongkrak, cara melepas ban utama, dan cara memasang ban serep. Pastikan kamu mengetahui titik mengoperasikan dongkrak. Kemudian, biasakan diri kamu untuk membuka dan memasang baut ban.
Terakhir, kamu harus selalu memastikan ban serep dalam kondisi prima agar bisa digunakan ketika dibutuhkan. Rawat ban serep dengan memerhatikan kondisi karet ban. Lalu periksa apakah ada kerusakan seperti permukaan getas atau dinding ban benjol akibat terlalu lama disimpan.
Periksa juga tekanan udara ban serep. Sesuaikan tekanan udara dengan rekomendasi pabrikan dan tingkatkan sekitar 10 psi untuk mengantisipasi ban serep kempis karena waktu penyimpanan yang lama.
Perhatikan alur telapak ban serep, jangan sampai terlihat aus atau ada kerusakan seperti robek. Bersihkan kerikil atau batu yang terselip di antara telapak ban tersebut. Kemudian, cuci agar terhindar dari kotoran, debu, atau potensi karat pada pelek. (ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
5 Mobil SUV yang Meluncur di GJAW 2025, Ada Suzuki Grand Vitara hingga BJ30 Hybrid FWD
3 Mobil Hybrid Suzuki yang Rilis selama 2025, Siap Jadi Primadona Baru!