MerahPutih.com - Area taman Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, merupakan proyek strategis nasional untuk mengembangkan Pelabuhan Benoa, Bali, menjadi pusat pariwisata maritim unggulan.
Kawasan itu mengintegrasikan antara sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan untuk menciptakan dampak ganda terhadap pertumbuhan perekonomian regional dan nasional.
Pengembangan BMTH menelan anggaran untuk pengerjaan proyek di laut mencapai Rp 1,2 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN). Sedangkan untuk pengerjaan infrastruktur di darat menelan anggaran mencapai Rp 2,2 triliun dari kantong BUMN bidang pelabuhan itu.
Kawasan ini juga bakal disulap menjadi lokasi konser musik. Hal itu diungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir telah meninjau area pengembangan I Pelabuhan Benoa yang di dalamnya terdapat Taman Segara Kerthi seluas sekitar 8,11 hektare.
Baca juga:
Selain taman, area pengembangan I juga terdapat kawasan marina seluas 4,6 hektare, hiburan 3,78 hektare, ritel/gaya hidup seluas 3,21 hektare.
Direktur Strategi Pelindo Prasetyo menjelaskan, kawasan pelabuhan juga akan dipercantik sebagai tempat konser dan akan saling mengintegrasikan desain dengan kawasan marina.
Kawasan BMTH menjadi daya tarik wisatawan mancanegara yang menumpangi kapal persiar untuk singgah di Bali. Selama 2024 sebanyak 56 kapal pesiar sudah sandar di Pelabuhan Benoa dengan arus penumpang mencapai 102.639 orang.
"Bahkan dermaga kapal pesiar yang sudah diperluas menjadi sepanjang 500 meter mampu menampung dua kapal pesiar berukuran jumbo dalam waktu bersamaan," katanya. (*)