Baku Tembak di Akademi Militer Kabul: 4 Penyerang dan 3 Tentara Tewas
Militer Afghanistan. (Screenshot Twitter @pajhwok)
MerahPutih.com - Penembakan mematikan terjadi di sebuah akademi miilter di Ibu Kota Kabul, Afgahnistan, Senin (29/1). Serangan disusul dengan aksi baku tembak dengan tentara nasional Afghanistan.
Laporan dari media setempat Pajhwok melalui media sosialnya, baku tembak telah berakhir. Serangan itu menewaskan lima tentara nasional dan setidaknya 10 luka-luka. Sementara itu empat pelaku tewas dan seorang pelaku ditangkap.
Laporan media setempat, seperti dilansir BBC, mengatakan Universitas Pertahanan Nasional Marshal Fahim diserang Senin pagi.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di akademi militer ini.
Teror di Afghanistan menjadi perhatian publik Indonesia karena pada hari ini, Senin (29/1), Presiden Jokowi tengah melakukan kunjungan ke Ibu Kota Kabul. Jokowi bertolak dari Dhakka dan kunjunga ke Afghanistan dalam kapasitas kunjungan kenegaraan dan melakukan pertemuan bilateral.
Peristiwa penembakan di akademi militer terjadi setelah serangan mematikan bom mobil yang juga terjadi di Kabul, Sabtu (27/1) kemarin.
Penyerangan itu menewaskan 103 orang dan banyak menimbulkan korban luka-luka. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Gempa Afghanistan, Uni Eropa Nyatakan akan Kirim Bantuan meskiJaga Jarak dari Taliban
Gempa Afghanistan, Korban Tewas Bertambah Jadi 900, Tim Penyelamat Sisir Pegunungan Cari Penyintas
Diguncang Gempa Magnitude 6, Desa-Desa di Afghanistan Timur Hancur, 800 Orang Tewas, dan 2.500 Terluka