Teknologi

Bahaya Spyware Mengintai 1,5 Miliar Pengguna WhatsApp

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 15 Mei 2019
Bahaya Spyware Mengintai 1,5 Miliar Pengguna WhatsApp

WhatsApp terancam bahaya spyware (Foto: Pexels/Anton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBANYAK 1,5 miliar pengguna WhatsApp terancam terkena suntikan spyware dari para peretas. Seperti yang diberitakan Daily Mail, ancaman spyware yang bisa dilakukan peretas tersebut menggunakan perangkat lunak tingkat militer.

Hal ini terjadi karena adanya kerentanan atau celah pada aplikasi berbalas pesan tersebut. WhatsApp telah mengeluarkan pembaruan terbaru untuk mengatasi ancaman itu. Tapi, sepertinya pembaruan tersebut belum bisa menjamin keamanan pengguna WhatsApp.

Kerentanan pada WhatsApp ini dapat dimanfaatkan peretas untuk menyuntikkan spyware melalui panggilan telepon. Kode spyware tetap bisa ditransmisikan meskipun pengguna enggak menjawab panggilan telepon.

Setelah kode tersebut ditransmisikan, maka peretas dapat mengakses atau merusak segala data yang ada pada aplikasi. Termasuk foto dan video serta akses mikrofon dan kamera.

Namun, panggilan telepon tersebut akan menghilang dari daftar panggilan telepon pengguna. Sehingga jejak panggilan tersebut akan terhapus. Spyware tersebut kabarnya dikembangkan intelijen cyber Israel bernama NSO Group.

Spyware mengintai melalui panggilan telepon (Foto: Pexels/Pixabay)

Kejadian ini membuat WhatsApp mendesak 1,5 miliar pengguna mereka di seluruh dunia untuk melakukan pembaruan terbaru yang telah dirilis WhatsApp pada Selasa (14/5) kemarin.

Baca juga:

5 Fitur Baru WhatsApp yang Diprediksi Rilis di 2019, Apa Saja?

Meskipun pembaruan terbaru sudah diluncurkan. Andrew Martin, CEO perusahaan keamanan cyber yang berbasis di London, DynaRisk, mengatakan pembaruan tersebut enggak menjamin dapat melindungi privasi pengguna.

"Mengingat kurangnya pengetahuan tentang spyware pada tahap ini, bahkan pembaruan perangkat lunak yang dikirim oleh WhatsApp mungkin tidak cukup untuk melindungi privasi pengguna," kata Martin kepada Daily Online.

Martin mengatakan pengguna enggak perlu khawatir dengan pengintaian yang disponsori negara. Untuk saat ini kerentanan tersebut hanya mengancam target tertentu. Akan tetapi, ada kemungkinan metode serupa akan segera digunakan oleh operasi kecil penjahat dan peretas untuk menargetkan orang-orang biasa.

Kerentanan keamanan pada WhatsApp ini pertama kali dilaporkan oleh Financial Times. (ikh)

#WhatsApp
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Dengan template-template bertema Hari Kartini 2026 yang viral di media sosial, setiap orang bebas mengekspresikan dan memilih tema yang bisa dikombinasikan dengan foto terbaik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Fun
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Kumpulan 25 ucapan Natal yang hangat dan menyentuh, cocok dibagikan di media sosial dan WhatsApp untuk keluarga, teman, dan rekan kerja.
ImanK - Rabu, 24 Desember 2025
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Indonesia
Bikin WA Grup Khusus, 17 Orang Ditangkap Termasuk Anak Bawah Umur Terkait Demo Rusuh Solo
Mereka yang ditangkap tergabung WA Grup khusus “Budal Ngetan” yang dibikin siang hari sebelum kerusuhan terjadi..
Wisnu Cipto - Sabtu, 20 September 2025
Bikin WA Grup Khusus, 17 Orang Ditangkap Termasuk Anak Bawah Umur Terkait Demo Rusuh Solo
Lifestyle
WhatsApp Hadirkan Fitur Privasi Baru: Bisa Matikan Kamera Sebelum Menerima Panggilan Video
WhatsApp sedang mengembangkan fitur baru yang memberikan kontrol lebih kepada pengguna terkait privasi saat menerima panggilan video.
ImanK - Kamis, 13 Maret 2025
WhatsApp Hadirkan Fitur Privasi Baru: Bisa Matikan Kamera Sebelum Menerima Panggilan Video
Fun
WhatsApp Perkenalkan CTWA, Fitur Iklan yang Bikin UKM Lebih Dekat dengan Pelanggan Saat Ramadan
WhatsApp hadirkan fitur Click to WhatsApp Ads (CTWA) untuk bantu UKM di Indonesia tingkatkan penjualan selama Ramadan.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 25 Februari 2025
WhatsApp Perkenalkan CTWA, Fitur Iklan yang Bikin UKM Lebih Dekat dengan Pelanggan Saat Ramadan
Lifestyle
WhatsApp Tambah Fitur Musik di Status, Mirip Instagram Stories
WhatsApp menambahkan fitur musik di Status. Untuk mengaksesnya, maka bisa menggunakan WhatsApp versi Beta terbaru.
Soffi Amira - Selasa, 21 Januari 2025
WhatsApp Tambah Fitur Musik di Status, Mirip Instagram Stories
Lifestyle
Mulai 1 Januari 2025, 19 HP Android ini Tak Bisa Akses WhatsApp Lagi
19 HP Android ini tak bisa mengakses WhatsApp lagi mulai 1 Januari 2025. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Kamis, 26 Desember 2024
Mulai 1 Januari 2025, 19 HP Android ini Tak Bisa Akses WhatsApp Lagi
Lifestyle
Fitur Meta AI WhatsApp Mengganggu? Ikuti Cara Menonaktifkannya di Sini
Cara Menonaktifkan Fitur Meta AI di WhatsApp: 1. Pastikan WhatsApp Versi Terbaru, 2. Akses Pengaturan WhatsApp, 3. Temukan Pengaturan Meta AI, 4. Nonaktifkan Meta AI
ImanK - Selasa, 24 Desember 2024
Fitur Meta AI WhatsApp Mengganggu? Ikuti Cara Menonaktifkannya di Sini
Lifestyle
Fitur Meta AI di WhatsApp: Cara Mengaktifkan, Menggunakan, dan Menonaktifkan
Meta AI telah hadir di WhatsApp lebih dari satu tahun dan terus mengalami pembaruan dengan berbagai fitur baru. Bagaimana cara menggunakan Meta AI di WhatsApp?
ImanK - Sabtu, 07 Desember 2024
Fitur Meta AI di WhatsApp: Cara Mengaktifkan, Menggunakan, dan Menonaktifkan
Bagikan