Bahaya Mencampur Beragam Jenis Bahan Bakar di Tengah Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Bahaya Mencampur Beragam Jenis Bahan Bakar di Tengah Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

Ilustrasi. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kenaikan harga BBM nonsubsidi memicu kekhawatiran masyarakat sehingga banyak pemilik kendaraan mempertimbangkan strategi penghematan dengan cara mencampur jenis bahan bakar atau beralih ke BBM dengan oktan rendah.

Namun, langkah ini justru menyimpan risiko fatal yang dapat merusak komponen internal mesin dalam jangka panjang.

Baca juga:

BBM Nonsubsidi Naik, DPR Desak Perbaikan Transportasi Umum untuk Tekan Beban Masyarakat

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, memperingatkan bahwa mengganti BBM dari oktan tinggi ke rendah berdampak langsung pada penurunan performa kendaraan secara signifikan.

“Risiko utama mengganti jenis BBM beroktan lebih rendah pada kendaraan adalah mesin menjadi panas berlebih, tenaga drop drastis, dan konsumsi BBM justru meningkat,” tegas Yannes, Selasa (21/4).

Bahaya Penumpukan Karbon dan Mesin Overheat

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan dalam durasi 10.000 hingga 20.000 km memicu penumpukan deposit karbon pada ruang bakar dan injektor.

Kondisi tersebut menyebabkan mesin mengalami idle kasar, akselerasi yang tersendat, serta emisi gas buang yang jauh lebih kotor.

Kendaraan dengan spesifikasi tinggi, seperti mobil sport yang memiliki turbo atau rasio kompresi besar, menghadapi ancaman keausan pada komponen krusial seperti ring piston.

Ketidaksesuaian oktan membuat proses pembakaran menjadi tidak sempurna dan merusak bagian dalam mesin secara perlahan.

Larangan Mencampur Pertamax Turbo dan Pertamax Biasa

Selain mengganti jenis, praktik mencampur dua jenis BBM berbeda, misalnya Pertamax Turbo dengan Pertamax biasa, sangat tidak direkomendasikan.

Yannes menjelaskan bahwa setiap jenis bahan bakar memiliki komposisi aditif, densitas, dan karakteristik pembakaran yang berbeda-beda.

“Tidak disarankan mencampur Pertamax Turbo dengan Pertamax biasa, sebab kedua jenis BBM ini memiliki komposisi aditif, densitas, dan karakteristik pembakaran berbeda,” jelas Yannes.

Baca juga:

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi

Ketidakstabilan angka oktan hasil pencampuran ini memicu knocking sporadis atau suara ketukan pada mesin. Selain itu, endapan yang terbentuk berpotensi menyumbat filter dan merusak sistem injeksi bertekanan tinggi seperti Common Rail atau GDI.

“Kerusakan komponen ini dalam jangka panjang akan membuat kita harus mengeluarkan biaya perbaikan hingga belasan juta rupiah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, per 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) telah menyesuaikan harga Pertamax Turbo menjadi Rp19.400 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp23.900 per liter untuk wilayah DKI Jakarta. Sementara itu, harga Pertalite masih tetap di angka Rp10.000 per liter.

#Bahan Bakar Minyak #BBM #Pertamax #Harga Pertamax #BBM Nonsubsidi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Pemprov Bali berlakukan WFH dan sekolah daring 15-17 Oktober 2026 imbas antrean BBM. Simak aturan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - 2 jam, 49 menit lalu
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Indonesia
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Penambahan pasokan dan percepatan penyaluran diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan serta memulihkan pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Indonesia
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
. Warga berbondong-bondong mengisi BBM secara bersamaan sehingga pasokan di sejumlah SPBU cepat habis.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Indonesia
Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Daftar harga BBM di SPBU Pertamina di awal Oktober 2026 belum berubah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Indonesia
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Harga BBM 1 Oktober 2026 tidak berubah dari September. Simak daftar harga Pertalite, Biosolar, Pertamax, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Bagikan