Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Asian Games

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 02 Maret 2018
Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Asian Games

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tanjung Palas, kota Dumai, Dumai, Riau, Rabu (21/2). (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Greenpeace Indonesia mengingatkan pemerintah akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa mengancam kegiatan Asian Games 2018.

Asia Games 2018 akan berlangsung di Palembang, pertengahan Agustus mendatang. Sementara itu, wilayah Sumatera menjadi salah satu wilayah Indonesia yang rawan karhutla seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada bulan-bulan itu merupkan musim kemarau.

"Kabut asap menjadi ancaman nyata bagi Asian Games 2018 yang akan digelar di Sumatera Selatan pada Agustus nanti," ujar Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Asep Komarudin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (3/1), dilansir Antara.

Pasalnya, Agustus berada dalam periode musim kemarau. Belajar pada pengalaman karhutla tahun lalu, titik panas (hotspot) dan kebakaran sudah muncul sejak Februari, kemudian meningkat pada musim kemarau pada bulan Mei hingga Oktober.

Pada awal 2018, hotspot terbilang cukup banyak. Catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hotspot di awal 2018 meningkat 20 persen dari awal tahun sebelumnya. Empat provinsi termasuk Sumatera Selatan pun sudah menetapkan status siaga darurat karhutla.

Kondisi bisa mengkhawatirkan jika karhutla terjadi di sebelah timur dan selatan Palembang, dan prakiraan angin pada Agustus mendatang akan bertiup dari arah selatan serta timur menuju ke utara, maka kabut asap berpotensi menyelimuti Kota Palembang sehingga membahayakan kesehatan warga dan peserta Asian Games yang tengah bertanding.

Terhadap ancaman ini, pemerintah pusat dan daerah diharapkan mempunyai langkah-langkah mitigasi.

"Pemerintah juga secara paralel harus menyasar akar permasalahan yaitu menghentikan dan menindak tegas perusahaan-perusahaan yang masih membuka hutan dan lahan gambut," tambah Asep.

Menurut dia, solusi lainnya adalah penerapan transparansi dalam pengelolaan hutan dan lahan, sesuai komitmen Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan Kebijakan Satu Peta dan mempermudah akses dokumen perizinan agar publik dapat ikut mengawasi.

"2018 adalah tahun krusial untuk penyelamatan hutan dan gambut yang tersisa. Demi menjaga nama baik Indonesia dalam kegiatan kompetisi olahraga tingkat internasional, pemerintah harus bergerak cepat mengantipasi karhutla, jangan sampai kalah dengan kabut asap," ujar Asep. (*)

#Greenpeace Indonesia #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Menlu Singapura Vivian Balakrishnan lakukan kunjungan mendadak temui Presiden Prabowo Subianto sore ini bahas satgas karhutla. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Indonesia
Menlu RI: Warga Sumatra dan Kalimantan Jadi Korban Pertama Kabut Asap Karhutla
Pemerintah Indonesia memahami kekhawatiran negara-negara tetangga terhadap dampak kabut asap lintas batas.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Menlu RI: Warga Sumatra dan Kalimantan Jadi Korban Pertama Kabut Asap Karhutla
Indonesia
Indonesia Masih Belum Terima Bantuan Singapura Buat Padamkan Karhutla
Presiden Prabowo telah menginstruksikan peningkatan intensitas dan koordinasi, pengoptimalan respons nasional, dan pemanfaatan semua sumber daya nasional untuk penanganan karhutla dan dampaknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Indonesia Masih Belum Terima Bantuan Singapura Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Dana Karhutla Bisa untuk Pengobatan ISPA hingga Pemulihan Gambut, ini Aturan Mendagri
Bantuan dapat digunakan mendukung operasi pemadaman darat, metode suntik gambut, pengadaan bahan bakar dan logistik, serta mobilisasi tim penanganan kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Dana Karhutla Bisa untuk Pengobatan ISPA hingga Pemulihan Gambut, ini Aturan Mendagri
Indonesia
Mendagri Tito Desak Daerah Segera Gunakan Dana Rp 1,24 Triliun untuk Atasi Karhutla
Dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak boleh berhenti pada penyaluran dana, tetapi harus segera diwujudkan dalam langkah operasional di lapangan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Mendagri Tito Desak Daerah Segera Gunakan Dana Rp 1,24 Triliun untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Penanganan karhutla di Gunung Lawu membutuhkan kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Perhutani, dan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Indonesia
Karhutla Mulai Ancam Kawasan IKN, Polri Kerahkan 100 Personel Brimob
Pengerahan pasukan tersebut dilakukan di tengah upaya penanganan karhutla di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Mulai Ancam Kawasan IKN, Polri Kerahkan 100 Personel Brimob
Indonesia
Mabes Polri Kirim 105 Personel BKO Buat Padamkan Karhutla di Palangkaraya dan Taman Nasional Tanjung Puting
Dari total 100 personel Brimob, sebanyak 25 personel akan ditempatkan kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Mabes Polri Kirim 105 Personel BKO Buat Padamkan Karhutla di Palangkaraya dan Taman Nasional Tanjung Puting
Indonesia
TNI Kerahkan 2 Hercules Sebar Dry Ice di Area Karhutla
Dry ice yang dikirim pada Minggu (25/10) itu akan dipakai untuk menciptakan hujan buatan guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
TNI Kerahkan 2 Hercules Sebar Dry Ice di Area Karhutla
Indonesia
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Bagikan