MERAHPUTIH.COM - MEMPERHATIKAN kondisi feses merupakan kebiasaan yang bagus. Kamu bisa mengetahui kondisi kesehatan pencernaanmu lewat warna feses. Apabila ditemukan darah di feses, itu bisa menjadi indikasi penyakit kronis. Feses berdarah disebut juga dengan hematochezia dan melena. Kondisi ini ditandai dengan feses berwarna merah terang.
Hematochezia sering disebabkan adanya perdarahan saluran cerna bagian bawah, termasuk perdarahan hebat saluran cerna bagian atas yang terjadi secara cepat. Gejala feses berdarah bisa menjadi tanda kanker usus.
Kondisi kanker usus sering terlambat dideteksi karena gejala awal yang muncul menyerupai gejala wasir (hemoroid). Wasir adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah di dalam atau di sekitar anus yang bisa menyebabkan darah merah terang pada tinja atau di kertas toilet.
Kanker usus yang lambat dideteksi menyebabkan penderita tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat. Pada akhirnya, hal itu membuat penderita mengalami pengurangan kualitas hidup sampai risiko kematian.
Baca juga:
Begini Gejala Awal Kanker Usus Besar pada Kelompok Dewasa-Muda
Pada beberapa kasus, penderita kanker usus baru mengetahui kanker sudah memasuki stadium yang tingkatnya lebih tinggi sehingga kesempatan penyembuhan menjadi lebih sempit. Seperti dilansir Healthline, beberapa gejala umum yang mengidentifikasi seseorang menderita kanker usus meliputi kram atau nyeri perut, sembelit, feses berwarna gelap atau darah di feses, diare, kelebihan gas, kelelahan, perasaan buang air besar belum tuntas, penyempitan feses, pendarahan dubur, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, dan rasa lemah.
Selain memperhatikan gejala yang muncul, pemeriksaan awal kanker usus juga mempertimbangkan riwayat pasien, seperti adanya polip kolorektal, riwayat keluarga kanker kolorektal, pola makan yang tidak sehat, diabetes tipe 2, kolitis ulseratif, penyakit Crohn poliposis adenomatosa familial, keturunan kanker usus besar nonpoliposis, serta kurangnya aktivitas fisik.(ayu)
Baca juga: