Ayu Azhari Dipastikan Tidak Ada Kaitan dengan Penjualan Senjata Ilegal Anaknya

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 08 Januari 2020
 Ayu Azhari Dipastikan Tidak Ada Kaitan dengan Penjualan Senjata Ilegal Anaknya

Kasus senjata ilegal anak Ayu Azhari, Axel Djody Gondokusumo kini sudah ditangani polisi (Foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Axel Djody Gondokusumo, putra Ayu Azhari, ditangkap polisi karena menjual senjata api ilegal kepada pengemudi mobil mewah koboi Abdul Malik.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mengatakan kalau Ayu Azhari tidak diperiksa terkait hal tersebut. Sebab, ia tidak ada kaitannya mengenai jual-beli senpi ilegal itu.

Baca Juga:

Gerindra: Pengusutan Isu Impor Senjata Ilegal Harus dengan Kepala Dingin

"Nggak kita periksa karena nggak ada kaitannya," kata Bastoni kepada wartawan, Rabu (8/1)

Axel beserta Yunarko (36) dan Muhammad Setiawan Arifin (25) ditangkap pada Minggu (29/12).

Axel Djody diduga memasok senjata ilegal unutk Abdul
Senjata ilegal yang dipasok Axel untuk pengusaha koboi Abdul Malik (Foto: ANTARA)

Perbuatan Axel terbongkar usai pendalaman perkara melalui Abdul Malik.

"Hasil keterangan AM, (ia) peroleh senjata M16 dan AR 15 dari ADG dan MSA," ucap Bastoni.

Sementara, pistol Glock 19 kaliber 9 milimeter dan Zoraki kaliber 380 Auto diperoleh dari Yunarko. Polisi ringkus Axel di kediamannya yang berlokasi di daerah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Setiawan dicokok di rumahnya sekitar Pinang Ranti, Jakarta Timur, dan Yunarko ditangkap di area Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari ketiganya akan terus dilakukan pendalaman dari mana asalnya (senjata). Sementara masih dalam proses penyelidikan," ujar Bastoni.

Menurut penuturan para tersangka, lanjut dia, mereka baru satu kali menjual senjata api ilegal kepada Abdul Malik. Polisi masih menggali keterangan ihwal apakah ketiganya menjual ke orang lain.

Bastoni menyatakan senjata yang dijual adalah milik pribadi mereka.

"Keterangan ketiga pelaku, (senjata) milik pribadi dijual kepada AM. Itu keterangan pelaku, kami tidak buru-buru percaya, masih didalami keterangan saksi dan bukti lainnya," jelas dia.

Pelaku menjual senjata dengan harga bervariasi, bahkan capai ratusan juta rupiah. "Termasuk granat ini, dibeli oleh AM seharga Rp15 juta dari Y," imbuh Bastoni.

Selain digunakan untuk berburu, Abdul Malik merupakan kolektor senjata, maka ia menebus senjata-senjata itu.

Abdul Malik dan tiga penjual senjata itu sudah saling kenal, dari situlah mereka bertransaksi. Metode pembayaran dilakukan secara tunai maupun transfer antarbank. Kini polisi masih buru satu terduga pelaku lainnya.

Baca Juga:

Ketum PKB Minta Kasus 5000 Pucuk Senjata Ilegal Diusut Tuntas

Bastoni menyatakan Axel cs tidak terdaftar sebagai anggota Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) dan mereka merupakan sipil. Bahkan senjata api itu tidak berizin.

"Senjata ini semua tidak ada izin, kecuali senjata yang digunakan AM saat pengancaman di Kemang," imbuh dia.

Para tersangka dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.(Knu)

Baca Juga:

Alur Cerita Kasus Pembelian Senjata Ilegal yang Menimpa Kivlan Zen

#Ayu Azhari #Senjata Ilegal #Senpi Ilegal #Polres Jakarta Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Komisi III DPR menyoroti temuan ratusan senjata di sekolah Jakarta Selatan. DPR meminta adanya evaluasi pengamanan.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Indonesia
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Polri menegaskan kepemilikan senjata api sipil di Indonesia hanya untuk profesi tertentu. Calon pemilik wajib lolos tes kesehatan, psikologi, sertifikat menembak, dan screening Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Indonesia
Kasus Balita Tewas Masuk Lubang Proyek di Tebet Diambil Alih Polres Jaksel, Kontraktor Diperiksa
Balita 4 tahun tewas terperosok ke lubang proyek lapangan futsal di Tebet. Polisi memanggil kontraktor dan saksi, kasus ditangani Unit PPA Polres Jaksel.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kasus Balita Tewas Masuk Lubang Proyek di Tebet Diambil Alih Polres Jaksel, Kontraktor Diperiksa
Indonesia
20 Tahun Beroperasi, Akhir Bisnis Gelap Ki Bedil Bos Pemasok Senpi Ilegal Jawa Barat
Bareskrim Polri berhasil meringkus TS alias Ki Bedil yang dikenal sebagai perakit dan pemasok, sekaligus penjual senjata ilegal di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
20 Tahun Beroperasi, Akhir Bisnis Gelap Ki Bedil Bos Pemasok Senpi Ilegal Jawa Barat
Indonesia
Cewek Tabrak Pagar Rumah JK Sepakat Bayar Ganti Rugi Rp 25 Juta, Polisi Hentikan Perkara
Kepolisian resmi menghentikan perkara penabrakan pagar rumah JK karena pihak korban tidak membuat laporan resmi ke kepolisian.
Wisnu Cipto - Kamis, 19 Februari 2026
Cewek Tabrak Pagar Rumah JK Sepakat Bayar Ganti Rugi Rp 25 Juta, Polisi Hentikan Perkara
Indonesia
Penyebab Kematian Lula Lahfah Terungkap, Polisi Hentikan Penyelidikan Sang Influencer
Pihak keluarga juga telah meminta agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Penyebab Kematian Lula Lahfah Terungkap, Polisi Hentikan Penyelidikan Sang Influencer
Indonesia
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Selain tabung, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) pada sebuah kotak berwarna merah muda yang berisi berbagai macam obat-obatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Indonesia
Penyebab Kematian Lula Lahfah Belum Terungkap, Polisi Telusuri Rekaman CCTV
Polisi kini masih mendalami kematian selebgram Lula Lahfah, yang ditemukan tewas di apartemennya. Rekaman CCTV pun sedang diperiksa.
Soffi Amira - Senin, 26 Januari 2026
Penyebab Kematian Lula Lahfah Belum Terungkap, Polisi Telusuri Rekaman CCTV
Indonesia
Penyebab Kematian Lula Lahfah Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Visum dan Lab Forensik
Penyebab kematian Lula Lahfah kini masih menjadi misteri. Polisi tengah menunggu hasil visum dan lab forensik dari kematian selebgram itu.
Soffi Amira - Senin, 26 Januari 2026
Penyebab Kematian Lula Lahfah Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Visum dan Lab Forensik
Bagikan