MerahPutih Internasional - Seorang pria asal Irak dikabarkan menembak mati tujuh militan ISIS dalam rangka aksi balas dendam. Aksinya ini diduga sebagai tindakan balas dendam karena anak laki-lakinya telah dieksekusi oleh anggota ISIS.
Basil Ramadan, pria berusia 60 tahun ini menggunakan AK-47 untuk melancarkan aksi balas dendamnya di Tikrit, Bagdad. Anaknya yang bernama Ahmed Basil adalah salah satu dari delapan orang yang ditembak mati oleh tentara ISIS pada Januari lalu karena diduga merupakan mata-mata pemerintah Irak.
BACA JUGA: Video ISIS Eksekusi Pria Gay Hebohkan Publik
Seperti yang dilansir Mirror, ISIS merilis foto eksekusi Ahmed Basil bersama tujuh teman lainnya dan ditujukan kepada negara-negara Islam. Foto itu bahkan mereka beri judul “the Day of Judgement” (Hari Penghakiman).
Foto tersebut merupakan cuplikan dari video yang menunjukkan delapan pria sedang memakai baju berawan oranye di Teluk Guantanamo. Dalam video eksekusi ini, Ahmed Basil dituduh sebagai mata-mata pemerintah Irak untuk mencari markas dan kediaman para militan ISIS.
BERITA LAINNYA: