Autopsy Simulator Datang untuk PS5 dan Xbox Series, Rilis 3 April
(Foto: Gematsu)
MerahPutih.com - Game horor simulasi Autopsy Simulator akan hadir di PlayStation 5 dan Xbox Series pada 3 April 2025. Pengumuman ini disampaikan oleh Team17 selaku penerbit bersama pengembang Woodland Games.
Sebelumnya, Autopsy Simulator telah dirilis lebih dulu untuk PC melalui Steam pada 6 Juni 2024, demikian seperti dikutip dari Gematsu, Kamis (20/3).
Dalam game berjudul lengkap Autopsy Simulator: Dead Memories ini, pemain berperan sebagai seorang ahli patologi paruh baya yang mengalami kemunduran karier dan kehilangan istrinya. Kisah berubah saat ia menemukan benda misterius dari masa lalunya di dalam tubuh jenazah yang ia bedah.
Game ini menampilkan fitur simulasi autopsi dengan detail tinggi dan dirancang bersama para ahli forensik sungguhan. Pemain akan memeriksa tubuh, mempelajari berkas kasus, serta mengungkap misteri yang tersembunyi.
Baca juga:
6 Judul Baru akan Rilis di Xbox Game Pass 2025, Termasuk South of Midnight dan Clair Obscur
Selain mode cerita dengan nuansa horor, tersedia juga mode simulasi murni tanpa elemen horor.
Team17 menyebut Autopsy Simulator menyuguhkan pengalaman yang imersif sekaligus menantang, tidak disarankan untuk pemain yang lemah hati. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme