Aturan Baru Perjalanan Penumpang Darat Berimbas ke Perubahan Jadwal KRL Jabodetabek

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 11 Februari 2021
Aturan Baru Perjalanan Penumpang Darat Berimbas ke Perubahan Jadwal KRL Jabodetabek

Commuter Line. Foto:@CommuterLine

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mulai tanggal 10 Februari 2021 telah memberlakukan jadwal baru perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta api lokal yang dikelolanya sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) tahun 2021.

Perjalanan KRL bakal ditambah guna memaksimalkan penerapan protokol kesehatan COVID-19. GAPEKA 2021 ini akan menggantikan GAPEKA tahun 2019 yang menjadi dasar penyusunan jadwal kereta, termasuk penambahan frekuensi dan jadwal perjalanan KRL dibanding yang berlaku saat ini.

"Tujuannya untuk masyarakat luas yang aman, nyaman dan sehat bagi penggunanya,” jelas Direktur Utama PT KCI, Wiwik widayanti, Kamis (11/2).

Baca Juga

Harga Tiket dan Jadwal KRL Solo Yogyakarta

GAPEKA 2021 disusun menyesuaikan dengan perkembangan keperluan operasional perekeretaapian, pembangunan prasarana perkeretaapian, serta kebutuhan pengguna kereta. Pemberlakuan GAPEKA 2021 ini akan mempengaruhi jadwal perjalanan KRL, waktu tempuh perjalanan, relasi KRL, dan stabling KRL untuk perawatan harian.

Pada GAPEKA 2021 ini KAI Commuter memprogramkan operasional perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek tiap harinya sejumlah 1.151 perjalanan dengan 94 loop yang beroperasi.

Jumlah frekuensi perjalanan yang diprogramkan tersebut bertambah 94 perjalanan dibandingkan dengan program GAPEKA 2019 dimana terdapat 1057 perjalanan dan 90 loop untuk KRL Commuter Line Jabodetabek.

Meskipun demikian, tidak seluruh perjalanan yang diprogramkan tersebut akan berjalan mulai 10 Februari 2021. Ini sehubungan jadwal KRL masih menyesuaikan dengan aturan jam operasional angkutan umum pada masa PSBB maupun PPKM di berbagai wilayah.

Pada awal pemberlakuan GAPEKA 2021 nantinya, KRL Commuter Line Jabodetabek akan tetap beroperasi pada pukul 04:00 – 22:00 WIB dengan 984 perjalanan KRL per hari.

Saat ini dengan jam operasional yang sama, KAI Commuter mengoperasikan 964 perjalanan KRL tiap harinya. Wiwik berharap penambahan perjalanan KRL ini dapat diterima oleh para pengguna jasa KRL.

Baca Juga

KRL Yogyakarta-Solo Mulai Beroperasi Minggu Depan, Ini Jadwalnya

Penambahan perjalanan KRL di GAPEKA 2021 ini juga mendukung protokol kesehatan yang diberlakukan KAI Commuter dalam pembatasan jumlah pengguna tiap keretanya dan pemenuhan jaga jarak antar pengguna KRL.

Dengan adanya penambahan perjalanan KRL di GAPEKA 2021 ini juga, penerapan protokol kesehatan dalam menggunakan transportasi publik khususnya KRL.

"Kami harap dapat lebih maksimal,” tegas Wiwik.

Pada GAPEKA 2021, Jumlah perjalanan KRL untuk lintas Bogor direncanakan sebanyak 476 perjalanan KRL yang terdiri dari Central Line (Bogor/Depok – Jakarta Kota PP) terdapat 267 perjalanan dengan dan Loop Line (Bogor/Depok –Jatinegara PP) terdapat 209 perjalanan.

Sementara jumlah perjalanan KRL Bekasi direncanakan sebanyak 236 perjalanan, yang terdiri dari Cikarang/Bekasi – Jakarta Kota Via Manggarai PP sebanyak 202 perjalanan, dan Cikarang/Bekasi – Jakarta Kota Via Pasar Senen PP terdapat 34 perjalanan.

Untuk lintas Serpong Rangkasbitung/ Parung Panjang/Serpong – Tanah Abang PP) diprogramkan 237 perjalanan KRLpada lintas tersebut. Sementara di lintas Tangerang (Tangerang – Duri PP) pada GAPEKA 2021 ini direncanakan perjalanan KRL sejumlah 118 perjalanan.

KRL
Penumpang KRL. (Foto: Antara)

Sedangkan lintas Tanjuk Priok (Tanjung Priok – Jakarta Kota PP) pada GAPEKA 2021 ini terdapat rencana perjalanan KRL sebanyak 84 perjalanan.

Sejalan dengan penugasan yang diberikan pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (persero) sebagai perusahaan induk, KAI Commuter saat ini juga mengoperasikan KA Lokal Merak, KA Prambanan Ekspres, dan segera akan mengoperasikan KRL Yogyakarta – Solo.

Pada GAPEKA 2021 ini, terdapat 14 perjalanan per harinya untuk KA Lokal Merak yang melayani Merak – Rangkasbitung PP. Untuk KA Prambanan Ekspres pada GAPEKA 2021 relasinya berubah menjadi Kutoarjo - Yogyakarta PP dengan delapan perjalanan per harinya. Sebelumnya KA Prambanan Ekspres melayani lintas Kutoarjo – Yogyakarta – Solo PP.

Sedangkan untuk KRL Yogyakarta – Solo PP yang saat ini masih dalam tahap uji coba untuk masyarakat ,akan beroperasi sepenuhnya mulai 10 Februari sesuai pemberlakuan GAPEKA 2021 dengan 20 perjalanan setiap harinya.

Baca Juga:

Ini Aturan Pengguna KRL saat PSBB Total Jakarta

Dalam pemberlakuan GAPEKA 2021 ini ada sejumlah perubahan pola operasi perjalanan KRL di beberapa lintas, untuk memastikan keselamatan perjalanan KRL serta perawatan Sarana KRL untuk menjamin kehandalan Sarana KRL dalam pelayanan kepada para penggunanya.

Salah satunya adalah KRL pemberangkatan dari Stasiun Maja yang pada GAPEKA 2021 ini berubah menjadi pemberangkatan awal dari Stasiun Rangkasbitung.

Kebijakan ini dengan mempertimbangkan jumlah pengguna KRL dari Rangkasbitung yang terus meningkat dan tersedianya tambahan jalur stabling (jalur untuk kereta berhenti seusai beroperasi dan menjalani perawatan harian) di Stasiun Rangkasbitung.

"Selanjutnya Stasiun Maja tetap melayani naik turun pengguna KRL," ungkapnya.

Baca Juga:
Mengenal Lebih Dalam Tiga Bersaudara: KRL, MRT, dan LRT

Sementara itu pemberangkatan KRL dari Stasiun Sudimara menuju Stasiun Tanah Abang pukul 06:35 WIB pada GAPEKA 2021 ini dialihkan pemberangkatannya menjadi dari Stasiun Parungpanjang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan dan sarana KRL yang stabling di Stasiun tersebut.

"Karena pada dasarnya Stasiun Sudimara bukan sebagai stasiun stabling KRL," tuturnya.

Di GAPEKA 2021 Pada waktu yang sama, pengguna di Stasiun Sudimara akan tetap dilayani oleh KRL tujuan Tanah Abang pada pukul 06:34 WIB. (Knu)

#Kereta Rel Listrik (KRL) #Penumpang KRL #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Bagikan