Headline

Atasi Banjir Kiriman di Jakarta Anies Bakal Bangun Kolam Retensi

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 27 April 2019
 Atasi Banjir Kiriman di Jakarta Anies Bakal Bangun Kolam Retensi

Gubernur Anies saat meninjau lokasi banjir di Jakarta (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/4) sore. Menurut dia penyebab volume air tinggi di Pintu Manggarai berasal dari sampah yang ikut hanyut terbawa aliran sungai hingga menggunung di Pintu itu.

Anies mengatakan, tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai mencapai 170 ton dalam kurun waktu kurang dari 24 jam saja.

"Jadi, sampah ini adalah sampah yang terbawa dari aliran Sungai Ciliwung dan di hari-hari sebelumnya tidak ada volume sampah sebesar ini. Dari info Kadis LH, volumenya beratnya 170 ton sampah dalam kurun waktu kurang dr 24 jam. Ini tim bekerja terus non-stop diangkut (sampahnya), sehingga tidak menganggu aliran air," kata Anies di Jakarta, Jumat (26/4).

Gubernur Anies mengunjungi korban banjir di Jakarta
Gubernur Anies saat mengunjungi para korban banjir di Jakarta Timur (Foto: antaranews)

Melihat realita itu, Anies menegaskan Pemprov DKI Jakarta bakal terus membenahi permasalahan banjir di Jakarta, khususnya banjir yang diakibatkan kiriman air dari hulu. Sehingga, langkah yang paling tepat ialah menahan air sebanyak-banyaknya di hulu agar volume air yang mengalir ke ibu kota tak terlalu besar.

Saat ini, Pemerintah Pusat sedang melaksanakan pembangunan dua waduk di daerah Ciawi dan Sukamahi, Kabupaten Bogor, yang ditargetkan rampung pada Bulan Desember. Meskipun demikian, Anies tetap akan mengupayakan penyelesaian permasalahan banjir dari hulu dengan membangun kolam-kolam retensi.

"Kita perlu tambah lagi (waduk-waduk di daerah hulu), kita juga siapkan kolam retensi untuk menahan aliran air agar terkontrol saat masuk ke Jakarta," ungkap Anies.

Sampai dengan pukul 18:00 WIB, banjir sudah surut di beberapa titik lokasi, seperti di Kel. Lenteng Agung RW 07, Kel. Srengseng Sawah RW 01, Kel. Cikoko RW 01 dan Kel. Pejaten Timur RW 05 s.d 08. Pasca banjir, Satgas SDA Kecamatan melakukan pembersihan lumpur di titik lokasi yang sudah surut.

Banjir melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta dengan ketinggian 3-5 meter
Banjir melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta dengan ketinggian sekitar 2-3 meter (Foto: antaranews)

Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mengirimkan bantuan logistik, makanan siap saji, dan mendirikan tenda pengungsi, serta dapur umum untuk pengungsi akibat bencana banjir 26 April 2019. BPBD pun telah mengirimkan bantuan logistik untuk pengungsi berupa air mineral, biskuit, family kit, dan matras.

Untuk diketahui, daerah terdampak banjir pada tanggal 26 April 2019 terdiri dari 26 titik Banjir yang meliputi 5 titik di wilayah Jakarta Selatan dan 21 titik di wilayah Jakarta Timur. Untuk daerah terdampak banjir di wilayah Jakarta Selatan tepatnya di Kel. Pengadegan RW 01, Kel. Rawa Jati RW 01, 03, 07, dan Kel. Kebon Baru RW 010, dengan ketinggian banjir berkisar antara 10 cm s.d 100 cm.

Sedangkan daerah terdampak banjir di wilayah Jakarta Timur meliputi Kel. Cawang RW 01,02,03,05,012, Kel. Balekambang RW 05, Kel. Cililitan RW 07, Kel. Kamp.Melayu RW 04 sampai 08, dan Kel. Bidara Cina RW 04,05,06,07,011,012,014,015,016 dengan ketinggian banjir berkisar antara 10 cm sampai dengan 230 cm.(Asp)

#Banjir Jakarta #Penanggulangan Banjir Jakarta #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Hujan Deras Minggu (18/1) Sebabkan Banjir di Jakarta, ini Daftar Lokasi yang Tergenang
BPBD DKI Jakarta melaporkan ada 16 RT dan sejumlah ruas jalanan di Jakarta yang tergenang, Minggu (18/1) pagi.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Hujan Deras Minggu (18/1) Sebabkan Banjir di Jakarta, ini Daftar Lokasi yang Tergenang
Indonesia
5 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta masih Terendam Banjir, Minggu (18/1)
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
5 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta masih Terendam Banjir, Minggu (18/1)
Indonesia
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar 109 tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said yang terbengkalai selama lebih dari 21 tahun demi penataan kota.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Indonesia
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Banjir masih menggenangi Jakarta Barat di 2 RT di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian 30 sentimeter.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Indonesia
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
BPBD DKI Jakarta melaporkan banjir di ruas jalan sudah surut. Namun 11 RT di Jakarta Barat dan Utara masih terendam, dengan 1.398 warga mengungsi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
Indonesia
11 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Total Pengungsi 1.398 Jiwa
Banjir masih meredam di lima RT wilayah Jakarta Barat dan enam RT wilayah Jakarta Utara
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
11 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Total Pengungsi 1.398 Jiwa
Indonesia
Banjir Rawa Buaya, Sudin Salahkan Inisiatif Warga Lubangi Turap Malah Jadi Blunder
Turap yang seharusnya menahan luapan air menjadi tidak berguna lantaran sudah dilubangi warga Rawa Buaya Jakarta Barat.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Banjir Rawa Buaya, Sudin Salahkan Inisiatif Warga Lubangi Turap Malah Jadi Blunder
Indonesia
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca selama lima hari untuk meredam hujan ekstrem di Jakarta. BPBD mencatat banjir mulai berangsur surut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Indonesia
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
BPBD DKI Jakarta menyalurkan bantuan logistik senilai Rp 575 juta kepada pengungsi banjir di Jakarta Utara, meliputi makanan, pakaian, dan perlengkapan tidur.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Indonesia
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Dinas SDA DKI mengungkap curah hujan ekstrem menjadi penyebab banjir di Jakarta Utara. Drainase tak mampu menampung air, diperparah rob dan penurunan tanah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Bagikan