Asyiknya Ikut Bukber Bagi yang Tak Berkewajiban Berpuasa

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 29 Maret 2023
Asyiknya Ikut Bukber Bagi yang Tak Berkewajiban Berpuasa

Bukber menjadi sebuah kebiasaan yang hanya dapat ditemukan di bulan Ramadan. (Foto: Unsplash/Spencer Davis V)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

“MASA mereka bukber, nanti gua enggak ikut?” ujar Thalia Lunaadhara Isril saat berkumpul bersama teman-temannya membicarakan rencana buka bersama. Dia penganut Kristen, tapi selalu merasa gembira jika ada acara bukber dari teman-temannya.

Sejak kecil, Thalia telah sering ikut bukber dengan keluarganya yang beragama Islam. Seiring bertambah usia, Thalia makin sering mengikuti bukber dengan teman-temannya yang Muslim.

Mengikuti bukber juga menjadi salah satu bukti menghargai Thalia kepada temannya yang berpuasa sekaligus ajang reuni dengan teman-teman lama.

"Jadi, ini momen yang ditunggu-tunggu,” kata Thalia kepada Merahputih.com.

Baca juga:

Studi Sebut Uang Memberikan Kegembiraan

bukber
Thalia (depan kanan) merasa gembira bila ada undangan bukber dari teman-teman lamanya. (Foto: Thalia)

Thalia merasa gembira bila ada undangan bukber dari teman-teman lamanya. Semenjak kuliah, Thalia menjadi jarang ketemu dengan teman-teman SMA-nya sehingga mereka menjadikan momen bukber sebagai alasan untuk bertemu dan berbagi cerita.

Istilah bukber menjadi yang akrab terdengar saat bulan puasa. Berbukber adalah momen gembira yang ditunggu umat Muslim karena setelah seharian menahan lapar dan dahaga akhirnya boleh memakan dan minum kembali.

Momen bukber ternyata tidak hanya dinantikan oleh umat Muslim yang menunaikan ibadah puasa, tetapi orang yang tidak berpuasa sekali pun juga turut bergembira.

Seperti Thalia, Marcella, mahasiswi tingkat akhir yang beragama Konghucu, mengatakan senang dengan vibes bukber.

“Karena diajakin teman jadi kayak ngerasa seru aja bisa rasain juga vibes senangnya buka bareng sama temen yang Muslim. Terus jadi tahu banyak hal juga kayak cobain makanan khas bukber,” ungkap Marcella kepada Merahputih.com (27/03).

Baca juga:

Datangkan Kegembiraan dengan Pelihara Tanaman Hias

makanan bukber
Makanan juga menjadi salah satu motivasi untuk melakukan bukber. (Foto: Pexels/Pixabay)

Selain ajang reuni dan menghormati undangan, Thalia dan Marcella juga menggunakan bukber sebagai kesempatan icip-icip makanan yang hanya tersua setahun sekali. “Aku juga anaknya suka makan, jadi ketemu untuk makan itu happy juga,” kata Thalia.

Thalia mengakui minimal dua kali seminggu menghadiri acara bukber bersama temannya dan biasanya ia yang mengajak temannya untuk bukber.

“Uniknya, justru banyak aku yang ngajak. Terutama teman-teman SMA yang sudah lama enggak ketemu. Terus sama teman-teman perkuliahan dan kebetulan aku lagi aktif di organisasi jadi pengen juga bukber sama teman satu divisi. Karena ini jadi momen yang aku tunggu-tunggu juga. Jadi, sering kali aku yang ngajak,” beber Thalia.

Salah satu pengalaman yang berkesan bagi Thalia adalah bukber pertama bersama teman kuliahnya pada 2021. Mereka mengadakan bukber unik, yaitu dengan potluck alias membawa makanan sendiri-sendiri.

“Teman-teman aku ada berenam termasuk aku. Jadi, kita masing-masing bawa makanan dan makanan itu banyak banget sampai mereka aja yang tidak makan seharian tetap enggak habis juga. Akhirnya, kita jadi menamakan circle kita itu jadi ‘kenyang bego’ karena pertemuan kita itu,” ujar Thalia.

Tidak berhenti sampai bukber, mereka lalu membuat sebuah akun Instagram untuk review makanan. Cerita bukber yang berujung kekenyangan tersebut menjadi pengalaman terseru Thalia dan sebagai awal kedekatannya dengan teman-teman hingga saat ini. (vca)

Baca juga:

Buat Hati Gembira dengan Berolahraga

#Maret Sebangsa Bergembira #Puasa #Buka Puasa Bersama
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Seseorang yang masih memiliki utang puasa Ramadan sebaiknya mendahulukan puasa wajib.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Indonesia
Iwakum Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) menggelar buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim dan dhuafa di Yayasan YAKIN Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Iwakum Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Lifestyle
Hari Ini Puasa ke Berapa? 8 Maret 2026 Masuk Hari ke-18 Ramadan 1447 H
Hari ini puasa ke berapa? Minggu 8 Maret 2026 merupakan puasa ke-18 Ramadan 1447 H menurut penetapan Kementerian Agama Republik Indonesia. Simak juga jadwal imsakiyah hingga akhir Ramadan
ImanK - Minggu, 08 Maret 2026
Hari Ini Puasa ke Berapa? 8 Maret 2026 Masuk Hari ke-18 Ramadan 1447 H
Lifestyle
Tak Mampu Bayar Sekaligus, Bolehkah Fidyah Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Apa itu fidyah dan bolehkah dibayar secara dicicil? Simak penjelasan lengkap tentang hukum fidyah, dalil Al-Qur’an, dan pendapat ulama terkait kewajiban ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Tak Mampu Bayar Sekaligus, Bolehkah Fidyah Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Lifestyle
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Bagaimana hukum puasa bagi orang sakit dalam Islam? Simak penjelasan berdasarkan Al-Qur’an tentang kapan boleh berbuka, qadha puasa, hingga kewajiban fidyah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Fun
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Apakah puasa sambil main game seharian bisa membatalkan? Era digital ini menimbulkan pertanyaan baru soal hukum bermain game saat puasa.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Fashion
Cara Mudah Bebas dari Ancaman Dehidrasi Kulit Saat Puasa
Masalah dehidrasi kerap terjadi selama bulan Ramadan karena cairan yang masuk ke dalam tubuh jauh berkurang saat menjalani puasa.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
Cara Mudah Bebas dari Ancaman Dehidrasi Kulit Saat Puasa
Lifestyle
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Apakah obat tetes mata membatalkan puasa? Simak penjelasan ulama fikih dan dalilnya. Mayoritas ulama sebut: tidak membatalkan puasa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Lifestyle
Apakah Menggunakan Inhaler Membatalkan Puasa?
Beberapa pengidap gangguan pernapasan membutuhkan obat seperti inhaler untuk melonggarkan pernapasan yang sesak.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Apakah Menggunakan Inhaler Membatalkan Puasa?
Lifestyle
Makna Imsak dalam Tradisi Ramadan, Bukan Cuma Sekadar Tanda Berhenti Makan
Makna Imsak ternyata bukan hanya sekadar tanda berhenti makan dan minum. Imsak menjadi sebuah simbol kesiapan sebelum memasuki waktu puasa.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Makna Imsak dalam Tradisi Ramadan, Bukan Cuma Sekadar Tanda Berhenti Makan
Bagikan