Wisata

Asosiasi Perjalanan AS Rilis Panduan untuk Masa ‘New Normal’

Leonard Leonard - Selasa, 16 Juni 2020
Asosiasi Perjalanan AS Rilis Panduan untuk Masa ‘New Normal’

Melakukan penyemprot elektrostatik dengan disinfektan (Foto: Unsplash/Daniel Lim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DENGAN menatap ke masa depan, Asosiasi Perjalanan AS mengeluarkan panduan baru untuk memengaruhi perjalanan di era new normal.

Pedoman yang dirilis minggu ini dibentuk dengan bantuan para ahli medis dan mencakup semuanya. Mulai dari mengurangi potensi penyebaran COVID-19 dengan meningkatkan kebijakan pembersihan hingga menerapkan hal-hal seperti fitur tanpa sentuhan.

Baca juga:

Pariwisata Jamaika Kembali Dibuka

1
Pedoman dibentuk dengan bantuan para ahli medis.(Foto: Unsplash/Jason Briscoe)

Presiden dan CEO Asosiasi Perjalanan AS Roger Dow mengatakan panduan itu dirilis agar publik melihat industri perjalanan menetapkan standar yang sangat tinggi untuk mengurangi risiko virus. "Praktik yang kami lakukan untuk mencapai standar konsisten melalui setiap fase pengalaman perjalanan," jelas Dow.

Menurutnya, saat perjalanan dibuka kembali, para pelancong perlu percaya diri bahwa langkah-langkah keamanan sudah berlaku sejak keberangkatan mereka sampai kembali ke rumah mereka.

Tujuan lembaga nirlaba itu ialah memberikan arahan dan praktik terbaik bagi industri yang akan membuat para pelancong yang berpotensi gelisah menjadi merasa nyaman. Dengan banyaknya gagasan tentang bagaimana dan kapan perjalanan akan dimulai kembali dan seperti apa kelanjutannya, panduan ini bisa jadi langkah awal.

Baca juga:

Airbnb Kampanyekan Liburan Dekat Rumah

2
Membatasi kontak fisik antara staf dan pelanggan (Foto: Unsplash/Sergey Zorkin)

Untuk karyawan dalam bisnis perjalanan, Asosiasi Perjalanan AS merekomendasikan memperkuat praktik kebersihan tangan. Tidak ketinggalan mengambil tindakan pencegahan seperti membatasi kontak fisik antara staf dan pelanggan. Mereka juga memasang penghalang fisik untuk memungkinkan mereka menjaga jarak.

Guna menjaga kebersihan diri di tempat umum, seperti hotel, asosiasi merekomendasikan memasang stasiun pembersih tangan dan menggunakan desinfektan yang dikenal efektif terhadap penyebaran COVID-19.

Perusahaan-perusahaan seperti Marriott dan Airbnb memperbarui kebijakan pembersihan mereka dengan penerapan teknologi hotel chain. Penyemprot elektrostatik dengan disinfektan seperti yang dilakukan oleh rumah sakit pun diterapkan. Platform sewa rumah berkeras melakukan penyemprotan 24 jam sebelum tamu check-in.

Sementara itu, Singapura telah menetapkan sertifikasi SG Clean yang dapat diperoleh di tempat-tempat seperti hotel dan objek wisata. Sertifikasi itu memberikan ketenangan pikiran kepada pelanggan potensial. (lgi)

Baca juga:

Menara Eiffel Kembali Dibuka, Belum Boleh ke Puncak Menara

#Wisata #New Normal
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Bagikan