Otomotif

ASEAN Miliki Peluang Tinggi Adopsi Mobil Listrik

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 17 Maret 2021
ASEAN Miliki Peluang Tinggi Adopsi Mobil Listrik

ASEAN miliki peluang tinggi adopsi Mobil Listrik (Foto: Unsplash/ralph hutter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ASIA Tenggara menjadi salah satu kawasan yang banyak dilirik oleh pelaku industri, tak terkecuali oleh industri otomotif. ASEAN juga dianggap potensial untuk mengadopsi kendaraan bertenaga listrik dalam waktu dekat, di tengah menjamurnya merek otomotif yang menghadirkan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Dilansir dari Antara, President of Asian Federation of Electric Vehicle Assosiation, Edmund Araga, memberikan pendapat akan potensi besar pasar di kawasan ASEAN untuk kendaraan listrik bukan tanpa alasan, namun terdapat beberapa faktor yang memengaruhinya.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Mengubah Layanan Perawatan Mobil Serba dari Rumah

mobil
Generasi milenial juga selalu tertarik dengan teknologi (Foto: Unsplash/chuttersnap)

"ASEAN is emerging market. Selain teknologi yang kian berkembang, populasi penduduk berusia 25-35 tahun juga tinggi, sehingga ada kapasitas untuk inisiasi perubahan, dan mereka punya kebutuhan mobilitas (tinggi)," kata Araga, dalam forum Nissan FUTURE secara daring.

"Generasi milenial ini juga selalu tertarik dengan teknologi. IoT (internet of things) juga mainkan peran besar ke konektivitas dan kenyamanan," ujar pria asal dari Filipina itu.

Regional Vice President Nissan ASEAN, Isao Sekiguchi yang sependapat dengan Araga mengatakan, ASEAN adalah wilayah yang dinamis, serta menjadi rumah dari kelas menengah yang tumbuh dengan cepat, serta memiliki penduduk dengan usia produktif yang rata-rata di bawah 34 tahun.

Banyak juga warga di kawasan ASEAN yang baru pertamakali memiliki kendaraan. Mereka memiliki kendaraan pribadi karena cenderung mengedepankan kenyamanan (faktor emosional) dan memenuhi mobilitas tinggi, terutama pada kota-kota besar seperti Bangkok dan Jakarta.

Baca Juga:

Inggris Ciptakan Bandara untuk Mobil Terbang

mobil
Studi mengatakan Masyarakat Asean mulai tertarik dengan kendaraan listrik (Foto: Unsplash/jannes glas)

"Peluang kendaraan listrik di ASEAN besar sekali. Pertumbuhan populasi dan demand membuat momentumnya besar. Sekarang banyak orang yang punya kedekatan emosional dengan kendaraan, dan kendaraan listrik bukan cuma lebih ramah lingkungan, tapi juga fun to drive," kata Sekiguchi.

Mengutip dari studi The Future of Electrified Vehicles in Southeast Asia yang dilakukan Frost & Sullivan, mengungkapkan bahwa masyarakat ASEAN mulai menunjukkan antusiasme ke kendaraan listrik menyusul isu kerusakan lingkungan.

Namun, Sekiguchi juga beranggapan bahwa antusiasme dari masyarakat ASEAN ini perlu diimbangi dengan adanya kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan kendaraan listrik di kawasan ASEAN.

"Saya rasa, kombinasi dari pabrikan dan kemitraan antara pemerintah dan swasta bersama menggarap dan tuntaskan masalah ini (dan hadirkan kendaraan listrik), seperti misalnya insentif, dan lainnya," kata Sekiguchi. (kna)

Baca Juga:

E-GMP Milik Hyundai jadi Basis Mobil Elektrik Apple?

#Mobil #Mobil Listrik #Mobil Elektrik #Otomotif #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Apple Perluas Layanan Self Service Repair, Komponen iPhone 18 Pro Kini Sudah Tersedia
Apple kini menjual komponen resmi iPhone 18 Pro. Pemilik pun bisa memperbaiki sendiri HP tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Apple Perluas Layanan Self Service Repair, Komponen iPhone 18 Pro Kini Sudah Tersedia
Tekno
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
OPPO Reno 17 Pro dikabarkan membawa kamera 200MP dan baterai 7.000mAh. Spesifikasi lengkapnya pun kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Tekno
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
POCO X8s kini sudah resmi meluncur di Vietnam. HP ini membawa chipset Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
iPhone 18 standar diperkirakan membawa desain kamera belakang lebih lebar. HP ini kemungkinan meluncur 2027?
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
Tekno
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Redmi K100 bakal meluncur dengan baterai 10.000mAh. HP ini kabarnya bakal debut 27 Oktober 2026.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Olahraga
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
POCO X8s segera meluncur usai mengantongi sertifikasi NBTC Thailand. HP ini membawa Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Biaya perbaikan iPhone Duo bisa menembus Rp 28 juta. Harga resmi ini baru saja dirilis di India.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Tekno
Perdiksi Harga iPhone Duo di Indonesia
Berdasarkan estimasi yang beredar, iPhone Duo diperkirakan dibanderol mulai Rp 34.999.000 hingga Rp 48 juta.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Perdiksi Harga iPhone Duo di Indonesia
Lifestyle
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
GIIAS Makassar 2026 menjadi kesempatan penting bagi Gaikindo untuk mendekatkan inovasi dan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat Sulawesi Selatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Bagikan