Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kuliner

Asal Usul Roti Kompiang, Kuliner Ikonis Flores yang Terinspirasi dari Sosok Pahlawan Tionghoa

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026
Asal Usul Roti Kompiang, Kuliner Ikonis Flores yang Terinspirasi dari Sosok Pahlawan Tionghoa

Roti kompiang, sajian khas Flores.(foto: labuanbajotour.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ROTI Kompiang menjadi salah satu bukti akulturasi gastronomi Tionghoa di kawasan pesisir Indonesia. Camilan sarat karbohidrat ini dikenal sebagai jajanan khas Flores, Nusa Tenggara Timur.

Roti kompiang memiliki bentuk khas oval dengan warna cokelat kekuningan. Teksturnya padat dan renyah di bagian luar, tapi lembut di bagian dalam. Topping taburan wijen yang berlimpah di permukaannya membuat roti kompiang mudah dikenali. Taburan wijen tak hanya sebagai pelengkap loh, tapi juga menambah cita rasa gurih.Tidak mengherankan jika roti ini kerap disajikan bersama secangkir kopi atau teh hangat.

Di balik kesederhanaannya, roti kompiang menyimpan cerita panjang tentang perjalanan budaya hingga akhirnya tiba di Nusa Tenggara Timur.

Salah satu kisah yang banyak dipercaya menyebut roti kompiang dibawa para pedagang etnis Tionghoa yang berlayar dan berdagang di pesisir NTT. Selain menjadi bekal perjalanan, roti ini juga diperdagangkan kepada masyarakat setempat hingga akhirnya dikenal luas. Jika ditelusuri lebih jauh, roti Kompiang sebenarnya berasal dari Kota Fuzhou, ibu kota Provinsi Fujian, Tiongkok. Dalam dialek Jian’ou, roti ini dikenal dengan nama Guang-biang.

Baca juga:

Lontong Kikil, Sajian Khas Surabaya yang Dihidangkan di Acara Pisah Sambut Kepala Negara


Nama tersebut berkaitan dengan sosok pahlawan Dinasti Ming bernama Qi Jiguang. Pada 1563, jenderal tersebut memimpin pasukan menuju Provinsi Fujian untuk menghadapi serangan perompak Jepang. Dalam salah satu kisahnya, Qi Jiguang menyadari bahwa posisi pasukannya sering diketahui musuh karena asap yang muncul saat prajurit memasak makanan. Sebaliknya, para perompak Jepang sulit dilacak karena mereka membawa bekal onigiri yang dapat dimakan tanpa harus dimasak.

Belajar dari strategi tersebut, Qi Jiguang kemudian memerintahkan warga setempat untuk membuat roti kering yang bisa dibawa sebagai bekal tanpa perlu dimasak. Warga pesisir Fujian pun membuat roti sederhana berbentuk bulat dengan lubang di tengahnya.

Lubang tersebut bukan tanpa alasan. Roti-roti itu bisa dirangkai dalam satu tali sehingga mudah dibawa para prajurit saat bergerak di medan perang. Strategi ini akhirnya berhasil membantu pasukan Qi Jiguang memenangi pertempuran melawan para perompak. Untuk mengenang jasanya, roti tersebut kemudian diberi nama Guang-bing. Dalam bahasa Tionghoa, kata bing berarti kue atau roti.

Pada masa awalnya, roti kompiang dibuat tanpa isian. Namun, seiring perkembangan zaman, variasinya semakin beragam. Kini roti kompiang sering diisi dengan berbagai bahan, mulai dari daging sapi, babi, hingga bumbu rempah yang kaya rasa.(tka)

Baca juga:

Kuliner Indonesia Kaya Ajak Menjelajah Sajian Khas Ramadan 2024





#Flores #Kuliner #Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Bagikan