AS Waspadai Serangan Siber Balasan dari Iran, Dari Rumah Sakit Sampai Bendungan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 23 Juni 2025
AS Waspadai Serangan Siber Balasan dari Iran, Dari Rumah Sakit Sampai Bendungan

Ilustrasi aksi kejahatan/serangan siber. (Foto: Unsplash/Clint Patterson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperingatkan kemungkinan adanya serangan siber skala kecil dari Iran sebagai bentuk balasan atas serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Teheran akhir pekan lalu (22/6).

Dalam buletin terorisme nasional yang dirilis Minggu (16/6), Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menyatakan belum ada ancaman langsung yang terdeteksi, namun tetap mewaspadai serangan digital, kekerasan fisik, dan kejahatan kebencian antisemit.

“Ancaman tersebut bisa datang dalam bentuk serangan siber,” kata Kristi Noem, Sekretaris Keamanan Dalam Negeri AS, seperti dikutip euronews.com (23/6).

Menurut laporan intelijen AS, operasi siber Iran tergolong sebagai ancaman besar bagi jaringan dan data negara.

Kelompok siber yang disponsori negara seringkali menyerang jaringan rentan milik pemerintah AS, fasilitas kesehatan, bahkan bendungan di New York.

Baca juga:

Ikuti Langkah AS, Israel Serang Fasilitas Fordow Milik Iran, demi Hambat Jalur Akses

FBI juga mencatat bahwa kelompok Iran pernah melancarkan 46 serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terhadap bank-bank besar AS pada 2012, termasuk American Express dan Wells Fargo.

Kini, organisasi seperti Food and Ag-ISAC dan IT-ISAC sudah bersiap menghadapi kemungkinan serangan lanjutan.

Kelompok aktivis digital (hacktivists) seperti Mr. Hamza dan DieNet juga mulai bermunculan dan mengancam menyerang AS jika ikut campur konflik Iran-Israel.

Mereka mengklaim telah meretas sistem pelatihan dan cloud milik Angkatan Udara AS, serta menyasar perusahaan pertahanan seperti Boeing dan RTX.

Menurut firma siber Radware, kelompok seperti DieNet telah mengklaim 61 serangan ke 19 organisasi AS hanya dalam seminggu.

Serangan ini disebut bermuatan politis, sebagai bentuk balasan terhadap campur tangan militer AS. (*)

Baca juga:

Pengamat Ungkap Dampak Mengerikan Konflik Iran-Israel Bagi Buruh, Pemerintah Wajib Bertindak

#Iran #Perang Iran-Israel #Konflik Israel-Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Bagikan