Armada KRL Sudah di Atas 30 Tahun, PT KAI Minta Tambahan Modal Negara Rp 1,8 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juli 2024
Armada KRL Sudah di Atas 30 Tahun, PT KAI Minta Tambahan Modal Negara Rp 1,8 Triliun

KRL Jabodetabek. Foto: Dok/KAI Commuter

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2025 untuk mendukung pengadaan angkutan penumpang KRL Jabodetabek, termasuk mendatangkan 11 rangkaian kereta baru dari luar negeri.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI Salusra Wijaya mengatakan suntikan ini dibutuhkan untuk mengganti kereta komuter yang mayoritas usianya sudah di atas 30 tahun sekaligus mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.

"Sekarang yang terjadi cadangan sudah habis terpakai dan beberapa kereta sudah tidak dapat difungsikan … sehingga penggantian dan penambahan kereta ini mendesak,” kata Salusra.

Berdasarkan catatan KAI, selama 2023 rata-rata volume pengguna komuter Jabodetabek pada hari kerja mencapai 830 ribu per hari.

Sampai dengan Juni 2024, rata-rata volume pengguna komuter Jabodetabek pada hari kerja mencapai 987 ribu per hari. Volume penumpang diproyeksikan naik setiap tahunnya, dengan rata-rata kenaikan per 2024-2027 sebesar 6 persen.

Baca juga:

Genangan Bikin Perjalanan KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Terganggu

Atas dasar itu, Salusra berpendapat dibutuhkan penambahan sarana untuk menghindari terjadinya kelebihan muatan, baik di stasiun maupun di dalam kereta.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Asdo Artriviyanto menjelaskan, perusahaan menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan armada KRL Jabodetabek pada 2024.

Jumlah armada saat ini hanya 108 rangkaian kereta (trainset), dan 17 trainset harus diistirahatkan untuk perawatan dan peremajaan. Kondisi ini mengakibatkan sisa armada hingga akhir tahun 2024 hanya 89 trainset, sementara kebutuhan operasional mencapai 101 trainset.

Kekurangan 12 trainset ini berpotensi menyebabkan penumpukan penumpang, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna KRL.

Baca juga:

KAI Pesan 8 Rangkaian KRL Baru Lagi dari China

Untuk mengatasi masalah tersebut, Asdo mengatakan KCI akan mendatangkan kereta baru impor dari China sebanyak tiga trainset pada semester I-2025.

KCI akan mendatangkan kereta baru impor pengganti retrofit sebanyak delapan trainset pada semester II-2025, yang juga didatangkan dari China.

KCI juga akan menerima kereta baru dari INKA sebanyak 12 trainset pada semester II-2025 dan empat trainset pada 2026. KCI juga akan melakukan retrofit dua trainset di dalam negeri, yang akan diserahkan pada semester II-2025.

“Kami mengalami krisis kekurangan sarana pada semester II-2024 dan semester I-2025, dan kami akan menyelesaikan krisis ini pada tahun 2025," katanya.

Tambahan modal yang diminta untuk peremajaan armada sebesar Rp 1,8 triliun pada tahun 2025 ini.

#Kereta Rel Listrik (KRL)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Genangan Air Hambat KRL Angke–Kampung Bandan, Perjalanan Dialihkan
Hujan deras di Jakarta menyebabkan genangan di jalur KRL Angke–Kampung Bandan dan pohon tumbang di lintas Tanjung Priok. KAI Commuter lakukan rekayasa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Genangan Air Hambat KRL Angke–Kampung Bandan, Perjalanan Dialihkan
Indonesia
15 Juta Lebih Orang Naik KRL Selama Nataru 2026, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Paling Padat
KRL Commuter Line jadi salah satu moda transportasi favorit saat libur Natal dan Tahun Baru.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
15 Juta Lebih Orang Naik KRL Selama Nataru 2026, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Paling Padat
Indonesia
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
KRL, MRT Jakarta, dan LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional saat malam Tahun Baru 2026. KRL hingga 01.25 WIB, LRT sampai 01.44 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
Indonesia
Viral Isu Pegawai KRL Dipecat setelah Tumbler Penumpang Hilang, KAI Commuter Berikan Penjelasan Resmi
Insiden tumbler hilang di KRL Tanah Abang–Rangkasbitung memicu isu pemecatan pegawai. KCI menegaskan informasi tersebut tidak benar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Viral Isu Pegawai KRL Dipecat setelah Tumbler Penumpang Hilang, KAI Commuter Berikan Penjelasan Resmi
Indonesia
KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?
Perpanjangan jam operasional KRL bukan hanya soal memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, melainkan juga terkait waktu untuk melakukan perawatan rutin.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?
Indonesia
Wacana Menhub soal Pengoperasian KRL 24 Jam, Komisi V DPR: Perlu Kajian Matang dan Koordinasi dengan KAI
Anggota Komisi V DPR Syafiuddin menilai wacana KRL 24 jam perlu kajian mendalam dan koordinasi Kemenhub–KAI, terutama terkait biaya dan kebutuhan penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Wacana Menhub soal Pengoperasian KRL 24 Jam, Komisi V DPR: Perlu Kajian Matang dan Koordinasi dengan KAI
Berita Foto
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Aktivitas pengunjung mengamati berbagai seni isntalasi yang dipajang di Mini Museum Stasiun Jakarta Kota, Jum'at (14/11/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 14 November 2025
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Indonesia
Prabowo Mau Borong 30 Rangkaian KRL, Jumlah Penumpang Diprediksi Tembus 400 Juta Orang
Prabowo mau borong 30 rangkaian KRL, jumlah penumpang diprediksi bisa menembus 400 juta orang.
Soffi Amira - Kamis, 06 November 2025
Prabowo Mau Borong 30 Rangkaian KRL, Jumlah Penumpang Diprediksi Tembus 400 Juta Orang
Indonesia
Prabowo Tambah 30 Rangkaian KRL Baru, Momentum Penting KAI Tingkatkan Layanan
KRL merupakan tulang punggung transportasi masyarakat Jabodetabek.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
Prabowo Tambah 30 Rangkaian KRL Baru, Momentum Penting KAI Tingkatkan Layanan
Indonesia
DPR Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Layanan Commuter Line Jabodetabek
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto meningkatkan layanan KRL Jabodetabek dengan alokasi anggaran Rp5 triliun untuk menambah 30 rangkaian kereta demi mengurangi waktu tunggu dan kepadatan penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 November 2025
DPR Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Layanan Commuter Line Jabodetabek
Bagikan