Musik

Ariel Nayaka Ceritakan Masa Kecil dalam Album 'Culture Shock'

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 05 November 2023
Ariel Nayaka Ceritakan Masa Kecil dalam Album 'Culture Shock'

A. Nayaka akhirnya lepas album terbaru di 2023. (Foto: Dok/Defjam Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NAMA Ariel Nayaka begitu diperhitungkan dalam kancah musik hip hop Indonesia. Tahun 2023 pun menjadi tahun yang cukup spesial baginya untuk melepas album terbarunya yang diberi tajuk Culture Shock dengan single Sweet Time menjadi fokus trek dalam album ini.

“Album Culture Shock dimulai sejak 2019. Mulanya seluruh trek berbahasa Inggris tapi akhirnya gue coba menghindar dari zona nyaman, dan untungnya bisa keluar,” cerita Nayaka dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Jumat (3/11).

Baca juga:

'Marila Berdansa' Bersama A. Nayaka

Lebih lanjut, album yang dirilis di bawah label rekaman Def Jam Indonesia dan Universal Music Indonesia ini menjadi album keempat miliknya selama menjalani karier di industri musik tanah air. Album Culture Shock berisikan sebanyak 13 lagu yang kebanyakan ia tulis sendiri liriknya

“Kemudian di tengah-tengah pandemi, di situlah gue mulai nyaman menulis dengan Bahasa Indonesia, dan gue rilis lagu seperti Orang Lain dan Waktu Tiba. Itu bikin gue lebih percaya diri untuk mengubah konsep Culture Shock untuk jadi album bilingual, supaya gue bisa nunjukin konsep culture shock nya nggak hanya di judul tapi juga di lagu-lagunya,” lanjut Nayaka.

Adapun delapan dari 13 lagu dalam album Culture Shock melibatkan kolaborasi dengan musisi lain. awalnya, Nayaka hanya merencanakan 12 lagu untuk dirilis dalam album ini. “Tadinya itu albumnya sudah selesai di 12 lagu. WeTheFest happened, Alyph came down to record, dan kita bikin lagu dari awal. Jadi sekarang ada 13 lagu, dan it’s my favorite to be honest,” cerita Nayaka mengenai kolaborasi dengan Alyph.

Lalu untuk fokus trek Sweet Time, lagu ini dipilih karena cocok untuk memperkenalkan album Culture Shock. “Secara warna lagu, gue mau orang dengerin Marila Berdansa yang bright, setelah itu orang dengerin Sweet Time yang juga bright, baru setelah itu dengerin album Culture Shock yang mostly dark. Sweet Time bisa jadi jembatan yang cocok di situ,” tutur Nayaka.

Baca juga:

‘Orang Lain’ Tembus Pasar Asia Tenggara

Untuk aransemennya di single Sweet Time ini, Nayaka masih memberikan nuansa new age hip-hop dan trap yang kerap menjadi garisnya dalam membuat karya, walaupun di beberapa part ia juga memberikan penegasan terhadap jalur hip-hop dan rap yang ia usung.

Kualitasnya dalam memberikan warna musik rap yang catchy memang sudah tidak bisa dimungkiri kepiawaiannya. Nayaka membungkusnya dengan nyaman tanpa keluar dari jalur utama musik hip-hop dan rap. (far)

Baca juga:

NSG X Wizzow Ciptakan Himne untuk Kota Jakarta

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
Billboard sebelumnya sempat menyebut Stray Kids sebagai salah satu kandidat kuat untuk kategori baru 'Best Asian Pop Music Performance'.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
ShowBiz
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
Jasmine Yen membuka era baru lewat single dark pop 'SWEAT' yang mengeksplorasi hasrat, obsesi, dan sensasi kehilangan kendali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
ShowBiz
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
Dinda Kirana dan Theo Supple menjadi pasangan suami istri dalam video klip 'Timpang' Ade Govinda yang mengangkat kisah kehilangan, trauma, dan penyesalan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
ShowBiz
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
Aziz Hedra merilis single 'Backseat' yang mengangkat cerita personal tentang pendewasaan, kehidupan sebagai perantau, dan mimpi masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
ShowBiz
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley kembali viral. Lagu ini mengusung pesan tentang komitmen, kesetiaan, dan janji untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
ShowBiz
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
Barasuara merilis 'Api & Mimpi' pada 1 Oktober 2026 sebagai OST film GJLS: Berapi-Api. Lagu ini membawa pesan perjuangan dan keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
ShowBiz
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
Meiska menghadirkan versi baru 'Aku Cuma Punya Hati' yang dipopulerkan Mytha Lestari. Proyek remake ini berawal dari permintaan penonton.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
ShowBiz
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
Menguak makna lagu Joan of Arc di Dalam Cermin dalam setlist Pajama Drive JKT48. Kisahkan kebangkitan dari keterpurukan lewat koreografi bendera ikonik!
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
Bagikan