MerahPutih.com- Kebijakan Arab Saudi mencabut larangan bepergian (travel ban) bagi warganya ke Indonesia menuai apresiasi.
Langkah Arab Saudi tersebut dinilai sebagai pembuktian pemerintah Indonesia berhasil meyakinkan dunia Internasional bahwa situasi pandemi di tanah air semakin terkendali.
Baca Juga:
Kunjungan Menlu Arab Saudi, Pemerintah Ajukan Tambahan Kuota Haji Indonesia
Diketahui, pemerintah Arab Saudi mencabut larangan perjalanan langsung dan tidak langsung warga ke Indonesia, per Senin (6/6).
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI, Abraham Wirotomo menyebut, berdasarkan masukan para ahli dan epidemiolog, setelah lima minggu pasca Idul Fitri, situasi pandemi Indonesia terkendali.
"Hal ini tentu yang juga menjadi pertimbangan Arab Saudi," kata Abraham dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/6).
Abraham berharap, seluruh elemen masyarakat sama-sama menjaga dan mempertahankan situasi pandemi saat ini, dengan tetap menjaga kebiasaan hidup sehat dan melakukan vaksin bagi yang belum.
Baca Juga:
Pemerintah Sambut Keputusan Arab Saudi Cabut Larangan Bepergian ke Indonesia
Kebiasaan hidup sehat dan program vaksin perlu terus dipromosikan.
"Jangan sampai capaian yang sangat baik ini hilang gara-gara tidak kita jaga," pungkasnya.
Sekedar informasi, Arab Saudi melarang warganya bepergian ke 16 negara, salah satunya Indonesia. Larangan ini berkaitan dengan kasus COVID-19.
Selain Indonesia, warga Arab Saudi juga dilarang bepergian ke Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, Libya, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela. (Knu)
Baca Juga: