Apresiasi PPKGBK, PSSI Berharap SUGBK Siap Gelar Timnas Indonesia Vs Australia

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 13 Agustus 2024
Apresiasi PPKGBK, PSSI Berharap SUGBK Siap Gelar Timnas Indonesia Vs Australia

Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Dok. PSSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PSSI berharap Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, siap dipakai untuk laga Timnas Indonesia melawan Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. Laga dijadwalkan digelar pada 10 September atau setelah Skuad Garuda dijamu Arab Saudi lebih dahulu lima hari sebelumnya.

Hal ini seperti disampaikan oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi setelah meninjau lapangan SUGBK bersama Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi A. Kusumo, Senin (12/8).

Rakhmadi menyatakan bahwa hingga saat ini perkembangan pekerjaan pemeliharaan lapangan SUGBK masih dalam tahap maturasi rumput setelah proses penggelaran rumput jenis Zoysia Matrella yang dimulai pada Juli 2024. PPKGBK terus berupaya secara maksimal untuk mencapai standar internasional, terutama lewat pekerjaan perawatan rumput lapangan/field of play (FOP).

"PSSI berterima kasih kepada PPKGBK yang berusaha maksimal untuk memasang rumput terbaik jelang pertandingan melawan Australia. Saya tadi kembali cek kondisi rumput SUGBK. Ada perkembangan signifikan dan kami berharap rumput SUGBK siap menggelar laga melawan Australia. Saya berharap pemberitaan soal kondisi rumput untuk lebih bijak karena saya melihat di media sosial banyak berita yang tidak sesuai dengan fakta. Mari kita bantu timnas, bantu PSSI, untuk memberitakan berita yang benar,” kata Yunus Nusi.

Baca juga:

Erick Thohir Membenarkan Shin Tae-yong Rekrut Pelatih untuk Striker Timnas Indonesia

Upaya peningkatan intensitas pekerjaan revitalisasi lapangan/FOP di SUGBK pada tahap perawatan yang berfokus pada percepatan adaptasi dan perataan permukaan rumput dilakukan oleh pengelola SUGBK sebagai pendekatan yang diambil untuk mewujudkan kondisi lapangan yang prima. Tim revitalisasi rumput GBK sejatinya melakukan pemindahan rumput dari area nursery yang sudah berusia lebih dari satu tahun dan menggelarnya ke area lapangan/FOP SUGBK. Saat ini, pengelola SUGBK tengah mengupayakan tiga tahap perawatan yakni pemberian asupan terbaik bagi rumput melalui pemupukan intensif, proses rolling, verticut, dan top dressing agar mencapai kerataan yang optimal, serta pengecekan dan uji fungsi teknis secara berkala.

“Kami meyakini bahwa dengan perawatan intensif ini, rumput akan lebih layak digunakan sesuai dengan standar internasional. Namun, pada akhirnya kami selaku pengelola akan mengikuti keputusan akhir terkait kelayakan rumput yang akan ditentukan oleh FIFA atau AFC Match Competition melalui final checking,” tambah Rakhmadi A.Kusumo.

Pengecekan rumput SUGBK. (Dok. PSSI)

Bersamaan dengan hal tersebut pada setiap perkembangan dan hasil pekerjaan revitalisasi lapangan SUGBK yang dilakukan, pengelola GBK juga turut melibatkan koordinasi dan sinergi antar lima unsur yakni instansi pemerintah (Kementerian Sekretaris Negara RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI), para konsultan/ahli yang telah berpengalaman dalam menangani pengelolaan stadion multifungsi berstandar internasional, pengurus cabang olahraga sepak bola Indonesia (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia/Football Association of Indonesia/PSSI), media massa hingga masyarakat.

Dengan mengoptimalkan setiap unsur tersebut sesuai dengan kompetisinya masing-masing, maka diharapkan pekerjaan merevitalisasi lapangan sepak bola sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan di unit Stadion Utama GBK dapat dipahami secara utuh oleh setiap individu.

“Sinergitas antara kelima unsur tersebut, dilakukan agar para pihak/stakeholders terkait dapat memperoleh informasi yang utuh melalui kanal komunikasi yang sesuai dari mulai tahapan proses perencanaan hingga pemilihan penanganan lapangan/FOP yang tepat,” tutupnya. (*)

#PSSI #Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) #Timnas #Kualifikasi Piala Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Bukan Timnas Indonesia, Kuwait Pilih Honduras untuk FIFA Matchday November 2026
Kuwait memilih Suriah dan Honduras sebagai lawan uji coba November 2026. Bagaimana nasib rencana pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Matchday?
Frengky Aruan - Selasa, 27 Oktober 2026
Bukan Timnas Indonesia, Kuwait Pilih Honduras untuk FIFA Matchday November 2026
Indonesia
Erick Thohir Telepon Kapolres Bogor Tahu Bobotoh Persib Tewas Dibacok, Kriminal Murni atau Ketidaksukaan atas Suporter?
Seorang Bobotoh tewas dibacok usai menonton laga Persib di Cibinong. Erick Thohir langsung telepon Kapolres Bogor untuk usut motif di balik tragedi berdarah ini.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Erick Thohir Telepon Kapolres Bogor Tahu Bobotoh Persib Tewas Dibacok, Kriminal Murni atau Ketidaksukaan atas Suporter?
Indonesia
Parkir GBK saat Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival 2026, ini Lokasinya
Simak lokasi kantong parkir GBK pada 24-25 Oktober 2026 saat konser Ye, Jakarta Running Festival, dan sejumlah acara lain berlangsung.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Parkir GBK saat Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival 2026, ini Lokasinya
Olahraga
Jelang Persaingan dengan Timnas Indonesia, Arab Saudi Jadi Ujian Terakhir Qatar Setelah Australia dan Korea Selatan
Qatar menyiapkan tiga laga uji coba melawan Australia, Korea Selatan, dan Arab Saudi sebelum Piala Asia 2027. Timnas Indonesia akan menjadi lawan Qatar pada 16 Januari.
Frengky Aruan - Jumat, 23 Oktober 2026
Jelang Persaingan dengan Timnas Indonesia, Arab Saudi Jadi Ujian Terakhir Qatar Setelah Australia dan Korea Selatan
Olahraga
AFC Rilis Jadwal Piala Asia 2027, Catat Waktu Kick-off Timnas Indonesia
Berikut jadwal lengkap pertandingan Timnas Indonesia di Grup F Piala Asia 2027.
Yusuf Abdillah - Rabu, 21 Oktober 2026
AFC Rilis Jadwal Piala Asia 2027, Catat Waktu Kick-off Timnas Indonesia
Olahraga
Yordania Respons soal Potensi Batal Lawan Timnas Indonesia, FIFA Matchday November 2026 Terancam Berubah
Federasi Sepak Bola Yordania memantau potensi batalnya laga melawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 di tengah situasi keamanan Timur Tengah.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Yordania Respons soal Potensi Batal Lawan Timnas Indonesia, FIFA Matchday November 2026 Terancam Berubah
Olahraga
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Tampil Solid, Rayo Vallecano Gagal Menang meski Unggul Pemain!
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero mencatatkan tiga penyelamatan saat Rayo Vallecano ditahan Getafe 1-1 di Liga Spanyol. Unggul jumlah pemain, Rayo gagal menang.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Tampil Solid, Rayo Vallecano Gagal Menang meski Unggul Pemain!
Olahraga
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Liga sepak bola perempuan Tanah Air, Indonesia Women's League (IWL), telah resmi bergulir.
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Olahraga
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
FIFA mengusulkan peningkatan dana bantuan hingga 25 juta dolar AS atau sekitar Rp391 miliar untuk setiap asosiasi anggota.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
Olahraga
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
I.League mendorong penerapan sanksi yang lebih tegas untuk mencegah kericuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
Bagikan