Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - 2 jam, 31 menit lalu
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan

Arsip - Ribuan Bobotoh saat memadati sesi latihan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (ANTARA/Rubby Jovan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Liga Indonesia Baru (I.League) mendorong penerapan sanksi yang lebih tegas untuk mencegah kericuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Salah satu opsi yang disorot adalah pengurangan poin bagi klub yang terbukti melakukan pelanggaran serius sesuai regulasi.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban harus menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari operator liga, klub, hingga suporter.

Baca juga:

Persija Terancam Pengurangan Poin Buntut Penyerangan Bus Persib? Ini Penjelasan Komdis PSSI

Dorongan tersebut muncul setelah sejumlah insiden mengganggu iklim sepak bola nasional, termasuk gesekan antarsuporter dan penyerangan bus tim dalam kurun waktu kurang dari sepekan terakhir.

Sanksi Denda Tidak Cukup

Menurut Ferry, sanksi berupa denda selama ini dinilai belum cukup memberikan efek jera terhadap pelanggaran tertentu. Karena itu, diperlukan langkah yang lebih tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Melihat perkembangan dan potensi konflik yang mulai muncul, kami berpandangan bahwa ketentuan hukuman perlu diperkuat. Sanksi tidak boleh hanya berhenti pada denda atau hukuman yang tidak memberikan efek jera,

tutur Ferry.

Berkoordinasi dengan PSSI

Baca juga:

PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin

Ia menambahkan, I.League siap berkoordinasi dengan PSSI untuk membahas kemungkinan penerapan hukuman yang lebih berat, termasuk pengurangan poin bagi klub.

“Kami siap berkoordinasi dengan PSSI untuk mendorong sanksi yang lebih berat, termasuk pengurangan poin bagi klub apabila terjadi pelanggaran serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Batas Kewenangan Penanganan Kericuhan

Di tengah dorongan untuk memperketat sanksi, I.League juga menekankan pentingnya membedakan pelanggaran disiplin dalam pertandingan dengan tindak kriminal di luar stadion.

Pelanggaran yang terjadi di stadion atau area resmi pertandingan dapat ditangani melalui mekanisme disiplin sepak bola sesuai regulasi yang berlaku. Klub juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dalam lingkup penyelenggaraan pertandingan.

Baca juga:

Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan

Sementara itu, tindak pidana di luar stadion, seperti pengeroyokan, penganiayaan, dan perusakan, merupakan ranah penegakan hukum yang ditangani kepolisian.

Meski demikian, tindakan di luar stadion tetap perlu ditelaah berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku apabila terdapat dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan tanggung jawab klub. Penerapan sanksi disiplin tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan harus memiliki dasar regulasi serta bukti yang memadai.

#PSSI #I League #Kerusuhan Suporter
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
I.League mendorong penerapan sanksi yang lebih tegas untuk mencegah kericuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
Yusuf Abdillah - 2 jam, 31 menit lalu
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
Olahraga
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
AFC Awards 2026 resmi umumkan daftar nominasi. Indonesia lewat PSSI masuk nominasi AFC President's Recognition Award for Grassroots Football!
Wisnu Cipto - 2 jam, 53 menit lalu
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
Indonesia
Direksi Persib Datang, Polres Batang Makin Termotivasi Ringkus Oknum Jakmania Pembuat Onar
Manajemen Persib kunjungi Polresta Batang usut penyerangan bus EPA U-18 di Rest Area 360. Polisi minta oknum Jakmania menyerahkan diri!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Direksi Persib Datang, Polres Batang Makin Termotivasi Ringkus Oknum Jakmania Pembuat Onar
Olahraga
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Demiane Agustien kini dikaitkan dengan naturalisasi timnas Indonesia. Wonderkid Arsenal ini punya garis keturunan Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Olahraga
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Sebanyak 10 pemain keturunan berpotensi dinaturalisasi timnas Indonesia. Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, sedang memantau sejumlah pemain.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Laga timnas Indonesia vs Yordania kini terancam batal. PSSI pun mulai mencari lawan pengganti pada November 2026 nanti.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Olahraga
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
PSSI siap turun tangan, termasuk mempertimbangkan kembali kebijakan larangan suporter tandang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
Olahraga
Persib U-18 Jadi Korban Dugaan Penyerangan, PSSI Geram! Yunus Nusi Minta Pelaku Dihukum Berat
PSSI mengecam dugaan penyerangan Persib U-18 di Rest Area Batang KM 360. Yunus Nusi mendesak polisi menangkap pelaku dan memberi hukuman berat.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Persib U-18 Jadi Korban Dugaan Penyerangan, PSSI Geram! Yunus Nusi Minta Pelaku Dihukum Berat
Olahraga
Statistik Isenmulang Kalteng FC vs Persebaya 0-1: Bajul Ijo Menang Tipis Tapi Dominan!
Persebaya Surabaya berhasil menundukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor tipis 0-1 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda. Cek statistik lengkap pertandingannya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Oktober 2026
Statistik Isenmulang Kalteng FC vs Persebaya 0-1: Bajul Ijo Menang Tipis Tapi Dominan!
Bagikan