Apple Sukses Cegah Penipuan Senilai Rp21,3 triliun

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 15 Mei 2021
Apple Sukses Cegah Penipuan Senilai Rp21,3 triliun

Apple berhasil cegah sejumlah penipuan di App Store (Foto: pixabay/pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK menjaga kepercayaan para penggunanya, Apple terus berupaya semaksimal mungkin menjaga App Store, mejadi toko aplikasi yang aman dan terpecaya.

Karena itu, Apple tak segan-segan melakukan tindakan tegas, bila didapati aplikasi yang 'nakal' serta dinilai merugikan terhadap pengembang dan juga pengguna.

Baca Juga:

Tim Cook Bicara Soal Masa Depannya di Apple

Apple mengumumkan sudah membantu mencegah potensi penipuan senilai US$1,5 miliar (Foto: euronews)

Seperti yang dikutip dari laman Ubergizmo, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat tersebut mengumumkan, bahwa di tahun 2020, App Store sudah membantu mencegah potensi penipuan senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp21,3 triliun.

"Pada tahun 2020, kombinasi Apple antara teknologi canggih dan keahlian manusia melindungi pelanggan dari lebih dari USD 1,5 miliar dalam transaksi yang berpotensi penipuan, mencegah percobaan pencurian uang, informasi, dan waktu mereka. serta membuat hampir satu juta orang berisiko dan rentan aplikasi baru dari tangan mereka," jelas Apple.

Lebih lanjut Apple pun mengklaim, bahwa melalui proses peninjauan mereka, dengan sejumlah pertimbangan tertentu. Seperti halnya ada lebih dari 48.000 aplikasi ditolak karena dianggap mengandung fitur tersembunyi atau tidak memiliki dokumen.

Kemudian, Apple juga menyebutkan ada sekitar 150.0000 aplikasi yang ditolak lantaran berisi spam, peniru dan menyesatkan. Serta 215.000 aplikasi ditolak karena pelanggaran privasi.

Pihak Apple juga mengatakan, bahwa tiga juta kartu yang dicuri pun dilarang digunakan untuk membeli item di App Store. Namun sayangnya belum diketahui apa maksud Apple dibalik publikasi angka tersebut.

Baca Juga:

Cari Lokasi Terdekat Vaksin COVID-19 Lewat Apple Maps

Sebelumnya Apple sempat didenda akibat masalah monopoli (Foto: pixabay/3005398)

Sebelumnya pada awal Mei lalu, Apple didenda oleh Badan Antimonopoli Rusia (FAS) sebesar USD$12 juta atau Rp173 miliar akibat masalah monopoli.

Seperti dilansir The Verge, FAS mulai menginvestigasi Apple setelah menerima keluhan dari Kaspersky Lab pada Maret 2019 lalu.

Perusahaan keamanan siber tersebut memaksa Apple untuk membatasi fungsionalitas pada aplikasi Safe Kids milik Kaspersky, tepatnya ketika Apple menambahkan fitur Screen Time pada iOS 12.

Denda tersebut muncul hampir bersamaan dengan langkah Uni Eropa menjatuhkan hukuman serupa pada Apple. Dengan dasar pada laporan dari Spotify di bulan Maret 2019, tentang potongan 30% dari transaksi pembelian in-app di App Store.

FAS memerintahkan pihak Apple untuk mengambil langkah, yang memastikan bila aplikasi mereka akan bersaing secara adil dengan aplikasi lainnya. Serta memastikan developer aplikasi kontrol parental, dapat mendistribusikan software mereka tanpa adanya batasan fitur. (Ryn)

Baca Juga:

Makin Canggih, Apple Tengah Kembangkan Teknologi 6G

#Apple #Apple Store
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Siri versi "Campos" akan memiliki akses penuh ke seluruh aplikasi utama Apple, mulai dari Mail, Musik, Podcast, hingga aplikasi pengembang Xcode
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Tekno
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold diprediksi meluncur September 2026. Namun, iPhone Fold kabarnya tak membawa Dynamic Island.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Dari sisi desain, iPhone 18 Pro series membawa perubahan radikal. Apple berencana menyematkan sistem in-display Face ID,
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Tekno
iPhone 18 Pro Bakal Pakai Layar LTPO+ Canggih, Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal ke Teknologi Dynamic Island
Saat ini, hanya Samsung Display dan LG Display yang dinilai memiliki kapabilitas untuk memproduksi massal panel LTPO+ sesuai standar ketat Apple
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro Bakal Pakai Layar LTPO+ Canggih, Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal ke Teknologi Dynamic Island
Tekno
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Aplikasi Sports Alerts dan Countdowns juga membantu pengguna memantau jadwal penting
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Tekno
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Wood menilai fokus Tim Cook pada inovasi teknologi kesehatan dan pemantauan tidur menjadikan produk ini sebagai langkah logis bagi warisan jangka panjang Cook
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Fun
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
iPhone lipat kini sedang masuk tahap pengujian awal. HP lipat tersebut kabarnya akan meluncur September 2026.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Fun
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Apple mendominasi pasar smartphone global pada 2025. Apple mengalahkan Samsung dan Xiaomi dalam persaingan ini.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Fun
Apple Enggak Bakal Bawa Kamera 200MP di iPhone hingga 2028, Apa Alasannya?
Apple tidak membawa kamera 200MP di iPhone hingga 2028. Saat ini, Apple masih bermain aman.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Apple Enggak Bakal Bawa Kamera 200MP di iPhone hingga 2028, Apa Alasannya?
Bagikan