Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Aplikasi Mencuri Data Pribadi Pengguna iPhone

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 30 Mei 2019
Aplikasi Mencuri Data Pribadi Pengguna iPhone

Lebih dari 5400 aplikasi App Store mencuri data pengguna iPhone. (Foto: HackerNoon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEBIH dari 5400 aplikasi yang ada di App Store mengumpulkan data-data pribadi penggunanya tanpa sepengetahuan pemiliknya. Dilansir melalui The Washington post bahwa cakupan pencurian datanya cukup bervarian dan tidak hanya satu jenis data saja. Lantas apa saja data yang dicuri dan bagaimana cara kerja aplikasi tersebut dalam melancarkan aksi pencuriannya? Yuk simak penjelasan di bawah ini.


1. Data yang diincar

apple
Data yang dicuri mulai dari alamat pribadi hingga data personal (Foto: unsplash/Sara Kurfess)


Mulai dari alamat email, nomor telepon, alamat 'internet protocol (IP)', lokasi pengguna, dan password yang tersimpan. Bahkan beberapa id unik seperti referensi iklan serta operator ponsel juga dicuri untuk dijual kepada pihak penyedia iklan untuk menyesuaikan iklan-iklan yang muncul.


2. Cara kerja aplikasi dalam mencuri data

apple
Aplikasi memanfaatkan fitur Apple dalam melancarkan aksi mencurinya. (Foto: techzillo)


Fitur Apple yang dimanfaatkan oleh aplikasi-aplikasi 'bandel' ini adalah fitur 'Background App Refresh'. Fitur ini akan hidup ketika ponsel sedang tidak digunakan, pemilik ponsel tertidur, atau pada malam hari.


3. Kesalahan dalam kebijakan privasi beberapa aplikasi

apple
Beberapa kesalahan pengguna dalam memberikan izin Aplikasi. (Foto: unsplash/Marc Andre)

Entah karena kita terlalu malas atau tidak memahami izin-izin serta sertifikasi apa saja yang kita berikan kepada setiap aplikasi. Kita menyadari bahwa dalam beberapa aplikasi, ada yang meminta izin terlebih dahulu sebelum pemasangan. Izin ini biasanya berbentuk sertifikasi yang akan dipasang ke iPhone. Jika pemilik menerima sertifikasi tersebut, maka aplikasi-aplikasi pencuri ini tidak bisa digugat lantaran pemilik sudah menyetujui pemasangan hal tersebut. Namun, hal ini masih dikaji kembali sebagaimana pihak Apple sendiri masih berupaya supaya data pengguna aman dari para pengembang aplikasi-aplikasi 'nakal' ini. (riq)

#Apple #Aplikasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Lifestyle
Cara Install macOS 27 Golden Gate Public Beta di Mac, Mudah dan Resmi dari Apple
Apple resmi membuka macOS 27 Golden Gate Public Beta dengan fitur AI Siri seperti iOS 27, desain Liquid Glass baru, dan dukungan penuh untuk Apple Silicon.
ImanK - Kamis, 16 Juli 2026
Cara Install macOS 27 Golden Gate Public Beta di Mac, Mudah dan Resmi dari Apple
Tekno
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Biaya produksi iPhone 18 Pro Max kemungkinan akan naik. Hal itu dikarenakan harga komponennya meningkat hampir Rp 5,4 juta.
Soffi Amira - Jumat, 10 Juli 2026
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Tekno
iPhone 18 Pro Max Kabarnya Pakai Baterai Lebih Besar, Saingi Samsung Galaxy S27 Ultra
iPhone 18 Pro Max akan membawa baterai lebih besar. Namun, baterai versi Eropa/global dan AS akan berbeda.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
iPhone 18 Pro Max Kabarnya Pakai Baterai Lebih Besar, Saingi Samsung Galaxy S27 Ultra
Indonesia
14 Aplikasi Ekosistem Apple Mulai Dicek Tunduk Tidak Sama PP Tunas, Apa Saja?
emkomdigi memverifikasi 14 layanan Apple termasuk iMessage, Safari, Siri, Apple Music, dan lainnya untuk memastikan kepatuhan terhadap PP TUNAS demi pelindungan anak di ruang digital.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
14 Aplikasi Ekosistem Apple Mulai Dicek Tunduk Tidak Sama PP Tunas, Apa Saja?
Tekno
Bocoran iPhone 2027 Mulai Terungkap, Apple Siapkan iPhone 18, Air 2, hingga 19 Pro!
iPhone 2027 siap memberikan kejutan. Kabarnya, iPhone 19 Pro dan iPhone lipat kedua sudah masuk tahap pengujian.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Bocoran iPhone 2027 Mulai Terungkap, Apple Siapkan iPhone 18, Air 2, hingga 19 Pro!
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik Rp 3,5 Juta, Sudah Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam?
Harga iPhone 18 Pro diprediksi naik hingga Rp 3,5 juta. Pembeli pun harus merogoh kocek lebih dalam.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik Rp 3,5 Juta, Sudah Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam?
Lifestyle
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Gojek resmi memberlakukan denda Rp 3.000 bagi pengguna yang membatalkan GoCar. Namun, ada fakta penting yang perlu diketahui.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Tekno
Bocoran iPhone 18 Terungkap! Apple Disebut Batal Pakai RAM 12GB, ini Alasannya
iPhone 18 kabarnya batal pakai RAM 12GB, tetap sudah menyiapkan kapasitas 9GB sebagai gantinya.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Bocoran iPhone 18 Terungkap! Apple Disebut Batal Pakai RAM 12GB, ini Alasannya
Berita
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Secara spesifik, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) dan SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Bagikan