APBD Jakarta Turun Rp 15 Triliun, Rano Karno: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak akan Dipangkas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
APBD Jakarta Turun Rp 15 Triliun, Rano Karno: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak akan Dipangkas

Kartu Jakarta Pintar. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama meski daerah menghadapi tantangan global dan penyesuaian fiskal.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan anggaran pendidikan dan kesehatan tidak akan dikurangi meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta mengalami penurunan hampir Rp15 triliun.

“APBD Jakarta berkurang hampir Rp 15 triliun, tetapi anggaran pendidikan dan kesehatan tidak akan pernah dikurangi. Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan akses pendidikan tetap terjaga,” ujar Rano di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (8/5).

Rano mengatakan pendidikan merupakan jalan untuk membuka kesempatan, memperluas harapan, dan mempersiapkan masa depan generasi muda Jakarta.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta tetap melanjutkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul atau KJMU.

Pada 2026, program tersebut menjangkau 16.979 mahasiswa pada tahap pertama dan 16.920 mahasiswa pada tahap kedua di berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Baca juga:

Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU

Menurut Rano, KJMU tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi persaingan masa depan.

“Kesempatan ini perlu dijaga dengan semangat belajar, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Manfaatkan forum orientasi ini sebagai ruang untuk belajar, membangun jejaring, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat kebersamaan antarpenerima KJMU,” tuturnya.

Untuk program KJMU, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran hampir Rp 399 miliar.

Sementara itu, anggaran Kartu Jakarta Pintar atau KJP mencapai hampir Rp 3,4 triliun yang diperuntukkan bagi sekitar 700 ribu pelajar.

Baca juga:

Gratiskan 103 Sekolah Swasta, Jakarta Ambil Duit APBD Rp 253 Miliar

Selain program bantuan pendidikan, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan program pemutihan ijazah bagi warga yang belum dapat mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi.

Menurut Rano, hingga saat ini hampir 7.000 ijazah telah diputihkan.

Ia berharap seluruh penerima KJMU dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik mungkin.

Rano juga mengajak mahasiswa meneladani semangat perjuangan Buya Hamka sebagai tokoh bangsa dan inspirasi dunia pendidikan. (Asp)

#KJMU #APBN #Pemprov DKI Jakarta #Rano Karno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
PPN dalam negeri tumbuh 51,3 persen menjadi Rp 369,5 triliun, antara lain didorong aktivitas perdagangan besar bahan bakar minyak (BBM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Indonesia
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Blok M akan segera direvitalisasi. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Bagikan