Otomotif

Apakah Mobil Elektrik Benar-Benar Ramah Lingkungan?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juli 2019
Apakah Mobil Elektrik Benar-Benar Ramah Lingkungan?

Benarkah mobil elektrik seramah yang dibicarakan (Foto: wall.alphacoders/@TorinoGT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOBIL bertenaga elektrik saat ini menjadi alternatif untuk mobil yang masih menggunakan bahan bakar fosil. Iklan-iklan mobil elektrik biasanya menuliskan bahwa produk mereka ramah lingkungan dan tidak menciptakan polusi sama sekali.

Tapi apakah kenyataannya seperti itu? Dilansir dari Energuide, banyak elemen yang harus kita pertimbangkan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Meski secara langsung mereka tidak menciptakan polusi udara yang biasanya dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (bensin), tapi darimana asal listrik yang digunakan dalam mobil elektrik tersebut harus dipertimbangkan juga.

Baca juga:

Milenial Indonesia Harus Melek Teknologi Mobil Listrik

Menurut Energuide, 60% listrik yang diproduksi di seluruh dunia berasal dari pembakaran bahan bakar fosil. Singkatnya, dengan kata lain bisa dikatakan bahwa 60% tenaga yang digunakan dalam mobil elektrik masih berasal dari bahan bakar fosil.

Apakah Mobil Elektrik Benar-Benar Ramah Lingkungan?
Infografis: Perbandingan energi yang digunakan mobil elektrik dan konvensional (Foto: The Guardian)

Meskipun begitu menurut The Guardian, banyak studi yang menunjukkan bahwa mobil elektrik tetap lebih efisien dibanding mobil konvensional. Dengan jumlah bahan bakar fosil yang sama, mobil elektrik dapat bergerak lebih jauh karena energi yang digunakan lebih sedikit.

Science Focus menuliskan bahwa pabrik-pabrik pembangkit tenaga listrik juga memproduksi energi yang lebih banyak dibandingkan mesin-mesin mobil konvensional. Laman DW juga berargumen bahwa setidaknya, polusi udara dari pembakaran bahan bakar fosil berpusat ke daerah-daerah pabrik pembangkit listrik. Pabrik pembangkit listrik pun biasanya memiliki cara untuk mengurangi efek buruk dari pembakaran tersebut.

Baca juga:

Neo Blits, Mobil Listrik Off-Road Karya Anak Bangsa

Permasalahan lain yang perlu dibahas untuk menjawab pertanyaan apakah mobil elektrik benar-benar ramah lingkungan, adalah sumber daya untuk membuat mobil elektrik. Mobil elektrik, tentunya membutuhan baterai utuk menyimpan energi listrik.

Sumber daya yang dibutuhkan untuk membuat baterai salah satunya yaitu lithium atau kobalt. Kedua sumber daya itu termasuk langka, membutuhkan banyak usaha untuk mengumpulkannya, dan sulit didaur ulang. Energi yang digunakan untuk memproduksi baterai pun juga cukup tinggi. Mempertimbangkan hal tersebut, mungkin nantinya akan menjadi masalah untuk memproduksi massal mobil elektrik.

Apakah Mobil Elektrik Benar-Benar Ramah Lingkungan?
Stasiun pengecasan membutuhkan biaya yang tinggi (Foto: pixabay/Joenomias)

Satu lagi hal yang harus dipertimbangkan adalah pembangunan stasiun-stasiun pengecasan dan kabel yang dapat menghantarkan listrik dalam jumlah besar. Infrastruktur tersebut membutuhkan biaya yang tinggi dan tentunya juga tanah untuk tempat pengecasan.

Baca juga:

Skuter Listrik Terobosan Baru yang Ramah Lingkungan, Ini Keunggulannya

Memang masih banyak yang harus dipertimbangkan untuk menjawab pertanyaan seputar mobil elektrik. Namun setidaknya saat ini sudah ada opsi untuk menggantikan mobil konvensional dan tidak menutup kemungkinan adanya opsi baru yang lebih ramah lingkungan. (sep)

#Otomotif #Mobil Listrik #Kendaraan Hybrid
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
IMX 2026 Prambanan Heritage Meet Up Siap Guncang Yogyakarta Pekan Depan
Momentum ini juga menjadi ajang pengumuman resmi mobil yang menjadi IMX Supergiveaway untuk diundi pada Oktober mendatang di ICE BSD
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
IMX 2026 Prambanan Heritage Meet Up Siap Guncang Yogyakarta Pekan Depan
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Berita Foto
Kemeriahan Festival of Joy, 25 Tahun Perjalanan dan Inovasi BMW di Indonesia
Penyanyi rock era 80an Ikang Fawzi meriahkan Festival of Joy, 25 Tahun Perjalanan dan Inovasi BMW di Jakarta, Jum'at (17/4/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 17 April 2026
Kemeriahan Festival of Joy, 25 Tahun Perjalanan dan Inovasi BMW di Indonesia
Indonesia
Antusiasme Pengunjung Tutup GIICOMVEC 2026, Jadi Etalase Inovasi Kendaraan Komersial
GIICOMVEC 2026 resmi berakhir di JIEXPO. Pameran ini menampilkan inovasi kendaraan komersial modern, aman, dan ramah lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Antusiasme Pengunjung Tutup GIICOMVEC 2026, Jadi Etalase Inovasi Kendaraan Komersial
Fun
Tiketnya Gratis! Begini Cara Registrasi dan Masuk ke GIICOMVEC 2026
GIICOMVEC 2026 digelar pada 8-11 April 2026. Memasuki hari ketiga, berikut ini adalah panduan lengkap registrasi hingga masuk ke pameran.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Tiketnya Gratis! Begini Cara Registrasi dan Masuk ke GIICOMVEC 2026
Bagikan