MerahPutih.com - Pada Kamis (12/3), TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan apel gelar pasukan guna memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2026.
Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, yaitu mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memaparkan, Operasi Ketupat bukan sekadar operasi di bidang lalu lintas dan mengamankan arus mudik serta arus balik.
Operasi ini, tegas ia, melainkan juga bagaimana Polri dan negara hadir untuk memastikan momen sosial dan spiritual hari raya berjalan aman.
Baca juga:
Operasi Ketupat 2026: Polri Kerahkan 161 Ribu Personel dan Ribuan Pos Amankan Mudik Lebaran
“Kita tidak hanya hadir di jalan, tidak harus mengatur di lalu lintas, tetapi meyakinkan bahwa kehadiran anggota Polri memastikan berangkat pada saat mudik itu aman sampai tujuan, aman dan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” katanya.
Ia menyebut, terdapat lima klaster pengamanan dalam operasi ini, yaitu jalan tol, jalan arteri, tempat penyeberangan pelabuhan (termasuk terminal, bandara, dan stasiun), tempat ibadah, dan tempat wisata.
Skenario pengamanan itu, sambung dia, sudah dirumuskan oleh para stakeholder. Ia pun berharap operasi tahun ini dapat berjalan lebih baik dibanding sebelumnya.
“Mohon doa restu agar supaya Operasi Ketupat tahun 2026 ini lebih baik karena tagline daripada Operasi Ketupat: ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” ucapnya.