Anies Gratiskan Biaya Balik Nama Kendaraan Listrik di Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 23 Januari 2020
Anies Gratiskan Biaya Balik Nama Kendaraan Listrik di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya menggratiskan atau membebaskan pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) bagi kendaraan bermotor berenergi listrik di Ibu Kota.

Hari ini, Anies meneken Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2020, yang memuat kebijakan Insentif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Baca Juga:

10 Tahun Lagi Subaru Hanya Akan Menjual Mobil Listrik?

Terkait hal itu, kata Anies, maka bagi warga DKI yang memiliki atau berencana membeli kendaraan bermotor berbasis listrik, baik roda dua maupun roda empat, dapat menikmati insentif pembebasan pajak BBN-KB.

"Jadi, terhitung mulai tahun 2020, kegiatan jual beli, tukar menukar, hibah, warisan, kendaraan motor berbasis listrik, baik roda empat maupun roda dua, diberikan pembebasan pajak bea balik nama," kata Anies di Balairung, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

Anies menegaskan, aturan ini berlaku untuk kendaraan pribadi maupun umum. Syaratnya, harus murni kendaraan listrik.

"Kebijakan ini tidak berlaku untuk jenis kendaraan hybrid ataupun kendaraan semi listrik. Jadi, hanya kendaraan bermotor yang 100 persen menggunakan listrik berbasis baterai," jelas Anies.

Kebijakan ini mulai berlaku pada tanggal 15 Januari 2020 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 atau 5 tahun ke depan untuk kendaraan pribadi dan kendaraan yang digunakan untuk transportasi umum listrik berbasis baterai.

Baca Juga:

Cadangan Listrik MotoGP Mandalika Belum Aman, PLN Tambah Pasokan Biar Andal

Pergub Nomor 3 Tahun 2020 ini membantu menopang pemerintah pusat untuk mewujudkan target sesuai Perpres Nomor 55 Tahun 2019. Selain itu, Pergub ini sekaligus turut serta dalam mendukung, mengatur dan mengendalikan kualitas udara di kota Jakarta.

"Kebijakan ini follow up dari 7 Inisiatif untuk Udara Bersih Jakarta yang ada dalam Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019. Ini salah satu ikhtiar untuk mendorong penggunaan kendaraan bebas emisi di Jakarta akan bisa berjalan baik," tuturnya.

Para pengguna kendaraan listrik bisa menggunakan fasilitas insentif pajak daerah ini di kantor-kantor unit Pelayanan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor atau kantor SAMSAT yang tersebar di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta. (Asp)

Baca Juga:

Ada Karnaval Mobil Listrik, Koridor TransJakarta Blok M-Kota Dialihkan

#Mobil Listrik #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Bagikan